KPK Tetapkan Tersangka Baru dari Pihak Swasta di Kasus Suap Mahkamah Agung Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri. (Foto: Antara)

MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menetapkan seorang tersangka, dalam kasus dugaan suap pengurusan perkara di Mahkamah Agung (MA).

Kabag Pemberitaan KPK, Ali Fikri mengatakan, seorang tersangka itu merupakan pemberi suap kepada hakim yustisial MA, Edy Wibowo.

Baca Juga:

KPK Dalami Penganggaran Dana Hibah Lewat Ketua Fraksi Demokrat DPRD Jatim

"Setelah ditemukan adanya kecukupan alat bukti, KPK kembali menetapkan satu orang pihak swasta sebagai tersangka," kata Ali dalam keterangannya, Jumat (17/2).

Ali memastikan, KPK terus melakukan pengembangan kasus ini. Sebagai bentuk transparansi setiap perkembangan penyidikan akan disampaikan kepada masyarakat.

"KPK terus kembangkan informasi dan data hasil penyidikan perkara dugaan korupsi pengurusan perkara di MA," ujarnya.

Baca Juga:

Dewas KPK Minta Firli Cs Tingkatkan Prinsip Kolektif Kolegial

Diketahui sejumlah hakim di MA ditetapkan sebagai tersangka suap penanganan perkara. Beberapa di antaranya Hakim Agung Sudrajad Dimyati, Hakim Agung Gazalba Saleh, dan teranyar Hakim Yustisial Edy Wibowo.

Para hakim tersebut diduga menerima suap dan bermain perkara. Uang suap itu diterima untuk mempengaruhi putusan di tingkat kasasi. Perkara yang diputus itu mulai dari perdata hingga pidana. (Pon)

Baca Juga:

KPK Ajukan Banding Atas Vonis Mardani Maming

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Polresta Cirebon Tangkap 4 Sindikat Pelaku TPPO
Indonesia
Polresta Cirebon Tangkap 4 Sindikat Pelaku TPPO

Bahkan, kata Arif, seorang korban juga meninggal dunia, karena sakit akibat dijanjikan awal bekerja di Korea namun diberangkatkan ke Turki.

KPK Cecar Dirut AirNav Indonesia soal Proyek Fiktif Amarta Karya
Indonesia
KPK Cecar Dirut AirNav Indonesia soal Proyek Fiktif Amarta Karya

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Direktur Utama AirNav Indonesia Polana Banguningsih Pramesti sebagai saksi dalam penyidikan perkara dugaan tindak pidana korupsi pengadaan proyek fiktif di PT Amarta Karya Tahun 2018-2020.

Legislator PKB Sebut Sistem Pemilu Proporsional Tertutup Hasilkan Oligarki di Partai
Indonesia
Legislator PKB Sebut Sistem Pemilu Proporsional Tertutup Hasilkan Oligarki di Partai

Yanuar Prihatin mengingatkan semua pihak bahwa sistem pemilu proporsional tertutup yang digunakan pada masa lalu telah menghasilkan oligarki dalam partai politik

[HOAKS atau FAKTA]: Anies Sukses Bujuk FIFA Coret Israel
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Anies Sukses Bujuk FIFA Coret Israel

Beredan video dari channel youtube NEWS POLITIK yang menampilkan Anies Baswedan yang sedang berpidato dengan klaim narasi yang menyatakan bahwa Anies sukses bujuk FIFA coret Israel dan resmikan Indonesia jadi tuan rumah Piala Dunia U20 tahun 2023.

Negara Beri Jokowi Rumah di Karanganyar, Gibran: Sudah Punya di Solo
Indonesia
Negara Beri Jokowi Rumah di Karanganyar, Gibran: Sudah Punya di Solo

Presiden Joko Widodo (Jokowi) bakal menerima rumah dari negara setelah menyelesaikan jabatannya sebagai Presiden Indonesia dua periode atau 10 tahun. Rumah tersebut berada di Kecamatan Colomadu Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.

Minyak Goreng Subsidi Mulai Langka dan Harga Melebihi HET
Indonesia
Minyak Goreng Subsidi Mulai Langka dan Harga Melebihi HET

Di sejumlah daerah seperti DKI Jakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Timur harganya sudah mencapai Rp 16.000 dari HET Rp 14.000 per liter.

Gibran Ngaku Dekat Dengan Semua Capres, Terdekat Dengan Ganjar
Indonesia
Gibran Ngaku Dekat Dengan Semua Capres, Terdekat Dengan Ganjar

"Saya dekat dengan semua. Pak Prabowo, Pak Anies, ya, paling dekat, ya, sama Pak Ganjar," ujar Gibran.

Polda Jabar Cek Kesiapan Jalur Mudik untuk Antisipasi Kemacetan
Indonesia
Polda Jabar Cek Kesiapan Jalur Mudik untuk Antisipasi Kemacetan

Kepolisian Daerah Jawa Barat mulai melakukan pengecekan kesiapan jalur mudik di wilayah Jawa Barat, baik jalur arteri maupun jalur alternatif, guna mengantisipasi kemacetan saat pelaksanaan mudik Lebaran 2023.

KPK Buka Suara Terkait Kabar Harun Masiku Ada di Indonesia
Indonesia
KPK Buka Suara Terkait Kabar Harun Masiku Ada di Indonesia

Buronan kasus korupsi Harun Masiku diduga kabur dari Indonesia menggunakan jalur tidak resmi atau "jalan tikus".

Bertemu Ganjar, Gibran: Ada Rencana Mempertemukan Relawan
Indonesia
Bertemu Ganjar, Gibran: Ada Rencana Mempertemukan Relawan

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka bertemu dengan bacapres PDIP Ganjar Pranowo dalam satu acara pembukaan Pekan Paralimpik Pelajar Daerah Jawa Tengah tahun 2023 di Kusuma Sahid Prince Hotel, Solo, Jawa Tengah, (23/5) malam.