KPK Tetapkan Bupati Labuhanbatu Utara dan Eks Wabendum PPP Tersangka Suap DAK Konferensi pers penetapan tersangka Bupati Labuhanbatu Utara Kharuddin Syah dan mantan Wabendum PPPPuji Suhartono. (Foto: MP/Ponco Sulaksono)

MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Labuhanbatu Utara Kharuddin Syah alias Buyung dan mantan Wakil Bendahara Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Puji Suhartono sebagai tersangka.

Keduanya ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap pengurusan Dana Alokasi Khusus (DAK) APBN-P 2017 dan APBN 2018 Kabupaten Labuanbatu Utara.

"Setelah menemukan bukti permulaan yang cukup, KPK melakukan penyelidikan dan meningkatkan status perkara ini ke penyidikan pada tanggal 17 April 2020 dan menetapkan tersangka," kata Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar dalam jumpa pers di gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Selasa (10/11).

Baca Juga:

KPK Periksa Anggota DPR Asal PDIP Terkait Korupsi Proyek Fiktif Waskita Karya

Lili mengatakan, guna kepentingan penyidikan, tim penyidik KPK menahan keduanya selama 20 hari ke depan, terhitung sejak 10 November hingga 29 November 2020 mendatang.

Adapun Kharuddin akan mendekam di Rutan Polres Jakarta Pusat, sementara Puji bakal menjalani penahanan di Polres Jakarta Timur.

"Untuk kepentingan penyidikan, pada hari ini setelah dilakukan pemeriksaan terhadap 45 orang saksi dan juga kepada para tersangka," ujaf Lili.

 Konferensi pers penetapan tersangka Bupati Labuhanbatu Utara Kharuddin Syah dan mantan Wabendum PPPPuji Suhartono. (Foto: MP/Ponco Sulaksono)
Konferensi pers penetapan tersangka Bupati Labuhanbatu Utara Kharuddin Syah dan mantan Wabendum PPPPuji Suhartono. (Foto: MP/Ponco Sulaksono)

Penetapan tersangka ini merupakan hasil pengembangan perkara dugaan suap terkait usulan dana perimbangan keuangan daerah dalam RAPBN Perubahan tahun anggaran 2018. Perkara tersebut diawali dengan operasi tangkap tangan (OTT) dengan barang bukti Rp400 juta pada 4 Mei 2018 lalu.

KPK kemudian menetapkan enam tersangka, di antaranya yakni dua mantan anggota DPR Amin Santono dan Sukiman, mantan Kasie Pengembangan Pendanaan Kawasan Perumahan dan Pemukiman pada Ditjen Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan Yaya Purnomo, eks Pelaksana Tugas dan Penjabat Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Pegunungan Arfak Natan Pasomba.

Kemudian dua pihak swasta bernama Eka Kamaluddin dan Ahmad Ghiast. Keenamnya, kata Lili, telah divonis bersalah oleh majelis hakim Pengadilan Tipikor.

Baca Juga:

Firli Bahuri: Pekan Depan KPK Bakal Tahan Dua Kepala Daerah

Selain keenamnya, KPK juga telah menetapkan Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman yang perkaranya saat ini masih dalam tahap penyidikan.

Atas perbuatannya, Kharuddin disangkakan melanggar pasal 5 ayat (1) huruf a atau pasal 5 ayat (1) huruf b atau pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Sementara Puji disangkakan melanggar pasal 12 huruf a atau pasal 12 huruf b atau pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat (1) ke-1 jo pasal 65 KUHP. (Pon)

Baca Juga:

ICW Minta KPK Dalami Pernyataan Saksi Perkara Jaksa Pinangki

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
TNI Ikut Berantas Teroris Sudah Ada di UU, Koalisi Masyarakat Sipil Lebay
Indonesia
TNI Ikut Berantas Teroris Sudah Ada di UU, Koalisi Masyarakat Sipil Lebay

Domain utama dalam uu anti teror adalah penegakan hukum

Penderita Corona Terus Melonjak, Anak Buah Anies Dinilai Kurang Tegas
Indonesia
Penderita Corona Terus Melonjak, Anak Buah Anies Dinilai Kurang Tegas

Angka penularan virus corona mencetak rekor baru dengan penambahan 256 kasus baru.

400 Lebih Kabupaten di Indonesia Laporkan Infeksi Ganda DBD dan COVID-19
Indonesia
400 Lebih Kabupaten di Indonesia Laporkan Infeksi Ganda DBD dan COVID-19

Pada 2020 ada perbedaan di mana jumlah kasus masih terus bertambah hingga bulan Juni

PPD Luncurkan Bus JRC dengan Tiga Trayek Bantu Urai Penumpang KRL
Indonesia
PPD Luncurkan Bus JRC dengan Tiga Trayek Bantu Urai Penumpang KRL

Tiga trayek baru tersebut di berawal dari Grand Central Bogor di dekat Stasiun Bogor menuju Stasiun Juanda

Jakarta Kebanjiran, Anies Dianggap Pasrah dengan Takdir
Indonesia
Jakarta Kebanjiran, Anies Dianggap Pasrah dengan Takdir

Ferdinand kembali mengunggah video pernyataan Anies saat masa Pilkada DKI Jakarta 2017 lalu.

Pemprov DKI Tambah Ruang Isolasi dan ICU di 98 RS Rujukan COVID-19
Indonesia
Pemprov DKI Tambah Ruang Isolasi dan ICU di 98 RS Rujukan COVID-19

Pemprov DKI Jakarta telah menyediakan ruang isolasi dan tempat tidur ICU tambahan dalam penanganan COVID-19.

[HOAKS atau FAKTA]: Bahan Baku Obat COVID-19 Berasal dari Batok Kelapa
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Bahan Baku Obat COVID-19 Berasal dari Batok Kelapa

Obat-obat herbal yang beredar di masyarakat hanya obat-obatan yang digunakan untuk meredakan, bukan sebagai obat yang secara langsung dapat menyembuhkan.

Depok dan Bogor Lakukan Jam Malam, Wagub: Ini Jadi Masukan DKI
Indonesia
Depok dan Bogor Lakukan Jam Malam, Wagub: Ini Jadi Masukan DKI

Kota Bogor telah memberlakukan jam malam sejak 29 Agustus 2020. Sedangkan Kota Depok memberlakukan jam malam sejak 31 Agustus 2020.

Meski Ditangkap, Djoko Tjandra Masih Berpeluang Bebas
Indonesia
Meski Ditangkap, Djoko Tjandra Masih Berpeluang Bebas

Djoko Tjandra masih bisa mengajukan peninjauan kembali (PK) ke Mahkamah Agung (MA).

Pengguna KRL Diprediksi Capai 420 Ribu
Indonesia
Pengguna KRL Diprediksi Capai 420 Ribu

Pengguna KRL juga lebih tertib dan taat melakukan protokol kesehatan pencegahan penyebaran COVID-19.