KPU: Debat Capres-Cawapres Dibagi Dalam Enam Segmen Ketua KPU Arief Budiman memberikan pemaparan terkait debat capres 17 Januari mendatang (Foto: Twitter KPU_ID)

MerahPutih.Com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menetapkan rundown debat Capres-Cawapres yang akan dihelat perdana pada 17 Januari 2019 mendatang.

Ketua KPU Arief Budiman mengatakan berdasarkan kesepakatan bersama, debat capres-cawapres akan dibagi dalam enam segmentasi.

"Beberapa hal sudah bisa diputuskan, pertama terkait dengan layout debatnya, kemudian tentang meja, kursi, jumlah kursi undangan, itu juga sudah kita putuskan semua tapi di antara itu semua yang paling penting adalah kita sudah bisa menuntaskan rundown debatnya," kata Arief Budiman di kantor KPU RI Jakarta, Senin (7/1).

Arief mengatakan, debat nanti akan disusun dalam empat segmen. Segmen pertama penyampaian visi misi, segmen kedua dan ketiga menjawab pertanyaan yang telah disusun oleh para pakar/panelis. Kemudian segmen keempat dan kelima debat antar kandidat.

Ketua KPU Arief Budiman dan Komisioner KPU
Ketua KPU Arief Budiman dan Komisioner KPU Evi Novida Ginting Manik (Foto: DKPP)

"Jadi pertanyaan yang diajukan oleh masing-masing paslon kepada paslon yang lain itu segmen keempat dan kelima." ucap Arief.

"Jadi akan berimbang dua segmen menjawab pertanyaan yang disusun oleh para panelis. kemudian dua segmen menjawab pertanyaan yang disusun oleh masing-masing paslon," tambahnya.

Segmen terakhir atau segmen keenam akan ada closing statement dari masing masing paslon.

Untuk mengurai ketegangan pasca debat, Arief menambahkan, KPU juga menyepakati adanya konferensi pers bersama kandidat paslon atau tim pemenangan paslon.

KPU menilai ini akan menjadi tradisi baru bahwa Pemilu bisa dilakukan kompetisinya dengan selalu bersama-sama, selalu bergandengan tangan.

"Tadi juga di sepakati sebisa mungkin dihadiri secara langsung oleh ketua tim kampanyenya. Jadi nanti ketua tim kampanye 01 dan 02 akan memberikan statement pasca pelaksanaan debat," pungkasnya.(Fdi)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Cerita Megawati Soekarnoputri Soal Larangan Hujat Soeharto

Kredit : fadhli


Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH