KPU Putuskan Pilkada 9 Desember, Purnomo Resmi Ajukan Surat Pengunduran Diri Bakal calon Wali Kota (Cawali) Solo, Achmad Purnomo. (MP/Ismail)

MerahPutih.Com - Bakal calon Wali Kota (Cawali) Solo, Achmad Purnomo resmi mengajukan surat mundur sebagai calon yang diusung DPC PDIP Solo di Pilwakot Solo.

Keputusan mundurnya tersebut dilakukan setelah mengetahui KPU RI memutuskan pemungutan suara Pilkada serentak 270 daerah diadakan tanggal 9 Desember 2020.

Baca Juga:

Hasil Rapid Test Massal di Balai Kota Solo, Sopir Dinas Purnomo Reaktif

"Saya sudah menyerahkan surat pengunduran diri dari pencalonan Pilkada Solo 2020. Surat pengunduran diri sudah saya berikan pada ketua DPC PDIP Solo, FX Hadi Rudyatmo," ujar Purnomo di Solo Kamis (28/5).

Pasangan Purnomo-Teguh saat pendaftaran paslon di KPUD Solo
Cawali Solo, Achmad Purnomo dan Cawawali Teguh Prakosa saat mendaftar di DPC PDIP Solo. (MP/Ismail)

Purnomo mengatakan keputusan mundur sebagai bakal cawali sudah disampaikan secara lisan kepada ketua DPC PDIP yang telah mengusungnya di Pilwakot pada tanggal 24 April lalu. Kemudian keputusan mundur tersebut diperkuat dengan penyampaian surat resmi kepada DPC PDIP.

"Saya hari ini (Kamis) menyerahkan surat resmi mundur sebagai bakal cawali kapada ketua DPC PDIP Solo," kata dia.

Menurutnya keputusan mundur ini sudah bulat setelah mengetahui hasil rapat antara DPR, Kemendagri, KPU, Bawaslu dan DKPP kemarin satu suara Pilkada serentak diadakan tanggal 9 Desember.

"Surat mundur itu diterima sendiri Pak Rudy (Ketua DPC PDIP Solo). Setelah ini saya menunggu jawaban partai. Jika disetujui, maka surat tersebut akan diserahkan kepada DPD PDIP Jawa Tengah dan DPP PDIP," kata dia.

Purnono yang juga menjabat wakil wali kota Solo ini menjelaskan ada dua kemungkinan respons terkait pengajuan suratnya. Pengunduran dirinya akan disetujui atau ditolak DPC ataupun DPP.

"Jika ditolak saya pastinya senang karena sesuai dengan keinginan hatinya. Kalau tidak, saya tetap menaati perintah sebagai kader," katanya.

Ia pun juga menyampaikan mundurnya ini kepada pasangan bakal cawawali, Teguh Prakosa. Namun, jika Teguh mengikuti langkahnya mundur itu berarti DPC PDP Solo tidak punya calon lagi di Pilwakot Solo.

Baca Juga:

Gibran Jadi Cawali Tunggal Akibat Purnomo Mundur, Rudy: Saya Dukung

Diberitakan sebelumnya, bakal cawali Achmad Purnomo menyatakan mundur dari pertarungan Pilwakot Solo jika pilkada diadakan di tengah wabah corona pada tanggal 9 Desember 2020. Ia merasa harus lebih mengedepankan rasa kemanusiaan dibandingkan kepentingan politik semata.

"Kondisi masyarakat sedang waspada di tengah wabah COVID-19 sehingga saya nggak sampai hati kalau harus kampanye di tengah masyarakat," ujar Purnomo, Jumat (24/4).(*)

Berita ini ditulis berdasarkan laporan Ismail, reporter dan kontributor merahputih.com untuk wilayah Jawa Tengah.

Baca Juga:

Mundur dari Pertarungan Pilwakot Solo, Purnomo Diprotes Pendukungnya Sendiri



Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH