KPU: Sanksi Berat Bagi Parpol yang Tarik Dukungan Ridwan Kamil dan Uu Ruzhanul Ulum. Foto: Twitter/Ridwan Kamil

MerahPutih.com - Komisiner KPU RI Wahyu Setiawan mengatakan, parpol atau gabungan parpol tidak bisa menarik dukungan pasangan calon yang telah ditetapkan meskipun menjadi tersangka KPK.

"Tidak bisa. Parpol yang mencalonkan tidak bisa menarik dukungan," kata Wahyu di kantor KPU RI, Rabu (14/2).

Dijelaskannya, jika parpol menarik dukungan dari paslon, maka ada konsekuensi dan sanksi tegasnya.

"Sanksinya berat partai politik yang menarik pencalonan itu sanksi adalah parpol tersebut tidak dapat mencalonkan kepala dearah di pilkada selanjutnya," terang dia.

Hanya saja, lanjutnya, masyarakat harus bisa membedakan antara pernyataan politik dan pernyataan administrasi.

"Apabila ada parpol berstatment tarik-menarik dukungan itu mohon dibedakan itu statement politik atau statement administratif," imbaunya.

Kalau pernyataan penarikan dukungan politik, itu hak parpol tidak ada kaitannya dengan KPU. Tetapi, kalau pernyataan administratif dalam bentuk penarikan surat itu yang tidak bisa.

"Dia datang memberikan surat penarikan, saya tidak jadi, itu tidak bisa, tetapi kalau itu statement politik itu hak partai politik untuk memberikan pernyataan politik, tetapi prinsipnya parpol tak bisa menarik," tandasnya. (Fdi)



Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH