KPU Bolehkan Kampanye Berbentuk Konser, Rapat Umum, Bazar di Masa Pandemi Ilustrasi (Foto: Unsplash/Lucian Alexe)

Merahputih.com - Komisi Pemilihan Umum tetap mengizinkan beberapa bentuk kegiatan kampanye, salah satunya berupa konser pada Pemilihan Kepala Daerah Serentak 2020, dengan berbagai catatan karena berada dalam situasi pandemi COVID-19. "Ada ketentuan dalam undang-undang dan dalam peraturan memang diatur demikian. Bagi KPU tentu tidak mudah juga menghapus bentuk-bentuk kampanye itu karena undang-undangnya masih sama, dasar penyelenggaraan pilkada ini kan masih Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016," ujar anggota KPU, I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi di Jakarta, Rabu (16/9).

Baca Juga

Polda Metro Jaya Gandeng 18 Ormas Tanah Abang Awasi Protokol Kesehatan

KPU tetap mengizinkan bentuk-bentuk kampanye yang diatur dalam undang-undang pemilu. Namun, harus ada penyesuaian dengan situasi pandemi yang terjadi saat ini.

"Boleh konser, rapat umum, bazar dengan catatan menyesuaikan dengan regulasi protokol kesehatan dan tentu telah disepakati dalam rapat koordinasi stakeholder," katanya.

Pada realisasinya nanti, model kampanye tersebut frekuensinya diatur dibatasi. Hal itu juga merujuk pada kondisi daerah tempat menyelenggarakan pilkada.

Untuk menentukan situasi daerah dan model kampanye apa yang mungkin dilaksanakan dalam kondisi pandemi, lanjut dia, perlu rapat koordinasi dengan pihak terkait.

"Yang penting dalam pengambilan keputusan di samping berdasarkan aturan juga tidak ada pihak yang dirugikan, diperlakukan secara adil," kata Dewa.

TPS Pemilu
TPS Pemilu. (Foto: Antara).

KPU tentunya tetap mengutamakan kesehatan dan keamanan masyarakat sehingga penyelenggaraan tahapan pilkada, termasuk kampanye, terus diupayakan seaman mungkin dari bahaya pandemi COVID-19.

”Kalau kami KPU tentu bertekad bagaimana kemudian tahapan-tahapan demi tahapan itu tentu harus sesuai dengan protokol kesehatan," ucapnya.

Komisi Pemilihan Umum dalan Peraturan KPU Nomor 10 tahun 2020 pada Pasal 63 mengatur tentang kegiatan lain yang tidak melanggar larangan kampanye dan ketentuan peraturan perundang-undangan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 57 Huruf g yakni dilaksanakan dalam bentuk rapat umum.

Selanjutnya, bentuk kegiatan kebudayaan berupa pentas seni, panen raya, dan/atau konser musik, kegiatan olahraga berupa gerak jalan santai, dan/atau sepeda santai, perlombaan.

Lebih lanjut, kegiatan sosial berupa bazar dan/atau donor darah, peringatan hari ulang tahun partai politik, melalui media sosial.

Baca Juga

Kasus COVID-19 Meningkat, Ketersediaan Bed di RS Yogyakarta Kurang dari 50 Persen

Namun, sebagaimana dikutip Antara, kegiatan-kegiatan tersebut pada pasal selanjutnya diatur harus dilakukan dengan membatasi jumlah peserta yang hadir paling banyak 100 orang, menerapkan protokol kesehatan pencegahan, dan pengendalian COVID-19.

Untuk menyelenggarakan kegiatan itu, juga harus berkoordinasi dengan perangkat daerah yang menyelenggarakan urusan di bidang kesehatan dan/atau Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 setempat. (*)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Debat Terbuka Gibran Vs Bagyo, KPU Angkat Tema Kebijakan Strategis Penanganan COVID-19
Indonesia
Debat Terbuka Gibran Vs Bagyo, KPU Angkat Tema Kebijakan Strategis Penanganan COVID-19

Debat terbuka rencananya akan disiarkan langsung dua televisi nasional. Selain itu, juga disiarkan secara live di medsos resmi KPU Solo.

Cara Wali Kota Kediri Bantu UMKM di Tengah Pandemi COVID-19
Indonesia
Cara Wali Kota Kediri Bantu UMKM di Tengah Pandemi COVID-19

ara pelaku UMKM ini perlu diarahkan untuk membidik segmen pasar yang fokus dan tepat berijut strategi pemasaran dan teknik pengemasan produknya.

Penyaluran BST di Solo Baru Terserap 90 Persen, 1.300 Penerima Dicoret
Indonesia
Penyaluran BST di Solo Baru Terserap 90 Persen, 1.300 Penerima Dicoret

BST tahap kedua ini ada penambahan 13.700 KPM dari jumlah semula 44.000 pada tahap pertama.

Anita Kolopaking Murung Dapat 'Legal Fee' USD50 dari Pinangki, Suami: Moody Gitu
Indonesia
Kubu Rizieq Siapkan Raja Dangdut Jadi Saksi Ahli
Indonesia
Kubu Rizieq Siapkan Raja Dangdut Jadi Saksi Ahli

Kalau tidak bentrok dengan show-show, dia bisa

Satpol PP Sampai TNI-Polri Awasi Masjid yang Pekan Lalu Masih Gelar Salat Jumat
Indonesia
Satpol PP Sampai TNI-Polri Awasi Masjid yang Pekan Lalu Masih Gelar Salat Jumat

Dua sampai tiga anggota TNI, Polri dan Satpol PP siaga di lokasi.

Djoko 'Joker' Tjandra Berkeliaran, Kinerja Kejagung dan Kemenkum HAM Dipertanyakan
Indonesia
Djoko 'Joker' Tjandra Berkeliaran, Kinerja Kejagung dan Kemenkum HAM Dipertanyakan

Perlu ada pemeriksaan kepada mereka, supaya terang benderang masalahnya

Pasien Corona Mayoritas Berusia Produktif dan Didominasi Laki-laki
Indonesia
Pasien Corona Mayoritas Berusia Produktif dan Didominasi Laki-laki

Ada yang patut disyukuri karena rentang usia tersebut dalam kondisi imunitas baik.

Tak Tanggung-tanggung, Lonjakan Kasus COVID-19 Capai 2.277 Pasien
Indonesia
Tak Tanggung-tanggung, Lonjakan Kasus COVID-19 Capai 2.277 Pasien

Kasus positif COVID-19 di Indonesia bertambah 2.277 pada hari ini, Sabtu (8/8), menjadi 123.503 orang yang terjangki

Polda Metro Jaya Siapkan Skenario Larangan Mudik
Indonesia
Polda Metro Jaya Siapkan Skenario Larangan Mudik

"Tahun ini, bagaimana kita supaya orang tidak pulang kampung. Kami masih menunggu keputusan pemerintah," terang Sambodo di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan