KPU-Pemerintah Diminta Seia Sekata Ihwal Tanggal Pemilu 2024 Ilustrasi: Pilkada Tangsel. (Foto: Rizki Fitrianto)

MerahPutih.com - Kesepakatan diharap segera terjadi antara Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Pemerintah terkait tanggal pelaksanaan Pemilu 2024. Karena, semakin cepat ditetapkan maka semakin panjang waktu bagi KPU untuk mempersiapkan pemilu.

"Apabila sudah tercapai kesepakatan, maka DPR tinggal sahkan saja," ujar Anggota Komisi II DPR, Guspardi Gaus, Kamis (2/12).

Baca Juga:

Anggota DPR Ingin Pemerintah Segera Ajukan Revisi UU Pemilu

Namun sampai saat ini belum ada kesepakatan tanggal pelaksanaan pemilu apakah 21 Februari atau 15 Mei. Komisi II DPR bisa menginisiasi rapat pengambilan keputusan tanggal Pemilu 2024 sebelum akhir tahun namun pemerintah dan KPU sudah sepakat.

Menurut dia, apabila Pemerintah bersama KPU sudah menyatakan kesepakatan terkait tanggal Pemilu 2024, selanjutnya Komisi II DPR menggelar rapat yang dilakukan berdasarkan rapat pimpinan dan pleno.

"Diagendakan kegiatan penentuan jadwal pemilu. Kami akan cari jadwal yang kosong," ujarnya.

Baca Juga:

Demokrat Minta Keputusan Jadwal Pemilu Awal Desember 2021

Guspardi juga mengomentari terkait KPU yang telah berkirim surat ke DPR untuk berkonsultasi dengan Komisi II membahas peraturan KPU (PKPU) tentang jadwal Pemilu 2024 dalam rapat dengar pendapat (RDP).

Dia mengatakan, Komisi II DPR belum memiliki agenda untuk mengakomodir permintaan dari KPU karena belum ada kesepakatan jadwal antara KPU dan pemerintah.

"Sampai saat ini belum ada kesepakatan resmi antara pemerintah dan KPU. Sesuai agenda ketika kami buat jadwal kegiatan selama masa sidang, makanya tidak dimasukkan agenda RDP dengan KPU mengenai tanggal maupun tahapan-tahapan," katanya.

Baca Juga:

Tahapan Pemilu Dirancang 22 Bulan Sampai 25 Bulan

Dia menjelaskan sampai saat ini belum ada agenda yang diubah pimpinan Komisi II DPR untuk mengakomodir surat dari KPU yang disampaikan kepada Sekjen DPR.

Guspardi tidak mempersoalkan surat yang diajukan KPU kepada DPR, namun DPR akan segera memasuki masa reses pada tanggal 16 Desember. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kasus Harian COVID-19 Bertambah 1.685 Per Hari Ini
Indonesia
Kasus Harian COVID-19 Bertambah 1.685 Per Hari Ini

Jika sebelumnya di angka dua ribuan, pada Minggu (23/10), kasus konfirmasi sebanyak 1.685 kasus.

Jokowi bakal Cek Langsung 2 Tempat Pengelolaan Sampah Milik DKI
Indonesia
Jokowi bakal Cek Langsung 2 Tempat Pengelolaan Sampah Milik DKI

"Beliau (Jokowi) akan meninjau di dua titik (pengelolaan sampah ITF dan RDF itu," kata Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono di Jakarta, Senin (26/12).

Banjir di Kota Bandung Makin Lama Surut
Indonesia
Banjir di Kota Bandung Makin Lama Surut

Data Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga, secara keseluruhan banjir terjadi di 68 titik di Kota Bandung.???????

Kejagung Geledah Kantor Kemenkominfo Terkait Kasus Dugaan Korupsi BTS
Indonesia
Kejagung Geledah Kantor Kemenkominfo Terkait Kasus Dugaan Korupsi BTS

penggeledahan itu terkait perkara dugaan korupsi penyediaan infrastruktur Base Transceiver Station (BTS) 4G dan infrastruktur pendukung paket 1,2,3,4 dan 5 BAKTI Kominfo.

MUI Ajak Umat Islam Jadikan Perbedaan Awal Puasa sebagai Rahmat
Indonesia
MUI Ajak Umat Islam Jadikan Perbedaan Awal Puasa sebagai Rahmat

Pemerintah telah menetapkan awal Ramadan jatuh pada hari Minggu (3/4) lusa.

Kempo Indonesia Bakal Datangkan Guru dari Jepang
Indonesia
Kempo Indonesia Bakal Datangkan Guru dari Jepang

Pengukuhan KTP Federasi Kempo Indonesia (FKI) masa bakti 2022-2026 ini disaksikan Ketua National Olympic Committee (NOC) Raja Sapta Oktohari.

DPD RI Sarankan Pembangunan di IKN Tidak Tergesa-gesa
Indonesia
DPD RI Sarankan Pembangunan di IKN Tidak Tergesa-gesa

Anggota DPD RI, Agustin Teras Narang, mengingatkan pemerintah pusat melalui Otorita Ibu Kota Negara, tidak tergesa-gesa dalam melakukan pembangunan di lokasi IKN Nusantara.

Hendra Kurniawan Cs Bakal Dipertemukan dengan Ferdy Sambo
Indonesia
Hendra Kurniawan Cs Bakal Dipertemukan dengan Ferdy Sambo

Para terdakwa perintangan penyidikan atau obstruction of justice akan menjadi saksi dalam sidang lanjutan kasus pembunuhan Brigadir J.

Tambahan Kasus Harian COVID-19 di Bawah Angka 250, Satu Orang Meninggal
Indonesia
Tambahan Kasus Harian COVID-19 di Bawah Angka 250, Satu Orang Meninggal

Penambahan kasus harian COVID-19 terus terjadi hingga saat ini.

Tutup Layanan ClaudKitchen, Grab PHK Karyawan
Indonesia
Tutup Layanan ClaudKitchen, Grab PHK Karyawan

Perusahaan ride hailing dari Singapura itu mengumumkan PHK sejumlah karyawan di layanan CloudKitchen yang tutup akhir tahun nanti.