KPK Tetapkan Wakil Ketua DPRD Tulungagung sebagai Tersangka Kasus Suap Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Karyoto dalam jumpa pers di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (3/8). Foto: MP/Ponco Sulaksono

MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tulungagung Adib Makarim (AM) sebagai tersangka. Ia diduga menerima suap dugaan suap ketok palu APBD dan APBD-P Kabupaten Tulungagung.

"KPK melakukan penyelidikan dan ditemukan adanya bukti permulaan yang cukup sehingga KPK meningkatkan status perkara ini ke tahap penyidikan dengan mengumumkan tersangka," kata Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Karyoto dalam jumpa pers di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (3/8).

Baca Juga

KPK Konfirmasi Maming soal Aturan Pengalihan IUP Tanah Bumbu

Penetapan tersangka ini merupakan hasil dari pengembangan perkara yang menjerat mantan Bupati Tulungagung Syahri Mulyo dan eks Ketua DPRD Kabupaten Tulungagung Supriyanto. Perkara keduanya telah berkekuatan hukum tetap.

Selain AM, KPK juga menetapkan dua tersangka lainnya, yaitu anggota DPRD Kabupaten Tulungagung Imam Kambali (IK) dan mantan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tulungagung Agus Budiarto (AG).

Karyoto menjelaskan ketiga tersangka merangkap jabatan sebagai Wakil Ketua Anggaran periode 2014-2019. Pada September 2014, Supriyono selaku Ketua DPRD Kabupateng Tulungagung bersama dengan Adib Makarim, Agus Budiarto, dan Imam Kambali melakukan rapat pembahasan RAPBD TA 2015.

Namun, pembahasan tersebut terjadi deadlock dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemerintah Kabupaten Tulungagung.

"Akibat deadlock tersebut, Supriyono bersama AM (Adib Makarim), AG (Agus Budiarto), dan IK (Imam Kambali) kemudian melakukan pertemuan dengan perwakilan TAPD," kata Karyoto.

Baca Juga

KPK Sita Aset Senilai Rp 104,8 Miliar Milik Bupati Probolinggo

Dalam pertemuan tersebut, keempatnya diduga berinisiatif untuk meminta sejumlah uang agar proses pengesahan RAPBD TA 2015 menjadi APBD dapat segera disahkan dengan istilah "uang ketok palu".

"Adapun nomimal permintaan 'uang ketok palu' yang diminta Supriyono, AM (Adib Makarim), AG (Agus Budiarto), dan IK (Imam Kambali) tersebut diduga senilai Rp 1 miliar dan selanjutnya perwakilan TAPD menyampaikan pada Syahri Mulyo selaku Bupati Kabupaten Tulungagung yang kemudian disetujui," jelas Karyoto.

Selain uang ketok palu, diduga ada permintaan tambahan uang lain sebagai jatah banggar yang nilai nominalnya disesuaikan dengan jabatan para anggota DPRD. Penyerahan uang diduga dilakukan secara tunai di Kantor DPRD Kabupaten Tulungagung selama kudun 2014 sampai 2018.

"Diduga ada beberapa kegiatan yang diminta oleh IK (Imam Kambali) sebagai perwakilan Supriyono, AM (Adib Makarim), dan AG (Agus Budiarto) untuk dilakukan pemberian uang dari Syahri Mulyo, di antaranya pada saat pengesahan penyusunan APBD murni maupun penyusunan perubahan APBD," ungkap Karyoto.

Para tersangka masing-masing diduga menerima uang ketok palu sejumlah sekitar Rp 230 juta.

Seiring penetapan itu, tim penyidik KPK menahan Adib Makarim selama 20 hari ke depan hingga 22 Agustus 2022 di Rutan KPK Gedung Merah Putih.

