KRI Alugoro 405, Kapal Selam Baru Hasil Karya Anak Bangsa Indonesia Dibuat berdasarkan cita rasa nasional dan disesuaikan dengan kebutuhan TNI AL (Foto: Militermeter.com)

INDONESIA patut berbangga. Setelah terus berkembang dengan memperbaiki dan membangun infrastruktur untuk sesuatu yang lebih baik. Kemarin, dikabarkan PT PAL Indonesia akan meluncurkan kapal selam buatan sendiri.

1. Karya anak bangsa

KRI Alugoro 405, Kapal Selam Baru Hasil Karya Anak Bangsa Indonesia
Karya anak bangsa (Foto: Facebook/Indonesia Military Picture & News)


Kapal selam KRI Alugoro 405 yang rencananya akan di luncurkan Maret nanti, merupakan hasil karya anak bangsa yang di galangkan oleh PT PAL Indonesia.

Perakitannya sendiri dilakukan di kawasan Tanjung perak, Surabaya. Ini merupakan produk produksi bersama antara PT PAL Indonesia dengan Daewoo Shipbuilding and Marine Engineering (DSME) yang berpusat di Korea Selatan.

Kapal pesanan Kementerian Pertahanan dan Keamanan ini nantinya akan digunakan oleh TNI Angkatan Laut, ini merupakan produk transfer teknologi dari DSME kepada PT PAL.

2. Bukan pertama kalinya

KRI Alugoro 405, Kapal Selam Baru Hasil Karya Anak Bangsa Indonesia
Kapal Selam KRI Nagapasa 403 (Foto: hobbymiliter.com)


Dilansir dari beberapa sumber, kapal selam yang awalnya di jadwalkan selesai pada Oktober 2018 lalu, sebelumnya juga telah menerima dua kapal selam lainnya.

Tepatnya tahun lalu, TNI AL telah menerima KRI Nagapasa 403 dan Ardadedali 404 yang memiliki perlengkapan senjata torpedo dan black shark. Dua kapal selam tersebut merupakan buatan pabrik DSME.

Jadi, total akan ada tiga kapal selam di Indonesia. Dua di antaranya di pesan Indonesia dari DSME Korea dan satu lagi dibuat dan dirakit oleh PT PAL di dalam negeri.



3. Harapan untuk anak bangsa

KRI Alugoro 405, Kapal Selam Baru Hasil Karya Anak Bangsa Indonesia
Ilustrasi kapal selam (Foto: Pixabay/skeeze)


Pembuatan kapal selam di dalam negeri sebenarnya bukan tanpa alasan. Hal ini bertujuan agar terjadinya transfer teknologi, dengan harapan nantinya anak bangsa bisa membuat kapal selam lainnya secara mandiri.

TNI AL saat ini memang sedang mengembangkan kekuatan alat utama pada sistem persenjataan (alutsista) hingga tahun 2024.

Sebelumnya, sejak lima tahun lalu, TNI AL telah memesan alutsista berupa kapal perang kepada PT PAL indonesia, seperti LPD, KCR, dan lainnya. (ver)



Ananda Dimas Prasetya

LAINNYA DARI MERAH PUTIH