Pilkada Serentak
KPU Depok Tunda Penetapan Idris-Imam Jadi Pemenang Pilkada Mohammad Idris-Imam Budi Hartono saat daftar Pilkada Depok. (Foto: KPU)

MerahPutih.com - KPU Depok menunda menetapkan pasangan calon terpilih Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok pada Pilkada Depok 2020 Mohammad Idris-Imam Budi Hartono. Alasanya, KPU belum menerima Buku Register Perkara Konstitusi (BRPK) dari Mahkamah Konstitusi (MK) sebagai dasar untuk menetapkan pasangan calon terpilih.

Ketua KPU Kota Depok Nana Shobarna menegaskan, KPU Kota Depok telah memutuskan untuk menggeser waktu pelaksanaan penetapan paslon terpilih yang harusnya dilaksanakan Rabu (20/1) ke waktu yang belum dapat dipastikan.

Baca Juga:

Partisipasi Pemilih Pilkada Depok Naik 6,64 Persen

"Ada mekanisme internal yang harus dilaksanakan oleh KPU, yaitu mengeluarkan semacam surat perintah kepada KPU Provinsi maupun Kabupaten/Kota agar melaksanakan pleno penetapan. Nah, ini yang belum kami terima. Sebab MK juga belum membalas surat KPU RI terkait BRPK," jelas Nana Shobarna.

Nana menjelaskan, sebenarnya kegiatan pleno penetapan dilakukan Rabu (20/1) dan sudah dipersiapkan jauh hari sebelumnya. Tempat pelaksanaan kegiatan sudah ditandatangani kontraknya, undangan sudah disebar, kebutuhan lain-lain sudah dipersiapkan secara matang.

Ketua KPU Kota Depok Nana Shobarna. (Foto: Antara)
Ketua KPU Kota Depok Nana Shobarna. (Foto: Antara)

Penentuan tanggal pelaksanaannya sudah disesuaikan berdasarkan pada tahapan Perselisihan Hasil Pemilihan (PHP) Kepala Daerah di MK dan kebijakan pilkada yang diatur oleh KPU RI.

"Itulah sebabnya saat itu kita putuskan penetapan di tanggal 20 Januari, bahkan sudah dikoordinasikan dengan pimpinan kami di KPU Jabar" tegas Nana.

Ia menegaskan, agar seluruh persiapan dapat dioptimalkan untuk kepentingan pelaksanaan pilkada, KPU Kota Depok akhirnya mengganti kegiatan penetapan paslon terpilih dengan melaksanakan evaluasi pilkada bersama seluruh stakeholder Kota Depok, untuk menunggu surat perintah penetapan paslon terpilih dari KPU RI.

Sebelumnya KPU Kota Depok Jawa Barat telah menetapkan pasangan Nomor urut 02 Mohammad Idris-Imam Budi Hartono meraih suara terbanyak pada pilkada Kota Depok 2020 mengungguli pasangan nomor urut 01 Pradi Supriatna-Afifah Alia. (*)

Baca Juga:

Hitung Cepat, Idris-Imam Unggul di Pilkada Depok

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Wagub Klaim Logistik Kebencanaan Jakarta Memadai
Indonesia
Wagub Klaim Logistik Kebencanaan Jakarta Memadai

Pemprov DKI Jakarta menyebut ketersediaan logistik yang dimiliki BPBD masih mencukupi dalam penanganan kebencanaan di ibu kota.

 Imbas Pandemi Corona, Atlet NPC Asian Paragames Filipina Dipulangkan
Indonesia
Imbas Pandemi Corona, Atlet NPC Asian Paragames Filipina Dipulangkan

"Sebanyak 10 peserta APG 2020 di Filipina setuju APG diundur awal Oktober. Ya nanti kalau Juli virus corona sudah mereda, maka awal Agustus akan dipanggil lagi untuk pelatnas singkat," kata dia.

Klaim JKN Pasien COVID-19, BPJS Kesehatan Solo Hanya Bertugas Memverifikasi
Indonesia
Klaim JKN Pasien COVID-19, BPJS Kesehatan Solo Hanya Bertugas Memverifikasi

epala BPJS Kesehatan Cabang Surakarta menanggapi pemberitaan mengenai kasus COVID-19 di Surakarta berjudul ”Klaim JKN Pasien Di-COVID-kan di Solo Capai Puluhan Miliar”.

BPS: Perekonomian Indonesia Hanya Tumbuh 2,9 Persen
Indonesia
BPS: Perekonomian Indonesia Hanya Tumbuh 2,9 Persen

Hal ini tak lepas dari adanya pandemi COVID-19 yang menyerang hampir seluruh sendi kehidupan manusia.

Menparkeraf Peringatkan Pengelola Bioskop tidak Sembrono
Indonesia
Menparkeraf Peringatkan Pengelola Bioskop tidak Sembrono

Ia mendukung rencana dari Tim Satuan Tugas Penanganan COVID-19 dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk membuka kembali bioskop yang ada di wilayah DKI Jakarta dalam waktu dekat.

Tim Siber Mabes Polri Turun Tangan Pantau Konten Negatif selama Pilkada Serentak
Indonesia
Tim Siber Mabes Polri Turun Tangan Pantau Konten Negatif selama Pilkada Serentak

Pilkada Serentak 2020 diprediksi memicu adanya ujaran kebencian yang menyerang salah satu calon kepala daerah. Serangan tersebut bisa dalam bentuk SARA hingga penyebaran hoaks.

Hati-Hati Begal Motor Beralih ke Sepeda, Ikuti Tips Aman Gowes dari Polisi
Indonesia
Hati-Hati Begal Motor Beralih ke Sepeda, Ikuti Tips Aman Gowes dari Polisi

Harga sepeda yang kini sudah setara motor bahkan mobil kini memancing pelaku kejahatan

 Tak Perlu Panik, Logistik Penanganan Corona di Rumah Sakit Diklaim Mencukupi
Indonesia
Tak Perlu Panik, Logistik Penanganan Corona di Rumah Sakit Diklaim Mencukupi

Juru bicara pemerintah untuk penanganan COVID-19 Achmad Yurianto, menyebut pemerintah menambah 10 ribu alat pelindung diri dan 150.000 masker untuk para tenaga medis

Pemerintah Jangan Kebakaran Jenggot dengan Kehadiran KAMI
Indonesia
Pemerintah Jangan Kebakaran Jenggot dengan Kehadiran KAMI

"Dengan demikian, pemerintah tidak merespons yang berlebihan terhadap gerakan ini, tapi fokus saja pada kerja-kerja pelayanan publik," jelas Wempy

ADB Gelontorkan Rp7,5 Triliun Untuk Penanggulangan Bencana di Indonesia
Indonesia
ADB Gelontorkan Rp7,5 Triliun Untuk Penanggulangan Bencana di Indonesia

Program tersebut akan melengkapi program COVID-19 active response and expenditure support (CARES) dari ADB senilai 1,5 miliar dolar AS bagi Indonesia.