KPU Optimis Dalil BPN Prabowo-Sandi Akan Ditolak MK Komisioner Komisi Pemilihan Umum, Wahyu Setiawan. (ANTARA/Reno Esnir/re1)

MerahPutih.com - Mahkamah Konstitusi (MK) pada Kamis tanggal 27 Juni 2019 pukul 12.30 WIB akan membacakan putusan PHPU pilpres 2019.

Komisioner KPU, Wahyu Setiawan tidak mempersoalkan hakim MK mengumumkan putusan sengketa Pilpres dimajukan karena sesuai dengan koridor peraturan perundang-undangan.

Hal itu juga pernah dilakukan KPU saat mengumumkan hasil rekapitulasi suara nasional Pemilu 2019.

"Jadi tidak ada masalah, sama persis dengan KPU mengambil keputusan rekapitulasi Nasional tanggal 21 Mei meskipun paling lambat tanggal 22 Mei," terang Wahyu dalam acara diskusi di DPP GMNI, Jakarta Pusat, Rabu (26/6).

Ketua MK Anwar Usman (tengah) menyatakan pihaknya siap menerima gugatan perselisihan hasil Pemilu 2019 (Foto: antaranews)
Ketua MK Anwar Usman (tengah) menyatakan pihaknya siap menerima gugatan perselisihan hasil Pemilu 2019 (Foto: antaranews)

Baca Juga: Ahli IT Prabowo-Sandi Sebut Banyak Kelemahan Dalam Input Data KPU

Dalam kesempatan itu, Wahyu juga mengatakan rasa optimis bahwa pihaknya memenangi permohonan PHPU pilpres 2019 di MK. Hal itu didasarkan pada pihak pemohon kubu BPN Prabowo-Sandi tak dapat membuktikan apa yang didalilkan.

"Permohonan pemohon akan ditolak oleh MK karena memang dalil-dalilnya tidak dapat dibuktikan secara memadai," tegas dia sambari meminta semua pihak menerima apa pun yang diputuskan hakim MK.

Di tempat yang sama, pakar hukum Pusako dari Universitas Andalas, Feri Amsari menilai, keputusan hakim MK dalam perkara sengekta Pilpres harus dihormati semua pihak. Hal ini untuk menyelamatkan Indonesia sebagai negara hukum dan masa depan demokrasi Indonesia.

"Proses akhir harus dihormati. Kalau tidak siap (kalah) janganlah berjuang. Mari kita dorong semua pihak agar tidak merusak demokrasi yang sudah kita bangun bersama ini," kata Feri. (Knu)

Baca Juga: Gemas Diteriaki Curang, KPU Tantang Kubu Prabowo-Sandi Laporkan Kecurangan ke Bawaslu

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Begini Cara Anies Antisipasi Banjir Rob di Pesisir Jakarta
Indonesia
Begini Cara Anies Antisipasi Banjir Rob di Pesisir Jakarta

Anies telah menyiagakan sejumlah pompa mobile di wilayah Jakarta Utara guna mengatisipasi banjir rob.

Geger Dentuman Misterius di Jakarta Akhirnya Terungkap
Indonesia
Geger Dentuman Misterius di Jakarta Akhirnya Terungkap

Suara dentuman misterius yang menggemparkan warga Jakarta Selatan dan Jakarta Timur pada Minggu (20/9) malam dan Senin (21/9) pagi akhirnya terungkap.

Camat Tanah Abang Sebut Ratusan Pedagang yang Ditertibkan Tak Pernah Takut Corona
Indonesia
Camat Tanah Abang Sebut Ratusan Pedagang yang Ditertibkan Tak Pernah Takut Corona

Para petugas melakukan tindakan tegas lantaran para pedagang telah melanggar Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Tak Izinkan RDP Kasus Djoko Tjandra, Ada Apa dengan Azis Syamsuddin?
Indonesia
Tak Izinkan RDP Kasus Djoko Tjandra, Ada Apa dengan Azis Syamsuddin?

" Jangan sampai penolakan RDP ini ditengarai ada unsur ikut terlibat dalam kasus Djoko Tjandra," jelas dia.

Sofyan Basir Bebas dari Rutan KPK
Indonesia
Sofyan Basir Bebas dari Rutan KPK

Sofyan Basir resmi bebas dari Rumah Tahanan (Rutan) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin (4/11).

SDM Indonesia Didominasi Lulusan SMP, Ini Langkah HIPMI
Indonesia
SDM Indonesia Didominasi Lulusan SMP, Ini Langkah HIPMI

Lesunya perekonomian di masa pandemi bukan berarti menghalangi lulusan pendidikan vokasi untuk mendapatkan pekerjaan.

 Tak Perlu Panik, Logistik Penanganan Corona di Rumah Sakit Diklaim Mencukupi
Indonesia
Tak Perlu Panik, Logistik Penanganan Corona di Rumah Sakit Diklaim Mencukupi

Juru bicara pemerintah untuk penanganan COVID-19 Achmad Yurianto, menyebut pemerintah menambah 10 ribu alat pelindung diri dan 150.000 masker untuk para tenaga medis

Mentan Ingin Jadikan Malang Sentra Bibit Unggul Alpukat
Indonesia
Mentan Ingin Jadikan Malang Sentra Bibit Unggul Alpukat

Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo berkeinginan menjadikan Kabupaten Malang menjadi sentra pengembangan bibit unggul buah alpukat.

Sehari Tambah 43 Kasus COVID-19, Pemkot Solo Test Swab Massal di Balai Kota
Indonesia
Sehari Tambah 43 Kasus COVID-19, Pemkot Solo Test Swab Massal di Balai Kota

Total ada tambahan pasien sebanyak 43 orang selama sehari.

Demokrat: Sikap Puan Maharani Matikan Mikrofon Tak Sesuai Pancasila
Indonesia
Demokrat: Sikap Puan Maharani Matikan Mikrofon Tak Sesuai Pancasila

Video Ketua DPR Puan Maharani mematikan mikrofon saat anggota DPR Fraksi Demokrat Irwan berbicara viral di media sosial.