Kriteria Olahraga Tepat untuk Tingkatkan Imunitas di kala Pandemi COVID-19 Olahraga sangat terkait dengan kebugaran tubuh. (Foto: Pixabay/jeviniya)

SEPERTI diketahui dan dirasakan semua orang, pandemi COVID-19 telah membatasi pergerakan sosial di masyarakat. Banyak yang mengurangi aktvitas sosial di luar rumah, termasuk berolahraga.

Namun olahraga memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan tubuh baik sebelum maupun di saat pandemi. Penelitian terdahulu menyatakan olahraga kesehatan mampu meningkatkan sekresi hormon endorfin yang dapat meningkatkan imunitas tubuh (Nia Sri Ramania, dkk., 2020).

Baca juga:

Mengapa Orang yang Sudah Vaksin Penuh Perlu Dosis Booster?

Bahkan, salah satu dari empat kegiatan penting dalam melawan COVID-19 yang dianjurkan oleh pemerintah adalah berolahraga. Adapun kegiatan lainnya adalah pemenuhan nutrisi yang baik, istrirahat yang cukup, dan penanganan stres.

Olahraga sangat terkait dengan kebugaran tubuh. Semakin bugar keadaan tubuh seseorang, semakin tinggi derajat sehat orang tersebut. Namun, perlu diperhatikan pula olahraga yang dilakukan harus memenuhi kriteria olahraga kesehatan, yaitu durasi minimum pelaksanaannya selama 20 menit, intensitas yang submaksimal, dan adanya seminimalnya keterlibatan otot besar yang bergerak serempak dalam tubuh.

Ada kriteria olahraga yang mampu meningkatkan imunitas. (Foto: Pixabay/StockSnap)
Ada kriteria olahraga yang mampu meningkatkan imunitas. (Foto: Pixabay/StockSnap)

Untuk mengetahui peran olahraga di masa pandemi, tim peneliti Kelompok Keilmuan Ilmu Keolahragaan dan Kelompok Keilmuan Farmakologi Klinik Sekolah Farmasi Institut Teknologi Bandung melakukan pengamatan terkait perbandingan tingkat kebugaran antara populasi sampel yang terpapar COVID-19 dan populasi sampel yang tidak pernah terpapar oleh COVID-19.

Kegiatan ini dilakukan melalui kegiatan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarat (LPPM) ITB. Tim peneliti yang diketuai oleh Dr. Nia Sri Ramania, M.Sc. ini berkolaborasi dengan tim dokter Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung Bagian Rehabilitasi Medik serta peneliti muda Bagus Winata.

Baca juga:

Indra Rudiansyah, Mahasiswa Negeri Aing di Balik Vaksin AstraZeneca

Studi ini dilakukan melalui pengukuran performa, meliputi antropometri dan V02max atau cardiorespiratory fitness dari kedua jenis populasi sampel tersebut. Nantinya, hasil penelitian ini dapat memberikan gambaran bagi masyarakat akan pentingnya olahraga dalam pembasmian virus COVID-19.

Nilai V02max merupakan kemampuan maksimal seseorang untuk mengonsumsi oksigen saat sedang melakukan aktivitas yang intens. Atas dasar pertimbangan itulah pengukuran V02max dilakukan.

Penelitian menemukan V02max populasi sampel yang tidak pernah terpapar COVID-19 lebih baik (39 mVmin-1/kg-1) daripada hasil pada populasi sampel yang terpapar COVID-19 (28 ml/min-1/kg-1). Hal ini membuktikan semakin baik V02max seseorang, semakin rendah risiko terpaparnya COVID-19.

Olahraga yang tepat bisa meningkatkan imunitas. (Foto: Pixabay/stevepb)
Olahraga yang tepat bisa meningkatkan imunitas. (Foto: Pixabay/stevepb)

Tim juga mengampanyekan kiat olahraga kesehatan yang tepat. Kiat-kiat ini meliputi perhitungan denyut nadi, pengenalan intensitas, dan durasi latihan olahraga kesehatan yang tepat. Ditemukan pula sebuah rumusan prinsip saat berolahraga yang disebut dengan prinsip ATM. ATM merupakan kepanjangan dari aman, terukur, dan menyenangkan.

Olahraga yang dilakukan harus memuat esensi olahraga itu sendiri, yaitu meningkatkan fungsi fisiologi tubuh. Selain itu, kegiatan ini harus terukur agar dapat menggambarkan kegiatan olahraga yang dilakukan dan mengetahui kemampuan tubuh kita.

Terakhir, kegiatan olahraga harus menyenangkan agar dapat membantu fungsi fisiologi dan psikologi secara opimal. Dengan demikian, jangan lupa berolahraga agar imunitas bisa meningkat. (Imanha/Jawa Barat)

Baca juga:

Tips Membuang Masker dan Sampah Medis Bekas COVID-19

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Inspirasi Phantom Tempus dari Astronomi dan Waktu
Fun
Inspirasi Phantom Tempus dari Astronomi dan Waktu

Hanya ada 20 unit yang dirpoduksi dan sudah habis.

Kara Chenoa Ceritakan Arti Kehangatan di Debut EP ‘Sunkissed’
ShowBiz
Kara Chenoa Ceritakan Arti Kehangatan di Debut EP ‘Sunkissed’

Kara Chenoa akhirnya merilis debut mini album bertajuk Sunkissed.

iPhone 13 Belum Rilis, Apple akan Hilangkan Notch pada iphone 14?
Fun
iPhone 13 Belum Rilis, Apple akan Hilangkan Notch pada iphone 14?

Desain notch pertama kali diperkenalkan Apple pada seri iPhone X.

5 Ciri Lingkungan Pertemanan Sehat, Pernah Merasakannya?
Fun
5 Ciri Lingkungan Pertemanan Sehat, Pernah Merasakannya?

Lingkungan pertemanan yang sehat akan membawamu ke arah yang lebih baik.

YouTuber Asing di Bali Diancam Deportasi Akibat Prank Masker
Hiburan & Gaya Hidup
YouTuber Asing di Bali Diancam Deportasi Akibat Prank Masker

Dua turis di Bali viral karena video prank masker kontroversial.

Si Doyan Kerja di Kafe Sendirian, Kopi Secangkir Nongkrongnya Seharian
Fun
Si Doyan Kerja di Kafe Sendirian, Kopi Secangkir Nongkrongnya Seharian

Modal kopi secangkir kafe sudah jadi seperti markasnya.

Bill Murray Bergabung di Film 'Ant-Man and the Wasp: Quantumania'
ShowBiz
Bill Murray Bergabung di Film 'Ant-Man and the Wasp: Quantumania'

Murray masih merahasiakan karakter apa yang akan diperankannya di Ant-Man and the Wasp: Quantumania.

Banyak yang Salah Kaprah, Ini Makna Introvert dan Ciri-cirinya
Fun
Banyak yang Salah Kaprah, Ini Makna Introvert dan Ciri-cirinya

Introvert bukan berarti mereka tidak bisa bersosialisasi atau pendiam.

Rekomendasi Hadiah Natal Romantis Anti 'Cringe" untuk Pasangan
Fun
Rekomendasi Hadiah Natal Romantis Anti 'Cringe" untuk Pasangan

Bisa untuk hadiah anniversary atau tuker kado Natal.

'Paranoia' Jadi Genre Thriller Pertama Riri Riza
Fun
'Paranoia' Jadi Genre Thriller Pertama Riri Riza

Paranoia digarap di masa pandemi.