Kriminolog Ingatkan Masyarakat Waspadai Kejahatan di Tengah Pandemi COVID-19 Ilustrasi - Polisi menggiring sejumlah tersangka pelaku kejahatan. ANTARA/Prasetia Fauzani/ama.

MerahPutih.com - Kriminolog Universitas Gadjah Mada (UGM) Suprapto mengingatkan masyarakat untuk tetap mewaspadai tindak kriminalitas yang berpotensi muncul di tengah wabah virus coron (COVID-19).

"Waspada saat berada di tempat yang sepi. Jangan meninggalkan barang berharga di tempat yang akan ditinggalkan selama work from home," kata Suprapto saat dihubungi, di Yogyakarta, Senin (6/4), seperti dikutip Antara.

Baca Juga:

Menag Keluarkan Edaran Tawarih di Rumah dan Salat Id Berjamaah Ditiadakan

Menurut Suprapto, wabah COVID-19 tak serta merta membuat pelaku kriminal ketakutan. Kondisi lingkungan yang sepi, kata dia, justru bisa dimanfaatkan untuk menlancarkan aksi kejahatan.

"Selain disebabkan oleh semakin banyaknya tempat-tempat yang sepi dan kurang pengawasan, juga akan memunculkan pelaku-pelaku kejahatan spontan karena pendapatannya berkurang atau bahkan terhenti, sementara kebutuhan tetap harus dipenuhi," kata pengajar di Departemen Sosiologi UGM ini pula.

Pejalan kaki menggunakan masker melintas di kawasan MH Thamrin, Jakarta, Sabtu (4/4/2020). Berdasarkan data Pemerintah hingga Sabtu (4/4/2020), ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/hp (ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT)
Pejalan kaki menggunakan masker melintas di kawasan MH Thamrin, Jakarta, Sabtu (4/4/2020). Berdasarkan data Pemerintah hingga Sabtu (4/4/2020), ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/hp (ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT)

Sejumlah tempat yang berpotensi menjadi sasaran pelaku kejahatan, menurut dia, di antaranya gedung dan fasilitas perkantoran, ruko yang tidak memiliki satpam, rumah makan yang hanya melayani "carry out" (dibawa pulang), ruas jalan yang sepi, dan sarana transportasi yang berpenumpang terbatas serta tempat-tempat lain yang notabene terlepas dari kekuatan kontrol sosial dan teknologi, karena para pegawai, pekerja, dan pengunjung lebih banyak tinggal di rumah.

Karena itu, ia berharap pengamanan terhadap tempat maupun barang yang terpaksa harus ditinggalkan selama "WFH" harus diperkuat.

"Simpan dan selalu bawa nomor kontak darurat penting di saat mendapatkan marabahaya," kata dia.

Baca Juga:

Pemprov DKI: 118 Tenaga Medis di Jakarta Positif Corona

Sebelumnya, Kepala Bidang Humas Polda DIY Kombes Yuliyanto mencatat adanya penurunan angka kriminalitas di wilayah hukum setempat, khususnya setelah ditetapkan masa tanggap darurat bencana COVID-19 sejak 20 Maret 2020.

Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan Polda DIY, jumlah angka kejahatan mulai 10 hingga 20 Maret tercatat 231 kasus. Sedangkan, setelah tanggal 20 Maret hingga 31 Maret 2020 angkanya turun menjadi 104 kasus.

"Terjadi penurunan kejahatan atau penurunan laporan polisi yang masuk ke Polda DIY maupun ke Polres," kata Yuliyanto. (*)

Baca Juga:

Telegram Kapolri Soal Penegakan Hukum COVID-19 Dianggap Memperburuk Suasana

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
KontraS Minta Hakim Vonis Penyerang Novel di Atas 1 Tahun
Indonesia
KontraS Minta Hakim Vonis Penyerang Novel di Atas 1 Tahun

Atas perbuatannya, Ronny Bugis dan Rahmat Kadir dituntut Pasal 353 ayat (2) KUHP Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

 Hentikan 36 Penyelidikan, KPK Klaim Kasus Newmont dan Century Jalan Terus
Indonesia
Hentikan 36 Penyelidikan, KPK Klaim Kasus Newmont dan Century Jalan Terus

Jadi supaya jelas dan clear. Bukan di NTB, bukan RJL,bukan Century, Sumber Waras, bukan. Kami pastikan itu supaya jelas dan clear. Tapi perkara lain," kata Ali Fikri

Hadiah Bintang untuk Duo Fadli-Fahri, Cara Halus Jinakan Pengkritik?
Indonesia
Hadiah Bintang untuk Duo Fadli-Fahri, Cara Halus Jinakan Pengkritik?

"Kan yang kritis terhadap kan pemerintah banyak. Kenapa Fadli Zon dan Fahri Hamzah?

Wakil Ketua DPR Minta Komjen Listyo Perbaiki Pola Komunikasi Polri
Indonesia
Wakil Ketua DPR Minta Komjen Listyo Perbaiki Pola Komunikasi Polri

Komjen Listyo Sigit Prabowo dipastikan bakal segera menduduki kursi Kapolri.

Aspri Eks Menpora Didakwa Terima Suap Rp 11,5 M dan Gratifikasi Rp 8,6 M
Indonesia
Aspri Eks Menpora Didakwa Terima Suap Rp 11,5 M dan Gratifikasi Rp 8,6 M

Ulum juga disebut menerima gratifikasi bersama-sama dengan Imam Nahrawi

Potensi Penularan Tinggi, DPRD Kritisi Pendistribusian Sembako ke Warga
Indonesia
Potensi Penularan Tinggi, DPRD Kritisi Pendistribusian Sembako ke Warga

Zita juga mengimbau agar perangkat daerah mulai dari RT dan RW memberikan data penerima bansos terbaru.

Bersyukur Menangi Sengketa Reklamasi Pulau H, Anies: Sudah Benar Berarti Kita
Indonesia
Bersyukur Menangi Sengketa Reklamasi Pulau H, Anies: Sudah Benar Berarti Kita

Anies pun optimis gugat pencabutan izin Pulau F nasibnya sama dengan Pulau H

Promotor Event Diminta Punya SOP Baru di Kondisi 'New Normal'
Indonesia
Promotor Event Diminta Punya SOP Baru di Kondisi 'New Normal'

SOP baru dalam dunia event tersebut harus dirumuskan dan diterapkan

 Pemkot Solo Gratiskan Retribusi Pedagang Pasar Tradisional Selama Empat Bulan
Indonesia
Pemkot Solo Gratiskan Retribusi Pedagang Pasar Tradisional Selama Empat Bulan

"Terhitung mulai per tanggal 1 Mei kemarin kami tidak menarik retribusi bagi pedagang. Kebijalan itu berlaku sampai tanggal 31 Agustus 2020," ujar Heru

 Wapres Nilai Rakyat Lebih Pantas Dites Corona Ketimbang Anggota DPR dan Keluarganya
Indonesia
Wapres Nilai Rakyat Lebih Pantas Dites Corona Ketimbang Anggota DPR dan Keluarganya

"Bisa door to door. Ada juga disediakan di tempat dengan jumlah terbatas. Yang penting jangan sampai ada kerumunan yang banyak," ujar Ma'ruf.