KPK Tetapkan Eks Legislator PAN Tersangka Kasus Garuda Ali Fikri. ANTARA/HO-Humas KPK

MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan mantan anggota DPR RI sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait pengadaan armada pesawat Airbus pada PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk 2010-2015.

Kasus ini merupakan pengembangan dari perkara yang menjerat eks Direktur Utama PT Garuda Indonesia Emirsyah Satar dan kawan-kawan.

Baca Juga

KPK Siap Bersinergi dengan Kejagung Usut Dugaan Korupsi di Garuda

"Saat ini KPK kembali membuka penyidikan baru sebagai pengembangan perkara terkait dugaan suap pengadaan armada pesawat Airbus pada PT GI (Garuda Indonesia) Tbk 2010-2015," ujar Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri melalui pesan tertulis, Selasa (4/10).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, eks legislator Partai Amanat Nasional (PAN) yang dimaksud berinisial CTW yang pernah dipanggil untuk diperiksa sebagai saksi pada 2019 lalu.

"Dugaan suap tersebut senilai sekitar Rp 100 miliar yang diduga diterima anggota DPR RI 2009-2014 dan pihak lainnya termasuk pihak korporasi," ujarnya.

Baca Juga

Mantan Dirut Garuda Dijerat Pidana Dugaan Korupsi Penyewaan Pesawat

Ali menjelaskan, penyidikan kasus ini merupakan tindak lanjut dari hasil kerja sama dengan otoritas negara lain di antaranya Inggris dan Prancis. KPK memberi apresiasi terhadap otoritas asing dimaksud karena bersedia membantu penegak hukum di Indonesia.

"Hal ini tentu sebagaimana komitmen dunia internasional untuk terus membangun kerja sama dalam pemberantasan korupsi," ujarnya.

Setelah penyidikan cukup, kata Ali, KPK akan mengumumkan rangkaian dugaan perbuatan pidana, pihak-pihak yang berstatus tersangka, dan pasal yang disangkakan.

"Yang berikutnya ditindaklanjuti dengan upaya paksa penangkapan maupun penahanan," imbuhnya.

Lebih lanjut Ali berharap para pihak yang nantinya dipanggil sebagai saksi dapat kooperatif hadir di hadapan tim penyidik. KPK membutuhkan dukungan masyarakat untuk terus mengawasi proses penyidikan yang sedang dikerjakan.

"Terlebih, modus korupsi pada perkara ini cukup kompleks dengan lokus trans-nasional, melibatkan tidak hanya individu namun perbuatannya juga atas nama korporasi, adanya aktor penting, serta kerugian negara yang ditimbulkan cukup besar," pungkasnya. (Pon)

Baca Juga

Bongkar Kasus Dugaan Korupsi Garuda, Menteri BUMN Akui Tengah Bersih-bersih

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Respons Istana Ada Wacana Tarik Rem Darurat Saat Kasus Omicron Meroket
Indonesia
Respons Istana Ada Wacana Tarik Rem Darurat Saat Kasus Omicron Meroket

Kesiapan pemerintah menghadapi Omicron telah lebih baik

Pembahasan 3 RUU Pemekaran Papua Dimulai 16 Mei
Indonesia
Pembahasan 3 RUU Pemekaran Papua Dimulai 16 Mei

Saat ini, proses di Mahkamah Konstitusi (MK) sudah masuk dalam sidang pembuktian, seperti bukti-bukti dan saksi ahli yang dihadirkan.

Polisi Kerahkan Anjing Pelacak K9 Cari Korban Hilang Akibat Gempa di Cianjur
Indonesia
Polisi Kerahkan Anjing Pelacak K9 Cari Korban Hilang Akibat Gempa di Cianjur

Dit Polsatwa Baharkam Polri kerahkan 10 ekor anjing pelacak atau K9 untuk mencari korban hilang akibat gempa dan longsor di Cianjur, Jawa Barat, tepatnya di Desa Cijedil, Kecamatan Cugenang, di mana dilaporkan sekitar 40 orang masih tertimbun.

PPKM Level 3 Batal Saat Nataru, Karantina Dari Luar Negeri Tetap 10 Hari
Indonesia
PPKM Level 3 Batal Saat Nataru, Karantina Dari Luar Negeri Tetap 10 Hari

Penerapan PPKM selama periode libur Nataru mengikuti asesmen situasi pandemi sesuai yang berlaku saat ini.

Korban Tewas Kecelakaan Truk Pertamina di Cibubur jadi 11 Orang
Indonesia
Korban Tewas Kecelakaan Truk Pertamina di Cibubur jadi 11 Orang

"Untuk sementara korban di Kramat Jati ada 11 orang meninggal dunia," ujar Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Latif Usman kepada wartawan di lokasi, Senin (18/7).

Tiga Hal Penting dalam Perayaan Natal 2021
Indonesia
Tiga Hal Penting dalam Perayaan Natal 2021

Perayaan Natal 2021 mengangkat tema "Cinta Kasih Kristus yang Menggerakkan Persaudaraan".

Internet Exchange Jadi Gerbang Arus Data Lintas Negara
Indonesia
Internet Exchange Jadi Gerbang Arus Data Lintas Negara

Setiap negara sumber data akan dapat memaksimalkan potensi peningkatan ekonomi, inovasi, dan ekosistem domestiknya.

Giring Kritik Formula E, Ketua Pelaksana: Terima Kasih Motivasinya
Indonesia
Giring Kritik Formula E, Ketua Pelaksana: Terima Kasih Motivasinya

Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Giring Ganesha, yang menilai gelaran Formula E kemarin jauh dari kata sukses.

Pertemuan NasDem dan PKS Hasilkan 3 Poin Kesepakatan
Indonesia
Pertemuan NasDem dan PKS Hasilkan 3 Poin Kesepakatan

Satu di antara tiga poin dalam menyatukan dan menyamakan visi yang disepakati ialah menyiapkan kerja sama untuk Pilpres 2024.

Bertambah, PPATK Blokir 300 Lebih Rekening ACT
Indonesia
Bertambah, PPATK Blokir 300 Lebih Rekening ACT

Saat ini PPATK telah melakukan penghentian sementara transaksi di 141 CIF pada lebih dari 300 rekening yang dimiliki oleh ACT, yang tersebar di 41 penyedia jasa keuangan (PJK)