KPUD Batasi Dana Kampanye Gibran dan Bagyo Maksimal Rp19,7 Miliar Pasangan Gibran Vs Pasangan Bagyo. (Foto: Ismail/Jawa Tengah).

MerahPutih.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Solo, Jawa Tengah membatasi dana kampanye dua paslon di Pilwakot Solo maksimal Rp19,7 miliar. Hal tersebut didasari dari hasil rapat bersama penentuan rekening khusus dana kampanye (RKDK).

Ketua KPU Solo Nurul Sutarti mengatakan, pihaknya telah menyepakati batas maksimal dana kampanye kedua paslon sebesar Rp19,7 miliar. Kedua paslon yang dimaksud adalah Gibran Rakabuming Raka-Teguh Prakosa dan Bagyo Wahyono-FX Supardjo (Bajo).

"Keputusan ini harus benar-benar diperhatikan kedua paslon," ujar Nurul pada Merahputih.com, Minggu (27/9).

Baca Juga:

Anak Mantu Jokowi Ikut Bertarung, Sorotan Media ke Pilkada Solo dan Medan

Sebelum kampanye dimulai KPU meminta kedua paslon membuat RKDK. Pembuatan RKDK harus diserahkan pada KPU pada tanggal 25 September.

"Kami sudah menerima RKDK dari kedua paslon. Hasil pengecekan RKDK sudah ada saldo yang masuk ke rekening dana kampanye paslon," tutur dia.

Untuk paslon nomor urut 01 Gibran-Teguh, kata dia, saldo awal dana kampanye yang masuk senilai Rp25 juta. Sedangan pason nomor urut 02 Bajo saldo awal dana kampanye masih Rp0.

Ketua KPU Solo, Jawa Tengah, Nurul Sutarti. (MP/Ismail)
Ketua KPU Solo, Jawa Tengah, Nurul Sutarti. (MP/Ismail)

"Sumber dana kampaye harus jelas dari mana saja. Kami bisa mengeceknya melalui RKDK yang telah diserahkan KPU," kata dia.

Nurul menambahkan, jika dari RKDK ditemukan adanya kelebihan dana kampanye, dana tersebut akan masuk ke kas negara. Hal itu sudah diatur dalam PKPU.

"Pembatasan dana kampanye diperlukan mengingat situasi sedang pandemi COVID-19," ungkapnya. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga:

Gelar Dangdutan, Golkar Cuma Beri Teguran Pada Wakil Ketua DPRD Tegal



Alwan Ridha Ramdani

LAINNYA DARI MERAH PUTIH