"KPK mengimbau untuk dua tersangka lainnya, yaitu AG (Agus Budiarto) dan IK (Imam Kambali) untuk kooperatif hadir pada jadwal pemanggilan berikutnya oleh tim penyidik," ujar Karyoto. (Pon)

Baca Juga

MAKI Pertanyakan Penanganan Kasus LNG di KPK

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Isi Obrolan Puan, Megawati, dan Prabowo di Ruang VVIP Istana Presiden
Indonesia
Isi Obrolan Puan, Megawati, dan Prabowo di Ruang VVIP Istana Presiden

Tiga tokoh politik Indonesia, Ketua DPR Puan Maharani, Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Ketum Gerindra, Prabowo Subianto bercengkrama di ruang VVIP Istana Presiden.

Dari Sumbar, Wapres Lanjut Kunjungan Kerja 2 Hari di Aceh
Indonesia
Dari Sumbar, Wapres Lanjut Kunjungan Kerja 2 Hari di Aceh

Pada malam hari, Wapres dijadwalkan berbaur dengan masyarakat Aceh melaksanakan shalat Tarawih berjamaah di Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh, dan melanjutkan bermalam di provinsi tersebut.

Anak di Bawah 12 Tahun Kini Diperbolehkan Naik Kereta, Begini Syaratnya
Indonesia
Anak di Bawah 12 Tahun Kini Diperbolehkan Naik Kereta, Begini Syaratnya

Pelanggan diwajibkan untuk menggunakan masker kain 3 lapis atau masker medis yang menutupi hidung dan mulut

Lagi, Polisi Amankan Suporter Nekat Bawa Miras saat Piala Presiden
Indonesia
Lagi, Polisi Amankan Suporter Nekat Bawa Miras saat Piala Presiden

Anggota Polresta Surakarta Jawa Tengah mengamankan sedikitnya tiga suporter yang nekat membawa miras di area luar Stadion Manahan.

Tak Ada Libur Sekolah di DIY, Diganti Kegiatan Pengembangan Diri Siswa
Indonesia
Tak Ada Libur Sekolah di DIY, Diganti Kegiatan Pengembangan Diri Siswa

"Tidak ada libur, ya nanti kita isi dengan berbagai aktivitas yang sifatnya pengembangan diri siswa," terang Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) DIY Didik Wardaya, melalui keterangan pers di Yogyakarta, Jumat (3/12).

Presiden Jokowi Bagikan BLT BBM ke Warga Kepulauan Tanimbar
Indonesia
Presiden Jokowi Bagikan BLT BBM ke Warga Kepulauan Tanimbar

Presiden Joko Widodo didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku, Jumat (2/9).

PLN Dukung Penggunaan EBT di KTT G20
Indonesia
PLN Dukung Penggunaan EBT di KTT G20

Perusahaan Listrik Negara (PLN) mendukung penggunaan listrik berbasis energi baru dan terbarukan (EBT) di The Apurva Kempinski Bali, Nusa Dua, Badung, Bali, yang bakal menjadi lokasi Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 pada 15–16 November 2022.

Pengelola Monas Belum Terima Surat Permohonan Izin Reuni 212
Indonesia
Pengelola Monas Belum Terima Surat Permohonan Izin Reuni 212

Pengelola Monumen Nasional (Monas) mengaku belum menerima surat permohonan izin penggunaan lokasi bersejarah tersebut untuk kegiatan Reuni 212.

[HOAKS atau FAKTA]: Titik Suntikan Vaksin Sebabkan Tumor
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Titik Suntikan Vaksin Sebabkan Tumor

Beredar informasi di media sosial Facebook bahwa terjadi peningkatan kasus tumor/ kanker/sarkoma pada titik penyuntikan pasca vaksinasi COVID-19.

Daop 7: Terjadi Penurunan Penumpang Arus Balik
Indonesia
Daop 7: Terjadi Penurunan Penumpang Arus Balik

PT KAI Daerah Operasi 7 Madiun, Jawa Timur, mengungkapkan arus balik penumpang kereta api di wilayah kerjanya pada H+2 Lebaran masih berlangsung, dan untuk jumlah penumpang hari ini terjadi penurunan.