KPK Ungkap Hasil Penelusuran Polisi Cari Harun Masiku di Gowa Sosok yang diduga Harun Masiku melintas di selasar Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, 7 Januari 2020 pukul 17.15 WIB. Foto: Istimewa

MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut polisi sudah mencari eks caleg Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Harun Masiku di kediaman istrinya di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Istri kedua tersangka pemberi suap kepada Komisioner KPU Wahyu Setiawan terkait pengurusan pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR periode 2019-2024 itu diketahui bernama Hilda.

Baca Juga

Caleg PDIP Harun Masiku Disebut Berada di Gowa, Polisi Ngaku Masih Gelap

Dinukil dari Tribun Timur, rumah Hilda beralamat di Perumahan Bajeng Permai, Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa. Jaraknya 21 kilometer dari Kota Makassar.

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri mengungkapkan pihak kepolisian tak dapat menemukan Harun Masiku ketika menyambangi alamat tersebut.

"Dari Polri juga sudah mencari bergerak ke tempat yang informasi teman media di Gowa itu. Namun kan ternyata tidak ada," kata Ali di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (21/1).

Harun
Caleg PDIP Harun Masiku. Foto: Net

Menurut pemberitaan Tribun Timur, ada seorang warga Perumahan Bajeng Permai yang sempat melihat Harun berkunjung ke rumah Hilda, pada Senin (13/1) petang.

Warga yang enggan disebutkan namanya ini melihat Harun datang mengendarai sepeda motor dengan pakaian tertutup. Dia meyakini laki-laki berpakaian tertutup itu adalah Harun Masiku.

Baca Juga

KPK Tetapkan Caleg PDIP Harun Masiku Jadi Buronan

"Dia datang pakai motor. Saya yakin itu adalah Harun karena saya tahu perawakannya," ungkapnya saat ditemui wartawan beberapa waktu lalu.

Ali memastikan lembaga yang dipimpin Firli Bahuri Cs itu tetap berupaya semaksimal mungkin untuk menelisik keberadaan Harun yang masih buron.

"Kita yakin bahwa nanti akan ada hasilnya dan akan segera ditangkap tersangka Harun tersebut. Kita bergerak bersama dengan Polri, karena kita bekerja sama di sana [Gowa] dan jaringannya tentu Polri juga sangat luas," kata Ali.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Argo Yuwono mengatakan Polri tak mendapati keberadaan Harun di rumah Hilda.

"Anggota sudah di sana, sudah ke rumahnya yang bersangkutan, belum ada anggota melihat yang bersangkutan di sana," kata Argo di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Selasa (21/1).

Sebelumnya Ketua KPK Firli Bahuri menyatakan Harun Masiku telah ditetapkan sebagai buronan alias masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Baca Juga

Firli Minta Caleg PDIP Harun Masiku Bekerja Sama dengan KPK

Diketahui sejak ditetapkan sebagai tersangka pemberi suap kepada mantan Komisioner KPU Wahyu Setiawan, Harun hingga kini belum juga menyerahkan diri.

"(Harun DPO), Sudah sudah. Belum lama, saya tidak tahu persis tapi sudah, yang pasti sudah (DPO)," kata Firli di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Senin (20/1) malam. (Pon)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Dirut Baru PLN Diminta Serius Libatkan Pengusaha Daerah
Indonesia
Dirut Baru PLN Diminta Serius Libatkan Pengusaha Daerah

Maming meminta agar Zulkifli Zaini melibatkan pengusaha-pengusaha daerah dalam pengadaan pembangkit listrik nasional

RSD COVID-19 Mulai Beroperasi Hari Ini, Belum Ada Pasien yang Dirawat
Indonesia
RSD COVID-19 Mulai Beroperasi Hari Ini, Belum Ada Pasien yang Dirawat

RSD Pulau Galang terdiri dari gedung observasi bekas bangunan eks pengungsi Vietnam yang bisa menampung 240 bed (tempat tidur)

Kasus COVID-19 Melonjak, Luhut Siapkan Tiga Strategi
Indonesia
Kasus COVID-19 Melonjak, Luhut Siapkan Tiga Strategi

Presiden Joko Widodo mewanti-wanti masyarakat untuk waspada terhadap penularan virus corona.

Eks Ketua Komisi I Buka-bukaan Soal Gatot Nurmantyo Diganti karena Film G30S
Indonesia
Eks Ketua Komisi I Buka-bukaan Soal Gatot Nurmantyo Diganti karena Film G30S

Nama mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo kembali menjadi sorotan.

Komisi A DPRD Beri Catatan Anies untuk Perketat Protokol Mal
Indonesia
Komisi A DPRD Beri Catatan Anies untuk Perketat Protokol Mal

Penerapan protokol kesehatan di mal-mal harus menjadi perhatian.

Buruh di Kawasan Industri Pulo Gadung Tolak UU Cipta Kerja dan Mogok Kerja
Indonesia
Buruh di Kawasan Industri Pulo Gadung Tolak UU Cipta Kerja dan Mogok Kerja

Tuntutan buruh adalah Upah Minimum Kota/Kabupaten (UMK) tanpa syarat, tidak menghilangkan Upah Minimum Sektoral, nilai pesangon tidak berkurang, tidak boleh ada Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) atau karyawan kontrak seumur hidup serta tidak boleh ada "outsourcing" seumur hidup.

Kerugian Banjir Bandang di Kawasan Wisata Landak River Capai Ratusan Juta
Indonesia
Kerugian Banjir Bandang di Kawasan Wisata Landak River Capai Ratusan Juta

Tidak ada korban jiwa maupun yang mengalami luka-luka akibat banjir bandang di sepanjang Sungai Landak.

Kunjungi Ulama Solo, Kapolda Jateng Gagas Pembentukan Ponpes Siaga COVID-19
Indonesia
Kunjungi Ulama Solo, Kapolda Jateng Gagas Pembentukan Ponpes Siaga COVID-19

Inovasi tersebut berupa pembentukan Ponpes Siaga COVID-19 yang akan dibentuk di sejumlah wilayah Jawa Tengah.

 BPIP Ajak Masyarakat Bergotong-royong Cegah Penyebaran COVID-19
Indonesia
BPIP Ajak Masyarakat Bergotong-royong Cegah Penyebaran COVID-19

Selain itu, Benny juga menjelaskan bahwa hal yang paling mudah dilakukan untuk melawan virus corona adalah dari kesadaran diri dan kepedulian terhadap sesama.

Tahun Ajaran Baru Belum Jelas, Serikat Guru Harap-Harap Cemas
Indonesia
Tahun Ajaran Baru Belum Jelas, Serikat Guru Harap-Harap Cemas

Hingga saat ini, belum ada keputusan yang jelas dari Kemendikbud