KPU Persingkat Masa Kampanye Pilkada 2020 Ilustrasi

MerahPutih.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) memutuskan mempersingkat masa kampanye Pilkada 2020 menjadi 71 hari. Adapun pemungutan suara Pilkada rencananya digelar tanggal 23 September 2020 di 270 wilayah di Indonesia yang meliputi 9 provinsi, 224 kabupaten dan 37 kota.

Ketua KPU Arief Budiman mengatakan, hal ini berdasarkan aturan soal masa kampanye itu tertuang dalam PKPU Nomor 15 Tahun 2019 tentang Tahapan, Program, dan Jadwal Pilkada 2020.

Baca Juga: KPU Gandeng BIN dan BSSN Cegah Penyebaran Hoaks pada Pilkada 2020

"Hanya soal durasi kampanye saja yang akan lebih pendek dibandingkan pilkada sebelumnya," kata Arief Budiman kepada wartawan di Jakarta, Kamis (22/8).

Dalam PKPU tersebut datur bahwa masa kampanye dilaksanakan selama 11 Juli 2020 hingga 19 September 2020. Metode kampanye yang diberlakukan pun masih tetap sama dengan sebelumnya, yaitu pertemuan terbatas, pertemuan tatap muka dan dialog, penyebaran bahan kampanye kepada umum, himgga pemasangan alat peraga. Ada pula debat terbuka antarpasangan calon serta kampanye melalui media massa.

Ilustrasi Pilkada 2020
Ilustrasi Pilkada 2020

Baca Juga: KPU Tegaskan Pilkada Serentak 2020 Akan Digelar Bulan September

Arief menyebut, pihaknya tidak bisa memperpendek masa kampanye hingga di bawah 70 hari. Sebab, hal ini berpotensi mengganggu tahapan Pilkada lain.

Arief mengatakan, pihaknya saat ini masih terus menggarap Peraturan KPU lainnya yang berkaitan dengan Pilkada 2020. Menurut dia, PKPU-PKPU Pilkada mendatang tidak akan jauh berbeda dengan PKPU Pilkada selanjutnya. Karena hingga saat ini tidak ada revisi Undang-Undang Pilkada.

Baca Juga: Berikut 270 Daerah yang Gelar Pilkada 2020

"Kecuali ada faktor lain ya, ada fakta hukum baru yang lain. Misal ada putusan MK terkait judicial review UU, kemudian putusan Mahkamah Agung misalnya ada judicial review terhadap Peraturan KPU, maka itu akan menyesuaikan," ujar Arief. (Knu)



Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH