KPU Sebut Facebook Paling Diminati Paslon untuk Kampanye di Medsos Logo Komisi Pemilihan Umum (KPU). Foto: Istimewa

MerahPutih.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyebut Facebook menjadi platform media sosial yang paling diminati oleh pasangan calon dalam masa kampanye Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020.

Berdasarkan data yang dihimpun KPU RI per 16 Oktober 2020 pukul 12.00 WIB, ada 4.310 akun facebook atau 68 persen dari seluruh akun kampanye media sosial resmi yang didaftarkan oleh 673 paslon.

"Data media sosial yang didaftarkan Paslon itu Facebook paling banyak. Mungkin, Facebook dianggap paling mudah dan paling sering diakses oleh masyarakat," kata Plh Ketua KPU, Ilham Saputra, Kamis (22/10).

Baca Juga

Debat Gibran Vs Bajo Diadakan Dua Putaran

Kemudian, akun kedua yang paling banyak didaftarkan yakni platform Instagram, dengan 1.113 akun atau sekitar 18 persen dari seluruh akun yang didaftarkan.

Selanjutnya Youtube dengan 287 akun atau sekitar 10 persen, Twitter dengan 179 akun atau sekitar 3 persen, Tiktok dengan 6 akun atau 0,1 persen, dan 16 media sosial lainnya atau sekitar 0,2 persen. Selain itu, ada juga grup publik yang didaftarkan kepada KPU.

"Pada grup publik yang didafttarkan, Facebook Fanpage paling banyak. Disusul oleh official website, WhatsApp, blogspot, official email, dan jumlah grup publik lainnya," ungkap Ilham.

Secara total, ada 6.375 jumlah akun media sosial resmi yang didaftarkan oleh 673 paslon. Rinciannya, ada 405 akun medsos paslon gubernur dan wakil gubernur, serta 5.970 jumlah akun medsos paslon bupati dan wakil bupati, serta wali kota dan wakil wali kota.

Dari 729 paslon yang ikut dalam Pilkada, ada 673 paslon yang mendaftarkan akun medsosnya, sementara 27 paslon belum mendaftarkan akun, dan 29 paslon telat mendaftarkan akun medsosnya.

Sebanyak 5 dari 24 paslon gubernur dan wakil gubernur memanfaatkan batas maksimal 30 akun. Lalu, sebanyak 116 dari 705 paslon bupati dan wakil bupati, serta wali kota dan wakil wali kota yang memanfaatkan batas maksimal 20 akun.

Baca Juga

KPK Ingatkan Potensi Korupsi Pilkada

"Ada 2 paslon gubernur dan wakil gubernur yang mendaftarkan akun lebih dari batas maksimal. Kemudian, ada 11 paslon bupati dan wakil bupati, serta wali kota dan wakil wali kota yang mendaftarkan akun melebihi batas maksimal," kata Ilham. (Pon)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Jokowi Tegaskan Tak Ada Tempat untuk Kelompok Kriminal Bersenjata
Indonesia
Jokowi Tegaskan Tak Ada Tempat untuk Kelompok Kriminal Bersenjata

Brigjen TNI I Gusti Putu Danny pada Minggu (25/4) terjebak aksi saling tembak

Jokowi Ingatkan Pilkada Tidak Jadi Klaster Baru COVID-19
Indonesia
Jokowi Ingatkan Pilkada Tidak Jadi Klaster Baru COVID-19

Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI mengingatkan agar partai politik segera menyerahkan daftar kepengurusan mereka sebagai salah satu syarat untuk ikut Pilkada.

Pelanggar PSBB Terbanyak di Tanah Abang
Indonesia
Pelanggar PSBB Terbanyak di Tanah Abang

Bila dihitung, total hasil dari sanksi denda pelanggar PSBB, yang diterima Satpol PP Jakarta Pusat selama sepekan Rp21 juta.

Anggota DPR Ini Minta Filosofi Dibuatnya UU ITE Dikembalikan ke Awal
Indonesia
Anggota DPR Ini Minta Filosofi Dibuatnya UU ITE Dikembalikan ke Awal

UU ITE selama ini sering dimanfaatkan untuk menjerat orang

130 Dokter Meninggal Dunia Akibat COVID-19
Indonesia
130 Dokter Meninggal Dunia Akibat COVID-19

Ada penambahan 3 dokter dalam bulan oktober

Sidang Rizieq Dilanjutkan Pekan Depan, JPU Diminta Bawa Lima Saksi
Indonesia
Sidang Rizieq Dilanjutkan Pekan Depan, JPU Diminta Bawa Lima Saksi

Majelis Hakim akan mengakomodir atau menampung keinginan terdakwa

Anies Segera Evaluasi Proyek Mangkrak Enam Gubernur Terdahulunya
Indonesia
Anies Segera Evaluasi Proyek Mangkrak Enam Gubernur Terdahulunya

Pemprov DKI menyadari bahwa hal tersebut tidak mudah

Update COVID-19 Minggu (13/7): 75.669 Positif, 35.638 Sembuh
Indonesia
Update COVID-19 Minggu (13/7): 75.669 Positif, 35.638 Sembuh

Yuri mengungkapkan jumlah penambahan 919 pasien menjadi 35.638 yang sembuh.

Anies Bentuk Tim Khusus Kelola Dana Pinjaman Pempus Rp12,5 Triliun
Indonesia
Anies Bentuk Tim Khusus Kelola Dana Pinjaman Pempus Rp12,5 Triliun

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan membentuk tim khusus pinjaman dana pemulihan ekomomi dari pemerintah pusat melalui PT Sarana Multi Infrastruktur sebesar Rp12,5 triliun.

Ajukan Gugatan Praperadilan, Irjen Napoleon Bantah Jadikan Polri Sasaran Tembak
Indonesia
Ajukan Gugatan Praperadilan, Irjen Napoleon Bantah Jadikan Polri Sasaran Tembak

Mantan Kadiv Hubinter Polri, Irjen Napoleon Bonaparte menjalani sidang gugatan praperadilan terhadap Bareskrim Polri.