KPU Bakal Koordinasi Panwaslu Gelar Pencoblosan Ulang di 2.249 TPS Komisioner KPU Pramono Ubaid meminta Prabowo tunggu hasil resmi KPU (Foto: MP/Asropih)

MerahPutih.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) mencatat sebanyak 2.249 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar di 18 kabupaten/kota di Indonesia belum melaksanakan pemungutan suara Pemilu. Jumlah itu berdasarkan catatan laporan yang diterima oleh KPU hingga pukul 23.00 WIB.

Komisioner KPU, Pramono Ubaid Tanthowi mengatakan untuk tindak lanjut pemungutan suara ulang, pihaknya akan selalu berkoordinasi dengan pengawas pemilu.

Lanjutnya terkait teknis pelaksanaan pemungutan suara susulan, KPU tetap mengacu sebagaimana diatur dalam ketentuan peraturan perundang-undangan.

"Kalau misalnya disepakati dengan Panwas bahwa dilakukan susulan, ya lakukan saja. Masyarakat kan sudah tahu, tinggal disosialisasikan ke masyarakat," ujar Ubaid di Jakarta, Kamis (18/4).

Seperti diketahui, Ketua KPU RI, Arief Budiman mengatakan tertundanya pencoblosan di 2.249 TPS terjadi lantaran adanya kendala dalam pengiriman logistik Pemilu.

Ilustrasi pemungutan suara (MP/Rizki Fitrianto)

Kemudian, lanjutnya, faktor lain terhambatnya penyaluran logistik pemilu karena bencana alam, misalnya banjir di Kota Jambi.

"Sebagian besar itu didominasi karena ada keterlambatan distribusi logistik," ujar Ketua KPU RI, Arief Budiman di Hotel Ritz Carlton, Jakarta Selatan, Kamis (18/4).

Berikut perincian jumlah TPS yang tidak bisa melakukan pencoblosan suara dari masing-masing kabupaten/kota pada Pemilu serentak kemarin:

Kota Jayapura 702 TPS

Kabupaten Jayapura 1 TPS

Kabupaten Keerom 6 TPS

Kabupaten Waropen 11 TPS

Kabupaten Intan Jaya 288 TPS

Kabupaten Tolikara 24 TPS

Kabupaten Pegunungan Bintang 1 TPS

Kabupaten Yahukimo 155 TPS

Jayawijaya 3 TPS

Nias Selatan 113 TPS

Kutai Barat 20 TPS

Banggai 391 TPS

Jambi 24 TPS

Kabupaten Bintan 2 TPS

Kabupaten Banyuasin 445 TPS

Kabupaten mahakam Ulu 4 TPS

Kutai Kartanegara 8 TPS

Berau 11 TPS. (Asp)



Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH