berita-singlepost-banner-1
KPK Usul Pegawai Tetap Tak Perlu Tes Jadi ASN Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri di gedung KPK, Jakarta, Kamis (2/1/2020). (Antara/Benardy Ferdiansyah)
berita-singlepost-banner-2
berita-singlepost-mobile-banner-7

MerahPutih.com - Pelaksana Tugas Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Ali Fikri mengatakan, pihaknya telah mengusulkan agar pegawai tetap lembaga antirasuah tak perlu mengikuti tes ketika beralih status menjadi aparatur sipil negara (ASN).

"Jadi itu salah satu usulan kami. Ya mudah-mudahan itu yang kemudian bisa sejalan dengan peraturan presiden," kata Ali Fikri di gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Kamis (2/1).

Baca Juga:

Eks Sekretaris MA Nurhadi Tersangka Mafia Kasus Melawan KPK

Idealnya, kata Ali, yang mengikuti tes untuk menjadi ASN hanya pegawai tidak tetap KPK. Ali menyebut pihaknya sudah menyampaikan usulan tersebut kepada pemerintah.

Menurutnya, usulan tersebut masih dibahas lembaga terkait, seperti Kementerian Hukum dan HAM hingga Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. KPK tak ikut membahas soal mekanisme peralihan status pegawai menjadi ASN.

Logo KPK. (Antara/Benardy Ferdiansyah)
Logo KPK. (Antara/Benardy Ferdiansyah)

Ali mengaku belum mengetahui secara pasti berapa jumlah pegawai tetap KPK. Setidaknya total pegawai KPK sampai hari ini mencapai sekitar 1.700. Pegawai KPK sendiri saat ini terdiri dari pegawai tetap, pegawai tidak tetap, dan pegawai ASN yang dipekerjakan.

"Datanya saya mesti cek kembali ya, dari 1.700 sekian itu berapa ya yang pegawai tetapnya dan pegawai tidak tetap," ungkapnya.

Baca Juga:

Akibat Banjir, Enam Tahanan KPK Sempat Mengungsi

Ali melanjutkan, saat ini pihaknya juga menunggu aturan pelaksana yang tertuang dalam peraturan presiden (perpres). Menurutnya, terdapat tiga perpres yang akan diterbitkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Tiga perpres itu terkait Dewan Pengawas KPK, organisasi KPK, dan perubahan status pegawai KPK menjadi ASN.

"Tapi kami memang tidak tahu apa isi perpres itu. Yang kebetulan dari kami dari Biro Hukum KPK memang tidak dilibatkan untuk membahas itu," tandasnya. (Pon)

Baca Juga:

Eks Penasehat KPK Said Zainal Abidin Meninggal Dunia


berita-singlepost-mobile-banner-3
Tags Artikel Ini

Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH


berita-singlepost-banner-4
berita-singlepost-banner-5
berita-singlepost-banner-6