KPK Terima Pemulihan Aset Perkara E-KTP Senilai Rp 86 Miliar Gedung KPK. (Foto: MP/Dicke Prasetia)

MerahPutih.com - Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) untuk Indonesia memberikan pemulihan aset (asset recovery) kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait perkara E-KTP.

KPK menerima dana sebesar USD 5.956.356,78 atau setara dengan Rp 86.664.991.149 dari US Marshall, yang berasal dari asset recovery penanganan perkara tindak pidana korupsi e-KTP.

Baca Juga:

PDIP Segera Wajibkan Caleg-Cakada Ikuti Pelatihan E-Learning KPK

Pemberian asset recovery tersebut diserahkan oleh Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) untuk Indonesia di Gedung KPK, Senin (27/6).

Dalam sambutannya, Ketua KPK, Firli Bahuri menyampaikan apresiasinya kepada Pemerintah AS yang telah membantu KPK dalam upaya pemberantasan korupsi khususnya pada penanganan perkara e-KTP.

Dimana uang asset recovery ini selanjutnya telah disetorkan KPK ke kas negara sebagai Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

“Banyak hasil nyata yang telah kita capai dalam implementasi kerja sama antara kedua negara khususnya di bidang penindakan, dan salah satu wujud nyatanya adalah penyelesaian perkara e-KTP,” kata Firli.

Selain itu, KPK juga menyambut baik program integritas kedua negara yang fokus pada praktik dan kebijakan peningkatan transparansi, penguatan kesadaran, dan partisipasi publik dalam pemberantasan korupsi.

Baca Juga:

Sosialisasi Antikorupsi dengan PDIP, Ketua KPK Ajak Parpol Bangun Sistem Cegah Korupsi

“KPK berharap hubungan baik KPK dan Pemerintah AS terus terbangun semakin erat untuk mewujudkan Indonesia dan membangun peradaban dunia yang bebas dari korupsi,” jelas Firli.

Sementara itu, Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia H.E. Sung Y. Kim, menjelaskan pengembalian aset ini menunjukkan kemitraan yang sangat baik antara Indonesia dan Amerika Serikat dalam upaya memerangi korupsi dan memastikan penegakan hukum berjalan transparan.

“Ini salah satu contoh konkret bagaimana kedua negara saling bekerja sama untuk mencapai tujuan yang sama dalam pemberantasan korupsi,” kata Sung Y. Kim.

Menurut Sung Y. Kim, investigasi bersama dalam perkara e-KTP antara KPK dan FBI merupakan keberhasilan yang luar biasa dalam penindakan kasus korupsi. Ia berharap uang tersebut nantinya bisa dialokasikan untuk mendukung kegiatan antikorupsi di Indonesia.

“Seiring dengan kolaborasi kedua negara, saya yakin kita akan mencapai keberhasilan bersama-sama. Saya juga yakin seiring dengan kerja sama ini, kita memiliki komitmen bersama untuk bisa saling mendukung satu sama lain,” kata Sung Y. Kim. (Pon)

Baca Juga:

Demokrat Minta BPK-KPK Turun Tangan Terkait Investasi BUMN di Perusahaan Digital

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Penjelasan Mensesneg Terkait Posisi Wakil Menteri
Indonesia
Penjelasan Mensesneg Terkait Posisi Wakil Menteri

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno menjelaskan bahwa posisi wakil menteri (wamen) akan diisi hanya apabila diperlukan.

Partai Buruh Kampanye Hapus Slogan 'Ambil Uangnya Jangan Pilih Orangnya' di 1 Mei 2022
Indonesia
Partai Buruh Kampanye Hapus Slogan 'Ambil Uangnya Jangan Pilih Orangnya' di 1 Mei 2022

Praktik politik uang berpotensi menghasilkan calon legislatif yang syarat akan budaya korupsi.

Gibran Segera Robohkan Rusunawa Semanggi yang Dihuni 200 KK
Indonesia
Gibran Segera Robohkan Rusunawa Semanggi yang Dihuni 200 KK

Apalagi, bangunan ini lebih dari 10 tahun

Tiap Hari Pemkot Bandung Lakukan Pemutahiran Data Warga Miskin
Indonesia
Tiap Hari Pemkot Bandung Lakukan Pemutahiran Data Warga Miskin

Untuk pengusulan DTKS bisa dengan tiga cara. Pertama yakni cara klasik melalui kelurahan untuk kemudian diteruskan usulannya kepada Dinsos.

Cerita Selvi Ananda Tentang Jan Ethes yang Susah Bangun Sahur
Indonesia
Cerita Selvi Ananda Tentang Jan Ethes yang Susah Bangun Sahur

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka dan istrinya Selvi Ananda pun berniat mengajak anak pertamanya Jan Ethes (6) untuk berpuasa Ramadan perdana tahun ini. Puasa dimulai dengan santap sahur. Namun, upaya membangunin Ethes sahur ternyata tidak mudah.

KPK Amankan Sejumlah Uang dalam OTT Bupati Langkat
Indonesia
KPK Amankan Sejumlah Uang dalam OTT Bupati Langkat

Selain mengamankan Terbit Rencana dan sejumlah pihak lainnya tersebut, tim penindakan KPK juga mengamankan sejumlah uang dalam operasi senyap yang digelar di Langkat, Sumatera Utara.

Polisi Selidiki Rombongan Pesepeda 'Kuasai' Sudirman-Thamrin saat PPKM Level 3
Indonesia
Polisi Selidiki Rombongan Pesepeda 'Kuasai' Sudirman-Thamrin saat PPKM Level 3

Sebuah video viral di media sosial yang memperlihatkan pleton atau kelompok pesepeda yang diduga melintas di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat.

BPBD Perbanyak EWS Tanah Longsor di Bukit Menoreh
Indonesia
BPBD Perbanyak EWS Tanah Longsor di Bukit Menoreh

BPBD Kulon Progo berencana menambah alat sistem peringatan dini (early warning system/EWS) tanah longsor di kawasan Bukit Menoreh.

PKS Soroti Harga Pangan yang Kian Melambung
Indonesia
PKS Soroti Harga Pangan yang Kian Melambung

Menurutnya, persoalan kenaikan harga pangan bukan hanya persoalan Kementerian Pertanian.

Respons Istana Ada Wacana Tarik Rem Darurat Saat Kasus Omicron Meroket
Indonesia
Respons Istana Ada Wacana Tarik Rem Darurat Saat Kasus Omicron Meroket

Kesiapan pemerintah menghadapi Omicron telah lebih baik