KPK Tuntut Polri Jangan Remehkan Teror Bom Palsu Rumah Agus Rahardjo Rangkaian bom pipa yang berada di rumah Ketua KPK Agus Rahardjo. (ist)

‎MerahPutih.com - Mabes Polri memastikan benda yang digantungkan di pagar depan rumah Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Agus Rahardjo ternyata bom palsu. Namun, polisi tetap mengusut pelaku yang menaruh bom palsu di rumah Agus.

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah mengatakan meski bom palsu, temuan tas berisi pipa paralon, serbuk, paku, dan yang lainnya ‎di depan rumah Ketua KPK itu merupakan bentuk teror. KPK meminta kepolisian jangan menganggap remeh teror kepada petinggi lembaga antirasuah itu.

"Ini bukan hanya soal apakah itu misalnya pipa yang diisi semen putih, tetapi yang kita pahami ini bisa saja merupakan upaya untuk mengganggu atau banyak pihak menyebutnya meneror pimpinan KPK," kata Febri saat dimonfirmasi, Jumat (11/1).

Febri masih menunggu laporan spesifik hasil analisis forensik Pusat Laboratorium Forensik Mabes Polri terkait adanya temuan tas berisi paralon, paku, dan serbuk semen putih di‎ rumah Agus Rahardjo.

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Agus Rahardjo. (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari)

Menurut Febri, apapun bentuk teror yang terjadi di rumah dua pimpinan KPK, Agus Rahardjo dan Laode M Syarief tidak menimbulkan akibat yang sangat besar. Pasalnya, tidak ada korban hingga kerugian yang cukup berarti dari teror itu. "Tentu kami di satu sisi bersyukur karena korban ataupun kerugiaan materIil dan imateriil tidak terjadi," tandas Febri.

Diketahui pada Rabu (9/1) pagi, orang tak dikenal menaruh sebuah tas warna hitam diduga berisi bom rakitan jenis high explosive di gerbang rumah Agus di Bekasi, Jawa Barat. Sementara di kediaman Laode di kawasan Pancoran, Jakarta Selatan, ditemukan bom molotov. (Pon)

Kredit : ponco

Tags Artikel Ini

Wisnu Cipto

LAINNYA DARI MERAH PUTIH