KPK Tetapkan 3 Tersangka Korupsi Lahan SMKN 7 Tangsel Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). (Foto: MP/Dicke Prasetia)

MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan tiga tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan tanah untuk pembangunan SMKN 7 Tangerang Selatan, Banten, tahun anggaran 2017.

Ketiga tersangka itu yakni, Ardius Prihantono selaku Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Banten sekaligus Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) Disdikbud Banten, serta Agus Kartono dan Farid Nurdiansyah selaku pihak swasta.

Baca Juga:

Siapkan SPI 2022, KPK Ajak Instansi Tindak Lanjuti Rekomendasi Sebelumnya

"Ditemukan adanya bukti permulaan yang cukup, selanjutnya KPK melakukan penyelidikan dan meningkatkan status perkara ini ke Penyidikan pada Agustus 2021 dengan menetapkan tersangka," kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata dalam jumpa pers di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (25/4).

Atas penetapan itu, KPK menahan Agus Kartono dan Farid Nurdiansyah selama 20 hari pertama terhitung sejak 26 April 2022 hingga 15 Mei 2022.

Ada pun Agus ditahan di Rutan KPK Cabang Pomdam Jaya Guntur, sementara Farid bakal mendekam di Rutan KPK Gedung Merah Putih.

Baca Juga:

KPK Periksa Sultan Pontianak Terkait Kasus Bupati PPU

"Setelah melakukan pemeriksaan saksi sekitar 47 orang dan untuk mempercepat proses penyidikan, KPK melakukan penahanan para tersangka," ujar Alex.

KPK menduga pengadaan tanah untuk pembangunan SMKN 7 Tangerang Selatan merugikan keuangan negara atau daerah senilai Rp 10,5 miliar, berdasarkan Laporan Hasil Audit Investigatif Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi Banten.

Kerugian itu diduga dinikmati oleh Agus Kartono senilai Rp9 miliar dan Farid Nurdiansyah sebesar Rp 1,5 miliar. (Pon)

Baca Juga:

Salip Posisi KPK, Polri Acungi Jempol Hasil Survei Charta Politika

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pengecekan STRP Masih Diberlakukan di Jakarta
Indonesia
Pengecekan STRP Masih Diberlakukan di Jakarta

Pemeriksaan syarat perjalanan tetap harus dilakukan untuk membatasi pekerja yang non kritikal dan non esensial.

Setelah Lebaran, Jokowi Temui Elon Musk di Markas SpaceX
Indonesia
Setelah Lebaran, Jokowi Temui Elon Musk di Markas SpaceX

Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan mengatakan, Kepala Negara dijadwalkan bertemu pendiri Tesla pada 14 Mei mendatang.

Komunitas UMKM Sukoharjo Deklarasi Gus Muhaimin Capres 2024
Indonesia
Komunitas UMKM Sukoharjo Deklarasi Gus Muhaimin Capres 2024

Warga yang tergabung dalam komunitas Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah mendeklarasi dukungan kepada Gus Muhaimin Iskandar sebagai Calon Presiden (Capres) Pemilu 2024

Kemendag Akui Pelaksanaan HET Minyak Goreng Kemasan Tidak Sesuai Harapan
Indonesia
Kemendag Akui Pelaksanaan HET Minyak Goreng Kemasan Tidak Sesuai Harapan

pantauan di lapangan untuk harga minyak goreng curah berada di kisaran harga Rp 283.000 - 290.000 per 12 liter.

Alasan Anies Bikin Channel Youtube
Indonesia
Alasan Anies Bikin Channel Youtube

Ketika ditanya soal channel Youtube-nya #DariPendopo, Anies bilang jika channel tersebut berisi cerita tentang program dan kebijakan-kebijakan di Jakarta selama memimpin.

Kemenkumham Tidak Bisa Deteksi Kasus Orang Yang Miliki Dua Paspor
Indonesia
Kemenkumham Tidak Bisa Deteksi Kasus Orang Yang Miliki Dua Paspor

Pemerintah telah mengeluarkan 4.699 permohonan kehilangan kewarganegaan sejak tahun 2017 hingga 2022.

Merasakan Sensasi Tour Pit Lane Walk MotoGP
Indonesia
Merasakan Sensasi Tour Pit Lane Walk MotoGP

Dorna sangat ketat dalam mengatur jadwal ini. Efeknya pasti ke jadwal latihan dan balap. Setelah sesi selesai, garis pembatas yang dipasang akan digulung ulang oleh security.

Tidak Ada Nama Anies, Jokowi Diprediksi bakal Dukung Tiga Nama Ini di Pilpres 2024
Indonesia
Tidak Ada Nama Anies, Jokowi Diprediksi bakal Dukung Tiga Nama Ini di Pilpres 2024

Sayangnya, lanjut Karyono, hal ini tak terjadi ke Gubernur DKI Anies Baswedan. Mengingat Jokowi pernah mereshufflenya saat menjadi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.

Alasan Bunda FAD Jabar Tak Ekspos Kasus Pencabulan Guru dari Awal
Indonesia
Alasan Bunda FAD Jabar Tak Ekspos Kasus Pencabulan Guru dari Awal

DP3AKB bersama Polda Jabar dan LPSK pun berkomitmen untuk menangani kasus pemerkosaan tersebut dengan mengedepankan Asas Perlindungan Anak

Kejagung Periksa Eks Mendag M Lutfi Terkait Kasus CPO Besok
Indonesia
Kejagung Periksa Eks Mendag M Lutfi Terkait Kasus CPO Besok

Kejaksaan Agung (Kejagung) dijadwalkan memeriksa eks Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi terkait tindak pidana dugaan korupsi pemberian fasilitas izin ekspor minyak sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO), Rabu (22/6).