KPPU Temukan Harga Obat Melebihi HET dan Kekosongan Tabung Oksigen Oksigen medis. (Foto: Antara)

MerahPutih.com - Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) menemukan harga obat-obatan penanganan COVID-19 yang dijual melebihi harga eceran tertinggi (HET). Selain itu, ada kekosongan untuk tabung oksigen.

Padahal, harga obat telah diatur Keputusan Menteri Kesehatan (KMK) Nomor HK.1.7/Menkes/4826/2021 tentang HET Obat dalam Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019, dalam besaran yang bervarias.

Selain itu, meskipun oksigen masih tersedia di pasar, tetapi utilisasi produsen oksigen yang baru terpakai masih 74 persen dari kapasitas nasional.

Baca Juga:

Kejati DKI Buat Operasi Intelijen Yustisial Deteksi Kelangkaan Obat dan Oksigen

Wakil Ketua KPPU Guntur S Saragih mengatakan, temuan itu hasil pantauan di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Pantauan itu, dilakukan pada kantor wilayah KPPU yang terdapat di tujuh Ibu Kota Provinsi di Indonesia, dan fokus pada identifikasi ketidakteraturan harga maupun pasokan untuk obat-obatan dan oksigen yang dibutuhkan bagi penanganan COVID-19, serta potensi pelanggaran persaingan yang dilakukan berbagai pihak terkait.

"Ini penting dilakukan mengingat potensi pelanggaran dalam jalur produksi dan distribusi sangat terbuka di masa ini," katanya.

Ia menjelaskan kekosongan stok obat-obatan juga masih terjadi dan dilaporkan terjadi di hampir semua daerah terutama Sumatera bagian Selatan, Lampung, dan sepanjang Jawa-Bali. Jenis obat seperti Favipiravir 200mg dan Azithromycin Tablet 500mg terpantau mengalami kenaikan harga di atas HET hampir di seluruh wilayah di Indonesia.

Selain itu, hambatan logistik pada jalur distribusi masih terdapat di Kalimantan dan Sulawesi hingga Indonesia Timur. Oleh karena itu, untuk mencegah lonjakan permintaan yang tidak terkendali, KPPU mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan panic buying dan mengutamakan pasokan bagi mereka yang sangat membutuhkan.

Pasar obat Pramuka Jakarta.  (Foto: Antara)
Pasar obat Pramuka Jakarta. (Foto: Antara)

Menyikapi tingginya harga obat-obatan dan alat kesehatan (khususnya tabung oksigen) yang terjadi di pasar, KPPU memutuskan melakukan pemeriksaan dalam ranah penegakan hukum per 7 Juli 2021. Dalam prosesnya, KPPU akan menginvestigasi berbagai pihak yang terkait, termasuk pelaku usaha yang dianggap terindikasi melakukan pelanggaran persaingan usaha.

Hal ini, sesuai dengan UU No.11/2020 dan PP No.44/2021, pelaku usaha dapat dijatuhi denda hingga 10 persen dari total penjualan produk tersebut.

"KPPU berkoordinasi dengan Tim Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Nasional, maupun lembaga penegak hukum lain untuk saling bertukar informasi guna menjaga keamanan pasokan tersebut," katanya. (Asp)

Baca Juga:

Kontroversi Ivermectin, Obat Keras yang Disebut Bisa Sembuhkan COVID-19

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Permakaman di Bandung Disibukkan dengan Pemindahan Jenazah Negatif COVID-19
Indonesia
Permakaman di Bandung Disibukkan dengan Pemindahan Jenazah Negatif COVID-19

Pemindahan jenazah dilakukan karena sudah ada hasil tes COVID-19 yang menyatakan negatif.

Menhub Tinjau Progres Proyek Pusat Kegiatan Masyarakat di Terminal Tirtonadi Solo
Indonesia
Menhub Tinjau Progres Proyek Pusat Kegiatan Masyarakat di Terminal Tirtonadi Solo

Proyek bersumber APBN tersebut akan melengkapi fungsi terminal selain sebagai pusat transportasi juga untuk pariwisata dan edukasi.

Polwan Gadungan Viral Bersama dengan Pasangan Sesama Jenis Ditangkap
Indonesia
Polwan Gadungan Viral Bersama dengan Pasangan Sesama Jenis Ditangkap

Satreskrim Polres Bitung, Polda Sulawesi Utara (Sulut) menangkap seorang polisi wanita (polwan) gadungan berinisial KL (21).

Kapolda Metro Jaya Kumpulkan Seluruh Kapolsek Antisipasi Lonjakan COVID-19
Indonesia
Kapolda Metro Jaya Kumpulkan Seluruh Kapolsek Antisipasi Lonjakan COVID-19

Kasus tambahan konfirmasi virus corona di Indonesia kembali merangkak naik tepat H+7 perayaan Lebaran. Data Satuan Tugas Penanganan COVID-19 per Kamis (20/5) menunjukkan penambahan kasus konfirmasi positif sebesar 5.797 kasus.

Mabes Polri Rekrut 56 Eks Pegawai KPK, Kekisruhan TWK Diharapkan Berakhir
Indonesia
Mabes Polri Rekrut 56 Eks Pegawai KPK, Kekisruhan TWK Diharapkan Berakhir

Perekrutan untuk memperkuat Bareskrim Polri dan kebijakan Kapolri itu dinilai sangat responsif dan solutif.

Bulan Bung Karno, Megawati Akan Pidato Buka Pameran Lukisan di Yogyakarta
Indonesia
Bulan Bung Karno, Megawati Akan Pidato Buka Pameran Lukisan di Yogyakarta

Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri dijadwalkan berpidato untuk membuka pameran lukisan dalam rangka Bulan Bung Karno yang dilaksanakan di Yogyakarta, Sabtu (5/6).

Jelang Libur Panjang, Pengawasan Prokes di Terminal Kampung Rambutan Diperketat
Indonesia
Kota Bandung Butuh Peta Mitigasi Bencana
Indonesia
Kota Bandung Butuh Peta Mitigasi Bencana

Yana meminta para kepala perangkat daerah, camat maupun lurah untuk segera menindaklanjuti kajian risiko bencana di Kota Bandung.

Menko Polhukam Bentuk Tim Pengkaji UU ITE
Indonesia
Menko Polhukam Bentuk Tim Pengkaji UU ITE

Mahfud mengaku sudah menerbitkan Keputusan Menko Polhukam Nomor 22 Tahun 2021 tentang Tim Kajian UU ITE.

Moeldoko: Pandemi Memaksa Kita Tinggalkan Cara Kerja Lama yang Lamban
Indonesia
Moeldoko: Pandemi Memaksa Kita Tinggalkan Cara Kerja Lama yang Lamban

Dulu kita tidak pernah membayangkan work from home