KPK Tindaklanjuti Munculnya Nama Azis dan Fahri di Sidang Suap Benur Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin. (ANTARA FOTO/ Reno Esnir/wsj/aa)

MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan menindaklanjuti munculnya nama Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin dan mantan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah dalam sidang perkara dugaan suap perizinan ekspor Lobster.

“Fakta sidang perkara ini baik keterangan saksi maupun para terdakwa selanjutnya akan dianalisa tim JPU KPK dalam surat tuntutannya,” kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Rabu (16/6).

Baca Juga

MKD Bawa Laporan Terkait Azis Syamsuddin ke Rapat Pleno

Analisa diperlukan KPK untuk mendapat kesimpulan, apakah keterangan saksi tersebut ada saling keterkaitan dengan alat bukti lainnya, sehingga membentuk fakta hukum untuk dikembangkan lebih lanjut. “Prinsipnya, tentu sejauh jika ada kecukupan setidaknya 2 bukti permulaan yang cukup, kami pastikan perkara ini akan dikembangkan dengan menetapkan pihak lain sebagai tersangka,” ujar Ali.

Nama Azis Syamsuddin dan Fahri Hamzah disebut-sebut dalam sidang perkara dugaan korupsi ekspor benih lobster yang menjerat mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo.

Hal tersebut terungkap saat Jaksa Penuntut Umum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka isi pesan antara Edhy dengan stafsusnya, Safri di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (16/6) malam.Ponsel pintar Safri memang disita penyidik sebagai barang bukti sebelumnya. Hakim Ketua Albertus pun terkejut mendengar dua nama tersebut ternyata ikut menitipkan kouta ekspor benih lobster ke Edhy Prabowo.

"Itu, ada apa itu Azis Syamsuddin itu," tanya Albertus melihat isi percakapan antara Edhy dengan Safri.

 Mantan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah (Foto: MP/Ponco Sulaksono)
Mantan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah (Foto: MP/Ponco Sulaksono)

Jaksa yang mendengar itu lalu mengonfirmasi kepada Safri apakah benar pesan itu berasal dari Edhy. Safri pun membenarkannya. Jaksa pun membacakan isi pesan tersebut. "Saf, ini orangnya Pak Azis Syamsuddin, Wakil Ketua DPR mau ikut budi daya lobster," ucapnya.

Safri membalas pesan tersebut dengan menyatakan kesiapannya. Dalam sidang, Safri mengaku kesiapan itu bermaksud menjalankan perintah Edhy secara umum. Safri juga memastikan bahwa perintah itu memang dari Edhy. Hakim Albertus lalu menanyakan apa nama perusahaan Azis tersebut. Namun, Safri mengaku lupa.

"Saya tidak ingat," kata Safri.

Lalu, jaksa juga mengungkapkan ada juga isi percakapan untuk mendorong perusahaan Fahri Hamzah lolos sebagai eksportir benih lobster. Hakim pun terkejut mendengarnya. "Wow," singkat hakim.

Dalam percakapan itu, Edhy memerintahkan Safri untuk menerima tim Fahri Hamzah. "Langsung hubungi dan undang presentasi," bunyi pesan dari Edhy kepada Safri.

Baca Juga

MKD Pastikan Bakal Netral Tangani Aduan Terhadap Azis Syamsuddin

Safri mengaku melaksakan perintah Edhy itu. Hanya saja, Safri tidak mengingat nama perusahaan Fahri Hamzah. "Saya hanya koordinasi dengan Saudara Andreau," kata dia.

Andreau Misanta Pribadi adalah staf khusus Edhy sekaligus Ketua Tim Uji Tuntas (Due Diligence) dari para eksportir. (Pon)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
10 Pegawai Terpapar COVID-19, Kantor Kecamatan Jebres Solo Lockdown
Indonesia
10 Pegawai Terpapar COVID-19, Kantor Kecamatan Jebres Solo Lockdown

"Kami tutup kantor kecamatan sementara setelah 10 orang pegawai positif COVID-19," ujar Sulistiarini

Banyak Diminati Perusahaan, Pemprov DKI Buka Pelatihan Ngelas
Indonesia
Banyak Diminati Perusahaan, Pemprov DKI Buka Pelatihan Ngelas

Kegiatan ini diselenggarakan Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi (Disnakertrans) bekerja sama dengan Baznas Bazis DKI Jakarta.

Jokowi Perintahkan Percepat Vaksinasi di Tempat dengan Mobilitas dan Interaksi Tinggi
Indonesia
Jokowi Perintahkan Percepat Vaksinasi di Tempat dengan Mobilitas dan Interaksi Tinggi

Bogor merupakan salah satu wilayah aglomerasi dan penyangga ibu kota Jakarta sehingga tingkat interaksi dan mobilitas penduduknya tinggi.

Pemprov DKI Wajibkan Anak Ikut PAUD Satu Tahun
Indonesia
Pemprov DKI Wajibkan Anak Ikut PAUD Satu Tahun

Disdik akan mewajibkan anak menempuh Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) selama satu tahun.

Pemerintah Diminta Konsisten Lakukan Tes COVID-19 Saat Libur Panjang
Indonesia
Pemerintah Diminta Konsisten Lakukan Tes COVID-19 Saat Libur Panjang

Pemerintah juga diharap tidak lengah dalam melakukan testing, tracing, maupun treatment

Kadiv Propam Pastikan Penembak Mati Anggota TNI Langsung Dipecat
Indonesia
Kadiv Propam Pastikan Penembak Mati Anggota TNI Langsung Dipecat

Propam akan menggelar Sidang Komisi Kode Etik Profesi Kepolisian Negara Republik Indonesia sebagaimana dimaksud Pasal 35 UU No 2/2002

Ini Alur Awan Panas Semeru, Hindari Kawah Jongring Seloko
Indonesia
Ini Alur Awan Panas Semeru, Hindari Kawah Jongring Seloko

Gunung Semeru tetap berada pada level II atau statusnya waspada

Eks Gubernur DKI: Pak Anies Harus Dibantu Karena Kerja Tiga Tahun Belum Kelihatan
Indonesia
Eks Gubernur DKI: Pak Anies Harus Dibantu Karena Kerja Tiga Tahun Belum Kelihatan

Djarot juga mengaku rumahnya sempat mendapat 'kiriminan' air

Mulai Jam 3 Sore hingga 7 Malam, KRL Tidak Berhenti di Stasiun Tanah Abang
Indonesia
Mulai Jam 3 Sore hingga 7 Malam, KRL Tidak Berhenti di Stasiun Tanah Abang

Direktur Niaga PT KAI Dadan Rudiansyah mengatakan, pihaknya akan meniadakan keberangkatan dan pemberhentian kereta di Stasiun Pasar Tanah Abang pada pukul 15.00 sampai 19.00 WIB.

Kubu Rizieq Serahkan Bukti Tertulis, Salah Satunya Surat dari Pemda DKI
Indonesia
Kubu Rizieq Serahkan Bukti Tertulis, Salah Satunya Surat dari Pemda DKI

"Hari ini kita acara pembuktian. Kalau dari pemohon kita serahkan 40 (halaman). Ada semua," kata kuasa hukum Rizieq, Alamsyah Hanafiah