KPK Tutupi Penetapan Tersangka Eks Petinggi PT DI Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri. (Antara/Benardy Ferdiansyah)

MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menutupi penetapan tersangka terhadap petinggi PT Dirgantara Indonesia (DI). Padahal, KPK dikabarkan telah menetapkan dua petinggi atau mantan petinggi perusahaan pelat merah itu sebagai tersangka kasus dugaan korupsi.

Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri hanya mengonfirmasi pihaknya sedang menangani dugaan korupsi di PT DI. Namun, Ali mengaku belum dapat menyampaikan informasi detil mengenai pihak yang telah ditetapkan sebagai tersangka.

Baca Juga

Mengenal Black Eagle, Drone Tanpa Awak Besutan Anak Bangsa

"Saat ini KPK sedang melakukan pengumpulan alat bukti terkait kasus di PT DI tersebut. Kami belum dapat mengumumkan detail kasus dan tersangka dalam kasus tersebut saat ini," kata Ali Fikri dalam keterangannya Senin (18/5).

Ali mengatakan, hal itu merujuk kebijakan baru yang diambil oleh Firli Bahuri Cs. Hasil rapat pimpinan KPK jilid V telah memutuskan akan mengumumkan tersangka ke publik setelah proses penangkapan dan penahanan rampung.

"Sesuai dengan kebijakan baru yang ditetapkan oleh Pimpinan KPK, kami akan mengumumkan tersangka saat penangkapan atau penahanan dilakukan," ujar Ali.

Logo KPK. (Antara/Benardy Ferdiansyah)
Logo KPK. (Antara/Benardy Ferdiansyah)

Berdasarkan informasi, BS yang diduga merupakan mantan Dirut PT DI dan IRZ selaku Kepala Divisi Penjualan PT DI telah menyandang status tersangka sejak Maret 2020 lalu. Meski demikian, hingga saat ini, KPK belum menyampaikan informasi mengenai perkara tersebut.

KPK berharap masyarakat dapat memahami kebijakan baru yang mengumumkan penetapan tersangka setelah proses penangkapan.

Ali memastikan akan menyampaikan informasi mengenai proses penanganan perkara ini setelah tim penyidik mengantongi bukti-bukti yang cukup sehingga perkara tersebut menjadi terang.

"Berikutnya KPK pasti akan menyampaikannya kepada rekan-rekan wartawan perihal perkara apa, alat buktinya apa saja dan siapa tersangkanya," kata Ali.

Baca Juga

DPRD DKI Desak Anies Lakukan Kajian Sebelum Longgarkan PSBB

PT DI merupakan satu-satunya perusahaan yang bergerak di industri pesawat terbang di Indonesia. PT DI tercatat memproduksi berbagai pesawat dan helikopter, senjata, serta jasa pemeliharaan untuk mesin-mesin pesawat. (Pon)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
KPK Evaluasi Total Satgas Pemburu Harun Masiku
Indonesia
KPK Evaluasi Total Satgas Pemburu Harun Masiku

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan terus mengevaluasi tim satgas yang memburu Harun Masiku.

KPK Dalami Pengadaan QCC di Pelindo II Lewat Bos Antam
Indonesia
KPK Dalami Pengadaan QCC di Pelindo II Lewat Bos Antam

Tim penyidik mendalami Dana Amin mengenai proses awal pengadaan QCC di PT Pelindo II.

KPK Diminta Telusuri Pembelian Apartemen Elit di Jakarta Diduga Milik Nurhadi
Indonesia
KPK Diminta Telusuri Pembelian Apartemen Elit di Jakarta Diduga Milik Nurhadi

Semestinya KPK menyelidiki dokumen kwitansi tersebut

Anies Diminta Cabut Izin Mal yang 'Membandel'
Indonesia
Anies Diminta Cabut Izin Mal yang 'Membandel'

Konsistensi penerapan protokol kesehatan itu tidak bisa sepenuhnya diserahkan kepada pemerintah

 Analis Intelijen Beberkan Motif Anggota Polisi Lakukan Penyerangan Terhadap Novel
Indonesia
Analis Intelijen Beberkan Motif Anggota Polisi Lakukan Penyerangan Terhadap Novel

“Menurut saya yang nilainya paling kuat dijadikan bukti dan diproses adalah ucapan pelaku. Karena motif yang memiliki adalah pelaku,” kata Stanislaus Riyanta

Begini Lima Tahap Pemeriksaan Sampel COVID-19 di Labkesda Jabar
Indonesia
Begini Lima Tahap Pemeriksaan Sampel COVID-19 di Labkesda Jabar

Yang sekarang jadi bottle neck itu tahap ekstraksi

Terdesak di Berbagai Daerah, JAD Merangsek ke Papua
Indonesia
Terdesak di Berbagai Daerah, JAD Merangsek ke Papua

Jamaah Ansharut Daulah (JAD) menjadikan Papua sebagai perluasan daerah perjuangan mereka.

184 Negara Ikut Program Biayai Vaksin COVID-19
Dunia
184 Negara Ikut Program Biayai Vaksin COVID-19

Di Indonesia, Presiden Joko Widodo pada 5 Oktober 2020 telah menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) No 99 tahun 2020 tentang Pengadaan Vaksin dan Pelaksanaan Vaksinasi.

Bareskrim Ketahui Aktor Intelektual Penipuan Ventilator dan Monitor COVID-19
Indonesia
Bareskrim Ketahui Aktor Intelektual Penipuan Ventilator dan Monitor COVID-19

Sedangkan tersangka Tomi berperan sebagai pihak yang mengurus segala kebutuhan adminstrasi perusahaan

Kasus Pembobolan Dana Nasabah, Ahli Perbankan hingga Ayah Winda Earl Bakal Diperiksa
Indonesia
Kasus Pembobolan Dana Nasabah, Ahli Perbankan hingga Ayah Winda Earl Bakal Diperiksa

Polri berencana memanggil ahli perbankan dan ahli TPPU terkait kasus raibnya tabungan Rp22 miliar milik atlet e-sport Winda Lunardi dan ibunya.