KPU Peringatkan Sejumlah Parpol yang Belum Daftar Peserta Pemilu 2024 Anggota KPU RI Idham Holik. (ANTARA/Boyke Ledy Watra)

MerahPutih.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) masih membuka pendaftaran partai politik calon peserta Pemilu 2024.

Ketua Divisi Bidang Teknis Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Idham Holik menyebutkan, hingga Senin (8/8) pagi, baru 14 dari 41 partai politik (parpol) yang mendaftar menjadi peserta Pemilu 2024 ke KPU RI.

Baca Juga:

KPU Tanggapi Dugaan Pencatutan Nama 98 Anggota KPUD oleh Parpol

Idham menyebutkan, banyak parpol yang belum mendaftar, mereka tak menyampaikan kapan akan melakukan pendaftaran. Padahal, batas akhir pendaftaran pada 14 Agustus 2022 pukul 23.59 WIB.

"Cuma kami menyampaikan kepada mereka agar melakukan pendaftaran sebelum tanggal akhir pendaftaran," ujar Idham, Senin (8/8).

Ia menjelaskan, sebelum 14 Agustus 2022 pihaknya menyarankan parpol yang sudah memegang akun Sistem Informasi Partai Politik (Sipol) untuk mendaftar lebih awal.

Dari 14 parpol yang mendaftar pada 1-7 Agustus 2022, ia melanjutkan, yang berkasnya sudah dinyatakan lengkap hanya 10 parpol.

Idham mengatakan, pihaknya sudah menyarankan parpol-parpol datang awal pendaftaran. Hal itu untuk mengantisipasi kekurangan kelengkapan dokumen ketika mendaftar.

"Tapi kalau daftar di akhir dan itu tidak lengkap maka selesai, kami akan tolak dan syarat partai politik itu diterima apabila dokumennya lengkap," ungkapnya.

Baca Juga:

4 Partai Daftar ke KPU Hari Ini

Pendaftaran hanya tinggal menyisakan enam hari. Idham menyatakan, potensi parpol yang datang di hari terakhir kemudian akhirnya tidak lolos tetap ada. Untuk itu, ia mewanti-wanti agar parpol segera mendatangi KPU untuk mendaftar.

"Karena kita akan berkejaran dengan waktu dan kami pastikan jam 23.59 WIB pendaftaran ditutup," katanya.

Tercatat, sudah ada 14 parpol mendaftarkan diri ke KPU sebagai peserta Pemilu 2024. Mereka yakni PDIP, PKP, PKS, Partai NasDem, Partai Reformasi, PBB, Perindo, Partai Prima, Partai Pandai, Partai Garuda, PKN, Partai Demokrat, PDRI, dan terakhir Partai Gelora.

Dari jumlah tersebut, 10 parpol di antaranya dokumennya sudah dinyatakan lengkap dan berhak lanjut ke tahap selanjutnya yakni verifikasi administrasi. Sementara empat parpol masih diberikan kesempatan melangkapi dokumennya. (Knu)

Baca Juga:

Anis Matta, Fahri Hamzah dan Deddy Mizwar Resmi Daftarkan Partai Gelora ke KPU

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Ketua DPR: Jangan Euforia Karena Kebijakan Lepas Masker
Indonesia
Ketua DPR: Jangan Euforia Karena Kebijakan Lepas Masker

Kebijakan Pemerintah terkait pelonggaran penggunaan masker di tengah masyarakat mendapat apresiasi dari Ketua DPR RI Puan Maharani. Menurutnya, pembolehan lepas masker masyarakat di ruang terbuka telah sesuai dengan perkembangan transisi menuju endemi COVID-19 yang semakin membaik.

Berbagai Temuan Luhut Atas Kondisi Langka dan Mahalnya Minyak Goreng
Indonesia
Berbagai Temuan Luhut Atas Kondisi Langka dan Mahalnya Minyak Goreng

Pemerintah tidak segan menindak pihak-pihak yang melakukan pelanggaran serta memainkan harga dan melakukan monopoli minyak goreng.

[HOAKS atau FAKTA]: Cacar Monyet Menginfeksi dari Jarak 8 Km dan Bertahan 120 Tahun
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Cacar Monyet Menginfeksi dari Jarak 8 Km dan Bertahan 120 Tahun

Dalam narasi juga disebut bahwa virus Monkeypox dapat hidup di gagang pintu dan kursi selama 120 tahun.

Indonesia Tanpa Wakil di Final Denmark Open 2021
Indonesia
Indonesia Tanpa Wakil di Final Denmark Open 2021

Praveen/Melati dan Tommy merupakan dua wakil Indonesia yang berhasil melaju ke semifinal

Buka PON XX, Jokowi Ladeni Tantangan Anak-Anak Papua Main Bola
Olahraga
Buka PON XX, Jokowi Ladeni Tantangan Anak-Anak Papua Main Bola

Presiden Jokowi beranjak dari tempat duduk VVIP, menuruni tangga menuju lapangan bergabung dengan Jack Komboy dan anak-anak Papua.

Cak Imin Pede Bertarung di Pilpres 2024
Indonesia
Cak Imin Pede Bertarung di Pilpres 2024

”Ya saya rasa itu sebagai tantangan, saya siap,” ujar Muhaimin yang akrab disapa Cak Imin

Jakarta dan Jatim Masih Mendominasi Sebaran Subvarian BA.4 dan BA.5
Indonesia
Jakarta dan Jatim Masih Mendominasi Sebaran Subvarian BA.4 dan BA.5

Meski menyebabkan kenaikan jumlah kasus COVID-19 di Tanah Air, gejala yang timbul tidak seberat varian sebelumnya yakni Delta.

Tiga Hari Berturut-turut, Penambahan Kasus Harian COVID-19 Menurun
Indonesia
Tiga Hari Berturut-turut, Penambahan Kasus Harian COVID-19 Menurun

Kasus harian COVID-19 di Indonesia dalam 24 jam terakhir atau sampai pada pukul 12.00 WIB dilaporkan bertambah 395.

Bea dan Cukai Solo Usulkan Ciu Dilegalkan
Indonesia
Bea dan Cukai Solo Usulkan Ciu Dilegalkan

Bea dan Cukai Solo mendorong pengolahan ciu menjadi produk yang legal dan bisa dipasarkan dengan izin resmi.

Jokowi Berencana Tinjau IKN Nusantara Besok
Indonesia
Jokowi Berencana Tinjau IKN Nusantara Besok

Jokowi berencana meninjau sejumlah pembangunan di wilayah IKN Nusantara di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur.