KPU Sulut Siap Gelar Pilkada Serentak 2020 Ketua KPU Sulawesi Utara Ardiles Mewoh. (Foto: MP/Ponco Sulaksono)

MerahPutih.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Utara sudah menyelesaikan tahapan pencocokan dan penelitian (coklit) untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 di wilayah Provinsi Sulawesi Utara. Tahapan coklit sampai hari ini berjalan lancar.

"Ya alhamdulillah, KPU Sulut sampai hari ini masih berjalan lancar. Kita baru selesai coklit dan bentar lagi persiapan pendaftaran untuk bakal calon," kata Ketua KPU Sulawesi Utara Ardiles Mewoh, saat berbincang dengan wartawan di Rumah Kopi Billy, Kota Manado, Sabtu (15/8).

Baca Juga:

PDIP Resmi Usung Olly Dondokambey-Steven Kandouw di Pilgub Sulut

Menurut Ardiles, KPU Sulut akan melakukan pendaftaran bakal calon kepala daerah (cakada) untuk empat kabupaten, tiga kota, dan pilgub.

"Jadi ada 4 kabupaten, 3 kota, sama pilgub itu tanggal 4 sampai 6 September pendaftarannya. Kita sudah sosialisasikan bagaimana syarat-syaratnya, baik pada pencalonan maupun syarat calon pada pimpinan partai politik," ujar Ardiles.

Ilustrasi - Pemilih hendak memasukkan kertas suara di kotak suara saat Pemilu 2019 lalu. (Dok ANTARA Foto)
Ilustrasi - Pemilih hendak memasukkan kertas suara di kotak suara saat Pemilu 2019 lalu. (Dok ANTARA Foto)

Ardiles menyatakan, sosialisasi tersebut sebagai salah satu upaya KPU Sulut untuk memastikan partai politik betul-betul secara detail dan mendalam terkait persyaratan yang harus dipenuhi.

"Karena KPU Sulut berkeinginan untuk semua calon pilkada yang diusulkan partai politik nanti calon-calon yang memenuhi persyaratan," ucap Ardiles.

Ardiles berharap, pilkada di Sulawesi Utara nantinya tidak menjadi persoalan jika calon kepala daerah tidak memenuhi syarat yang diusulkan.

"Akhirnya digugurkan, sengketa, prosesnya lebih panjang dan menguras energi semua pihak. Untuk partai politik, carilah calon kepala daerah yang memenuhi ketentuan itu," jelas Ardiles.

Baca Juga:

Isu SARA dan Politik Uang Masih Jadi Ancaman Serius di Pilkada 2020

Ardiles menambahkan, KPU Sulut juga telah menyusun daftar inventarisasi masalah daerah-daerah yang secara histori punya sejarah pilkada yang tidak baik. Strateginya dengan memperkuat penyelenggaraannya di situ. Misal di Kota Manado dari pemilu ke pemilu sudah ada persoalan.

"Kita sudah coba menyusun strategi supaya di tempat-tempat tersebut, bisa diberi perhatian khusus. Kalau di Sulut ini kan selain di Kota Manado itu, ada di Kabupaten Minsel dan Kota Bitung. Nah, kita sudah mengantisipasi persoalan-persoalan itu," pungkas Ardiles. (Pon)

Baca Juga:

Banyak Calon Tunggal di Pilkada Bukti Kemerosotan Demokrasi

Kredit : ponco

Tags Artikel Ini

Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH