Kritik GMPG soal Buruknya Elektabilitas Airlangga Harus Jadi Autokritik bagi Golkar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam acara Sherpa Track-Finance Track G20: Working Lunch di Jakarta, Rabu (15/12). ANTARA/HO-Kemenko Perekonomian

MerahPutih.com - Gerakan Muda Partai Golkar (GMPG) menyoroti hasil sejumlah lembaga survei terkait elektabilitas Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto. GMPG menilai, rendahnya elektabilitas Airlangga bisa berdampak pada citra Partai Golkar.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR), Ujang Komarudin menuturkan, kritik GMPG soal jebloknya elektabilitas Airlangga harus menjadi atensi. Sebab, hal ini diyakini bakal berdampak terhadap citra partai berlogo partai beringin ini di Pemilu mendatang.

Baca Juga

Tinjau Operasi Pasar di Surabaya, Menko Airlangga Dicurhati Pedagang

"Apa yang disampaikan GMPG merupakan autokritik yang bagus untuk Airlangga dan Partai Golkar," ucap Ujang kepada wartawan di Jakarta, Jumat (14/1).

Pernyataan senada disampaikan pengamat politik Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), Usni Hasanudin.

Menurut Usni, kenyataan ini harus jadi konsern Golkar lantaran pendekatan yang dilakukan untuk mengerek tingkat keterpilihan Airlangga sebagai calon presiden (capres) pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 belum memubahkan hasil.

"Apa yang disampaikan GMPG itu, kan, sesuai dengan hasil survei sejumlah lembaga, capaian Partai Golkar, dan pengalaman yang mereka rasakan selama ini. Jadi itu tidak bisa dinafikan. Para elite Partai Golkar harusnya mulai mereformulasi strateginya jika memang ingin mengusung kadernya sebagai capres," tuturnya.

Menurutnya, ada berbagai cara yang dapat dilakukan Partai Golkar. Mengganti capres ataupun mengubah pendekatan dalam meraih simpati publik.

"Jika terus memaksakan seperti ini ya Partai Golkar akan kembali mengulang pengalaman dua pilpres (pemilihan presiden) sebelumnya," tegasnya. Partai Golkar tidak mengusung capres pada Pilpres 2014 dan 2019.

Baca Juga

Elektabilitas Airlangga Jeblok, Politisi Senior Golkar Desak Ganti Ketum

Sebelumnya, Inisiator GMPG, Sirajuddin Abdul Wahab menyebut, elektabilitas Airlangga memprihatinkan. Pangkalnya, tingkat keterpilihannya hanya 0,8 [erseb berdasarkan hasil survei Voxpol Center dan versi riset Indikator Politik Indonesia 0,2%.

Dia menambahkan, capaian tersebut berdampak sistematik terhadap reputasi Golkar. Padahal, pengurus dan kader di DPR sudah menebah baliho Airlangga di sejumlah daerah.

"Ini dapat dianggap bahwa masyarakat tidak tergerak memberikan dukungan. Jika ada kenaikan, maka kenaikan itu dapat dipastikan sebagai angka yang perlu dipertanyakan sumber dan kredibilitasnya," ujarnya, beberapa waktu lalu.

Apalagi, imbuh Sirajuddin, perolehan kursi di DPR berkurang 6 saat dipimpin Airlangga. Sekarang, Golkar hanya memiliki 85 kursi; sedangkan sebelumnya, yang merupakan hasil Pemilu 2014, berhasil meraih 91 kursi.

Oleh karena itu, dia beranggapan, Airlangga tidak maksimal dalam "memanaskan" mesin partai. Pun demikian dengan pembagian kerja bidang-bidang, banyak penempatan kader yang tidak sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.

"Ini mengakibatkan absennya penyelenggaraan program kerakyatan Partai Golkar di masyarakat. Padahal, itu merupakan bagian langkah memperbaiki citra partai di mata publik," tutup Sirajuddin. (Pon)

Baca Juga

Airlangga-Khofifah Gelar Pertemuan Tertutup Semalam, Bahas Apa?

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Diguyur Hujan Lebat, 8 Ruas Jalan Jakarta Terendam Banjir
Indonesia
Diguyur Hujan Lebat, 8 Ruas Jalan Jakarta Terendam Banjir

Delapan ruas jalan di Jakarta terendam banjir akibat intensitas hujan lebat mengguyur wilayah ibu kota. Ruas jalan yang terkepung air hujan ini berada di kawasan Jakarta Barat dan Jakarta Selatan.

Segera Cek Rekening, Bantuan Subsidi Gaji Cair Hari Ini
Indonesia
Segera Cek Rekening, Bantuan Subsidi Gaji Cair Hari Ini

Kabar baik datang untuk pekerja yang terdampak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.

PDIP Tagih Janji Sowan Pj Heru
Indonesia
PDIP Tagih Janji Sowan Pj Heru

Heru Budi Hartono mengagendakan silahturahmi ke seluruh Fraksi DPRD DKI Jakarta.

Sekjen PBB Akan Bertemu Presiden Rusia dan Ukraina
Dunia
Sekjen PBB Akan Bertemu Presiden Rusia dan Ukraina

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres akan mengunjungi Rusia pekan depan untuk menemui Presiden Vladimir Putin.

KCIC Sebut Lokomotif Kerja yang Kecelakaan Bukan Rangkaian Utama untuk Penumpang
Indonesia
KCIC Sebut Lokomotif Kerja yang Kecelakaan Bukan Rangkaian Utama untuk Penumpang

PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) menyebut, kecelakaan yang terjadi bukanlah kereta rangakaian utama untuk penumpang.

Reshuffle Kabinet, Jokowi: Tunggu Aja
Indonesia
Reshuffle Kabinet, Jokowi: Tunggu Aja

Pertemuan antara Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh dengan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) merupakan silaturahim biasa.

Ninik Rahayu Terpilih Jadi Ketua Dewan Pers Pengganti Azyumardi Azra
Indonesia
Ninik Rahayu Terpilih Jadi Ketua Dewan Pers Pengganti Azyumardi Azra

Rapat pleno anggota memutuskan Ninik Rahayu sebagai Ketua Dewan Pers sisa masa periode keanggotaan 2022-2025, di Jakarta, Jumat (13/1).

PSI Kritik Cara Dishub DKI Tangani Parkir Liar Tebet Eco Park dengan Kempeskan Ban
Indonesia
PSI Kritik Cara Dishub DKI Tangani Parkir Liar Tebet Eco Park dengan Kempeskan Ban

Dishub DKI Jakarta mengambil tindakan dengan mengempeskan ban kendaraan pengunjung Tebet Eco Park, Jakarta Selatan yang nekat parkir liar.

[HOAKS atau FAKTA]: Ginjal Ayam Mengandung Banyak Racun
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Ginjal Ayam Mengandung Banyak Racun

Beredar informasi di media sosial Facebook tentang bahaya memakan ginjal ayam sebab organ tersebut mengandung banyak racun.

Pasien COVID-19 Wisma Atlet Bertambah di Tengah Pelonggaran Aturan Masker
Indonesia
Pasien COVID-19 Wisma Atlet Bertambah di Tengah Pelonggaran Aturan Masker

Tercatat, jumlah pasien COVID-19 dirawat di rumah sakit darurat itu sebanyak sembilan orang.