KPU Gunungkidul Berhentikan 7 KPPS Positif COVID-19 Ketua KPU Gunung Kidul Ahmadi Ruslan Hani (kiri).(Foto: MP/Teresa Ika)

MerahPutih.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gunungkidul Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memberhentikan 7 anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Pemilihan Kepala Daerah 2020. Mereka dibebastugaskan lantaran terkonfirmasi positif COVID-19.

Ketua KPU Gunungkidul Ahmadi Ruslan Hani menjelaskan, pihaknya mengambil keputusan ini usai melakukan rapid test yang menyasar 13.300 petugas di 1.900 tempat pemungutan suara (TPS).

"Sampai saat ini dari 13.300 petugas, kami mendapat informasi adanya tujuh petugas KPPS terkonfirmasi positif. Untuk itu, nantinya akan ada penggantian petugas yang terkonfirmasi positif," kata Ahmadi Ruslan Hani di Yogyakarta, Jumat (27/11).

Baca Juga:

Pemkab Gunung Kidul Raup Rp413 Juta dari Serbuan Wisatawan saat Libur Panjang

Ia melanjutkan, keputusan ini telah sesuai dengan peraturan protokol kesehatan pemilihan kepala daerah (pilkada) saat pandemi.

Ia meminta masyarakat untuk tidak takut datang ke TPS pada 9 Desember 2020 mendatang. Seluruh TPS sudah dipersiapkan sesuai dengan protokol kesehatan, mulai tempat cuci tangan, pengukur suhu, hingga sarung tangan untuk pemilih.

Ketua KPU Gunung Kidul Ahmadi Ruslan Hani (kiri).(Foto: MP/Teresa Ika)
Ketua KPU Gunung Kidul Ahmadi Ruslan Hani (kiri).(Foto: MP/Teresa Ika)

"Jangan takut ke TPS. Pada pencoblosan nanti semua TPS menerapkan protokol kesehatan secara ketat," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul Dewi Irawaty membenarkan adanya tujuh petugas KPPS terkonfirmasi positif.

"Sampai hari ini ada tujuh," katanya, di Gunungkidul.

Baca Juga:

Pejabat Tertular COVID-19, Pemkot Yogyakarta Tutup Pelayanan Kantor Dinkes

Seperti diketahui, sampai hari ini total kasus COVID-19 di seluruh Gunungkidul konfirmasi sebanyak 434.

Sebanyak 357 pasien sembuh , 15 orang meninggal dan masih dirawat ada 62 orang. (Teresa Ika/Yogyakarta)

Baca Juga:

Pemkot Yogyakarta Susun Buku Panduan Belajar Tatap Muka

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Praperadilan Irjen Napoleon Ditolak, Bareskrim Punya Bukti Kuat Dugaan Suap
Indonesia
Praperadilan Irjen Napoleon Ditolak, Bareskrim Punya Bukti Kuat Dugaan Suap

Suharno mengatakan putusan itu diambil setelah majelis hakim mempertimbangkan surat permohonan dan surat jawaban yang diajukan kedua belah pihak

274.246 Dilakukan Tes, 49 Ribu di Antaranya Positif COVID-19
Indonesia
274.246 Dilakukan Tes, 49 Ribu di Antaranya Positif COVID-19

Kondisi pandemi COVID-19 di Indonesia hingga saat ini masih belum bisa dikendalikan.

Gunung Merapi Keluarkan Guguran, Warga Boyolali Panik
Indonesia
Gunung Merapi Keluarkan Guguran, Warga Boyolali Panik

Sejumlah warga lereng Gunung Merapi dikejutkan dengan suara gemuruh longsoran dari puncak Gunung Merapi, Minggu (8/11).

Masuk Kerja Usai Lebaran, Gibran Soroti Munculnya Klaster Baru COVID-19
Indonesia
Masuk Kerja Usai Lebaran, Gibran Soroti Munculnya Klaster Baru COVID-19

Aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Solo, Jawa Tengah mulai masuk kerja usai Lebaran, Senin (17/5).

Ini Dugaan Awal Penyebab Terbakarnya Kilang Pertamina Balongan
Indonesia
Ini Dugaan Awal Penyebab Terbakarnya Kilang Pertamina Balongan

Saat ini, bantuan tersebut masih dalam perjalanan

Tidak Ada Batasan, Seluruh Guru Honorer Bisa Ikut Tes Jadi Pegawai Kontrak
Indonesia
Tidak Ada Batasan, Seluruh Guru Honorer Bisa Ikut Tes Jadi Pegawai Kontrak

Tes akan dilaksanakan secara online sehingga semua guru honorer yang ada bisa mengikuti asalkan sesuai kriteria menjadi peserta

Jalan Tol Layang MBZ Ditutup Selama Larangan Mudik
Indonesia
Jalan Tol Layang MBZ Ditutup Selama Larangan Mudik

Periode pelarangan mudik Lebaran yang telah ditetapkan pemerintah akan dimulai besok Kamis (6/4) hingga 17 Mei 2021 mendatang.

Juliari Batubara: Akhirilah Penderitaan Kami dengan Membebaskan Saya
Indonesia
Juliari Batubara: Akhirilah Penderitaan Kami dengan Membebaskan Saya

Sebagai seorang anak yang lahir saya dibesarkan di tengah keluarga yang menjunjung tinggi integritas

ICW Desak Dewas KPK Segera Periksa Firli Cs
Indonesia
ICW Desak Dewas KPK Segera Periksa Firli Cs

Presiden harus melakukan supervisi

PKS: Menteri Saja Bingung Jelaskan PPKM Berlevel, Apalagi Rakyat
Indonesia
PKS: Menteri Saja Bingung Jelaskan PPKM Berlevel, Apalagi Rakyat

"Mungkin hanya di Indonesia sering berganti istilah, dari PSBB, kemudian wacana New Normal, kemudian berubah PPKM, ada PPKM Mikro, PPKM Darurat dan PPKM berlevel," kata Sukamta