KPK Usut Dugaan Korupsi Pengadaan Tanah di Cakung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). (Foto: MP/Dicke Prasetia)

MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah melakukan penyidikan dugaan korupsi pengadaan tanah di Pulo Gebang, Cakung, Jakarta Timur.

Perkara dugaan korupsi ini diduga melibatkan Perumda Pembangunan Sarana Jaya, salah satu BUMD milik Pemprov DKI Jakarta.

Baca Juga:

Alasan Mardani Maming Tolak Penuhi Panggilan KPK

Pengadaan tanah tersebut diduga diperuntukan untuk pembangunan rumah DP Rp 0 yang dicanangkan Pemprov DKI Jakarta, melalui Perumda Pembangunan Sarana Jaya.

"KPK saat ini sedang melakukan pengumpulan alat bukti terkait perkara dugaan tindak pidana korupsi untuk pengadaan tanah di kelurahan Pulo Gebang, Kecamatan Cakung Jakarta Timur oleh Perumda SJ (Sarana Jaya) Tahun 2018-2019," kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri dalam keterangannya, Jumat (15/7).

Perkara dugaan korupsi pengadaan tanah di Cakung, Jakarta Timur ini telah menjerat sejumlah pihak sebagai tersangka. Namun, kata Ali, KPK belum bisa menjelaskan secara rinci kepada publik.

"Kami belum dapat menyampaikan pihak-pihak siapa saja yang ditetapkan sebagai tersangka dan uraian dugaan tindak pidana yang terjadi," ujarnya.

Baca Juga:

KPK Periksa Anak Eks Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy

Ali memastikan, pihaknya akan mengumumkan secara resmi ke publik mengenai pihak-pihak yang ditetapkan sebagai tersangka dan konstruksi perkara tersebut. Sebab hingga kini, pengumpulan alat bukti masih berlangsung melalui pemeriksaan saksi-saksi.

"Proses pengumpulan alat bukti masih terus berlangsung dengan menjadwalkan pemanggilan berbagai pihak sebagai saksi," imbuhnya.

Sejauh ini, tim penyidik KPK telah memanggil saksi-saksi sebanyak 22 orang, yang terdiri dari pegawai BPN, pegawai BUMD, swasta dan notaris. KPK memastikan akan menginformasikan kepada publik terkait pengembangan perkara tersebut.

"Sebagai bentuk transparansi, KPK akan terus menyampaikan setiap perkembangan perkara ini dan berharap masyarakat untuk turut mendukung dan mengawal hingga sampai dengan tahap proses persidangan," kata Ali. (Pon)

Baca Juga:

KPK Jadwalkan Pemeriksaan Maming, setelah Istrinya Kemarin Mangkir

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Gibran Positif COVID-19 Bergejala, Tim Dokter Kepresidenan Turun Tangan
Indonesia
Gibran Positif COVID-19 Bergejala, Tim Dokter Kepresidenan Turun Tangan

Gibran Rakabuming Raka, putra sulung Presiden Jokowi, untuk kali kedua positif terkena COVID-19.

PSI Minta Pj DKI 1 Desak JakPro Ungkap Keuangan Formula E
Indonesia
PSI Minta Pj DKI 1 Desak JakPro Ungkap Keuangan Formula E

Hingga sampai hari ini pertanggungjawaban pelaksanaan Formula E belum juga diungkap oleh PT Jakarta Propertindo (JakPro) selaku BUMD pelaksana. Pasalnya gelaran mobil balap internasional itu sudah lewat 6 bulan event pada 4 Juni 2022.

Kapolda Papua Pastikan 2 Senjata Brimob di Tangan KKB Nduga
Indonesia
Kapolda Papua Pastikan 2 Senjata Brimob di Tangan KKB Nduga

Dua senjata api anggota Brimob di Napua dirampas oleh sekelompok orang tak dikenal.

ART dan Ajudan Ferdy Sambo Datangi Komnas HAM
Indonesia
ART dan Ajudan Ferdy Sambo Datangi Komnas HAM

Asisten rumah tangga dan ajudan Kadiv Propam Polri nonaktif, Irjen Pol Ferdy Sambo memenuhi panggilan Komnas HAM, Senin (1/8).

Moeldoko: Proyek Ibu Kota Negara Super Prioritas
Indonesia
Moeldoko: Proyek Ibu Kota Negara Super Prioritas

Pembangunan dan pemindahan IKN ini sebuah perjuangan untuk mewujudkan Indonesia berkeadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

[HOAKS atau FAKTA]: Barack Obama Resmikan Foto Anies Baswedan
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Barack Obama Resmikan Foto Anies Baswedan

Dalam video terlihat Barack Obama membuka penutup besar yang merupakan bingkai dari foto Anies Baswedan.

[HOAKS atau FAKTA]: Vaksin COVID-19 Sebabkan Kelumpuhan di Wajah
Lainnya
[HOAKS atau FAKTA]: Vaksin COVID-19 Sebabkan Kelumpuhan di Wajah

Ramsay Hunt syndrome adalah suatu kondisi yang disebabkan reaktivasi virus.

Jokowi Dukung Pengembangan Ponpes Al Mukmin Ngruki
Indonesia
Jokowi Dukung Pengembangan Ponpes Al Mukmin Ngruki

Dikatakannya, Presiden Jokowi berpesan kepada dirinya untuk terus membantu memberikan dukungan dalam pengembangan Pesantren Ngruki ke depannya.

Gempa M5,1 Guncang Kepulauan Talaud, Berikut Penjelasan BMKG
Indonesia
Gempa M5,1 Guncang Kepulauan Talaud, Berikut Penjelasan BMKG

BMKG menyampaikan gempa akibat adanya deformasi batuan Lempeng Laut Filipina.