KPU Sebut Masa Kampanye Pemilu Bisa Dipersingkat Jadi 3 Bulan Logo Komisi Pemilihan Umum (KPU). Foto : Merahputih/Dicke Prasetia

MerahPutih.com - Setelah menetapkan jadwal Pemilu dan Pilkada Serentak 2024, Komisi Pemilihan Umum (KPU) langsung membahas terkait masa kampanye Pemilu.

Ketua KPU Ilham Saputra menuturkan, masa kampanye bisa dipersingkat menjadi 90 hari atau 3 bulan. Namun, hal itu bisa dilakukan tergantung kesiapan pemerintah dalam menyediakan logistik pemilu.

Baca Juga

Hindari Polarisasi, Pemerintah Tak Setuju Usul KPU Durasi Masa Kampanye 4 Bulan

"Kalau 90 hari memungkinkan itu tergantung bagaimana pemerintah mengeluarkan Perpres atau peraturan agar kemudian dalam proses pengadaan logistik dipercepat," kata Ketua KPU Ilham Saputra di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (24/1).

Menurut Ilham, masa kampanye sangat terkait dengan logistik pemilu. Semakin cepat pengadaan logistik pemilu, maka waktu kampanye juga akan disesuaikan untuk dipersingkat.

Dalam rapat kerja dengan Komisi II hari ini, KPU mengusulkan masa kampanye selama 120 hari atau 4 bulan, dari 14 Oktober 2023 hingga 10 Februari 2024.

Ilham menyebut, durasi masa kampanye ini berdasarkan hasil simulasi jadwal dan tahapan pemilu yang dilakukan KPU.

Baca Juga

Pekan Depan, DPR-KPU-Pemerintah Gelar Rapat Tentukan Jadwal Pemilu 2024

Namun, Mendagri Tito Karnavian menolak usulan tersebut. Menurutnya, masa kampanye 4 bulan terlalu lama. Pemerintah, mengusulkan agar masa kampanye selama 90 hari atau tiga bulan saja.

Anggota Komisi II DPR cenderung mendorong agar masa kampanye dipersingkat agar lebih efisien, cegah terjadi polarisasi dan mengantisipasi situasi pandemi yang belum jelas berakhirnya.

Lamanya masa kampanye ini akan diputuskan lagi oleh DPR, KPU dan pemerintah setelah melakukan simulasi tahapan dan jadwal Pemilu Serentak 2024.

Ilham menambahkan, KPU akan segera melakukan simulasi-simulasi tahapan dan jadwal pemilu serentak 2024 usai tanggal pemungutan suara disepakati pada Rabu, 14 Februari 2024 mendatang.

KPU, kata Ilham, sudah menyiapkan rancangan tahapan dan jadwal Pemilu Serentak 2024, namun harus dibicarakan lagi dengan pemerintah, DPR dan penyelenggara pemilu yang lain.

"Justru itu tadi, kesepakatan tentang hasil rapat adalah lakukan simulasi terlebih dahulu, jadi harus ada pertemuan pemerintah dengan DPR dan juga penyelenggara pemilu untuk memastikan hal tersebut (tahapan dan jadwal pemilu," kata Ilham. (Pon)

Baca Juga

Hari Ini DPR dan KPU Mulai Bahas Tahapan dan Jadwal Pemilu

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Hari Pertama Masuk Kantor, Pemkot Depok Perintahkan ASN Lakukan Tes Antigen
Indonesia
Hari Pertama Masuk Kantor, Pemkot Depok Perintahkan ASN Lakukan Tes Antigen

Jika ditemukan ASN maupun non-ASN yang belum melaksanakan tes usap antigen, kepala perangkat daerah (PD) mereka yang bertanggung jawab mutlak dengan segala risikonya.

57 Pegawai KPK Tak Lolos TWK Dipecat 30 September
Indonesia
57 Pegawai KPK Tak Lolos TWK Dipecat 30 September

Sebanyak 57 pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang tak lolos tes wawasan kebangsaan (TWK) akan dipecat dengan hormat pada 30 September 2021.

Muhammad Kace Dianiaya Sesama Tahanan, Polisi Buru Pelakunya
Indonesia
Muhammad Kace Dianiaya Sesama Tahanan, Polisi Buru Pelakunya

Penyidik juga sedang mengumpulkan alat-alat bukti lainnya

Premanisme dan Pungli di Tanjung Priok Terorganisir
Indonesia
Premanisme dan Pungli di Tanjung Priok Terorganisir

Sebanyak 24 tersangka dari empat kelompok itu ditangkap dan dijadikan tersangka. Modus mereka meminta uang kepada perusahaan truk apabila mau aman melintas di Tanjung Priok.

Novel Baswedan: Indriyanto Seno Adji Bukan Pimpinan KPK
Indonesia
Novel Baswedan: Indriyanto Seno Adji Bukan Pimpinan KPK

Pak Prof Indriyanto Seno Adji bukan pimpinan KPK dan bukan pegawai KPK

Warga Tolak Formula E ke Gedung DPRD
Indonesia
Warga Tolak Formula E ke Gedung DPRD

Sejumlah masyarakat yang tergabung dalam Jakarta Bergerak melakukan aksi demonstrasi menolak rencana Gubernur Anies Baswedan menghelat mobil balap Formula E,

 82 Persen Perguruan Tinggi Sudah Siap Laksanakan PTM
Indonesia
82 Persen Perguruan Tinggi Sudah Siap Laksanakan PTM

Berdasarkan survei yang telah dilakukan Kemendikbudristek, perguruan tinggi maupun swasta sebanyak 82 persen sudah siap melaksanakan PTM.

Garda Relawan Indonesia Semesta Deklarasi Dukung Ganjar Capres 2024
Indonesia
Garda Relawan Indonesia Semesta Deklarasi Dukung Ganjar Capres 2024

Ratusan orang yang mengatasnamakan Garda Relawan Indonesia Semesta (Garis) Soloraya mendeklarasikan dukungan pada Ganjar Pranowo sebagai capres 2024, Rabu (10/11).

Ada Motif Asmara di Balik Video Viral Pembakaran Kitab Suci
Indonesia
Ada Motif Asmara di Balik Video Viral Pembakaran Kitab Suci

Nama F pun digunakan dalam video viral soal pembakaran kitab suci yang tersebar di media sosial

128 Anak di Jambi Yatim Piatu Akibat COVID-19
Indonesia
128 Anak di Jambi Yatim Piatu Akibat COVID-19

Data sebaran anak yang kehilangan orang tua kandung di antaranya di Kabupaten Muaro Jambi ada 10 orang, Kota Jambi sebanyak 37 orang , Sungai penuh 8 orang, Kerinci 5 orang, Batanghari 6 orang, Tanjabbar 16 orang, Bungo 15 orang dan Sarolangun 12 orang.