KPK Terbuka Selidiki Guyuran Duit APBN Rp90 M untuk Influencer Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Foto: ANTARA

MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencermati anggaran pemerintah yang digelontorkan untuk Influencer media sosial. Lembaga antirasuah akan mendalami terlebih dahulu mengenai kebenaran atas anggaran untuk influencer tersebut.

"Kita sedang cermati ada tidaknya kebenaran tersedianya anggaran itu," kata Wakil Ketua KPK, Nawawi Pomolango saat dikonfirmasi, Senin (24/8).

Baca Juga:

Pakai Influencer Sosialisasikan Programnya, Pemerintah Dinilai Tak Percaya Diri

Sebelumnya, Indonesia Corruption Watch (ICW) mengugkapkan adanya anggaran negara sebesar Rp 90,45 miliar yang digelontorkan pemerintah untuk jasa influencer media sosial, dengan tujuan memengaruhi opini publik terkait kebijakan.

Secara total, ICW menyebut pemerintah telah menggelontorkan dana mencapai Rp 1,29 triliun hanya untuk aktivitas digital sejak 2014. Hal ini berdasarkan data yang dikumpulkan ICW pada 14 hingga 18 Agustus 2020. Salah satu metode yang dipakai ICW adalah menelusuri Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE).

Ilustrasi Influencer. FOTO/iStockphoto

Sebagai lembaga antikorupsi, kata Nawawi, KPK berkewajiban mencermati setiap isu pemberantasan korupsi yang menjadi pembicaraan publik. Termasuk mengenai guyuran dana negara untuk influencer. Namun, Nawawi mengingatkan cara kerja KPK dalam mengawasi isu tersebut tidak perlu disampaikan secara terbuka.

"Tentu saja cara kerja KPK menyikapi informasi tersebut tidak harus disampaikan secara terbuka," ujarnya.

Nawawi menegaskan, KPK memiliki sejumlah kewenangan yang diatur dalam Pasal 6 UU Nomor 19 Tahun 2019 Tentang KPK. Selain melakukan monitoring melalui kajian seperti yang dilakukan terkait pengelolaan BPJS, KPK juga dapat melakukan penyelidikan jika diduga terdapat penyimpangan.

"Bisa juga dalam bentuk penyelidikan," tutup Nawawi. (Pon)

Baca Juga:

Begini Kelemahan Sosialisasi Kebijakan Publik Oleh Buzzer

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Tiga PNS Terpapar COVID-19, Blok A Kantor Wali Kota Jakpus Ditutup
Indonesia
Tiga PNS Terpapar COVID-19, Blok A Kantor Wali Kota Jakpus Ditutup

Selama penghentian kegiatan, area kerja disemprot dengan disinfektan menyesuaikan kapasitas ruangan

Kebakaran Taman Sari Jakarta Barat Hanguskan 112 Rumah
Indonesia
Kebakaran Taman Sari Jakarta Barat Hanguskan 112 Rumah

Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa ini dan penyebab pasti kebakaran juga belum diketahui. Namun dugaan awal penyebab kebakaran akibat arus pendek (korsleting) listrik.

Alat Deteksi COVID-19 GeNose Digunakan Serentak di Stasiun Senen dan Yogyakarta 5 Februari
Indonesia
Alat Deteksi COVID-19 GeNose Digunakan Serentak di Stasiun Senen dan Yogyakarta 5 Februari

GeNose C19 adalah alat yang meniru cara kerja hidung manusia

Massa Makin Beringas, Kericuhan Meluas hingga Tugu Tani dan Menteng
Indonesia
Massa Makin Beringas, Kericuhan Meluas hingga Tugu Tani dan Menteng

Massa yang terdorong dari Thamrin, merembet hingga ke sejumlah penjuru.

Berkas Perkara Tiga Tersangka Kasus Djoko Tjandra Setebal 5 Ribu Halaman
Indonesia
Berkas Perkara Tiga Tersangka Kasus Djoko Tjandra Setebal 5 Ribu Halaman

“Total berkas ketiga tersangka setebal 5.984 lembar,” imbuhnya.

Wagub DKI Ceritakan Kedekatan Betawi dengan Warga Tionghoa di Masa Lalu
Indonesia
Wagub DKI Ceritakan Kedekatan Betawi dengan Warga Tionghoa di Masa Lalu

Interaksi antara warga Tionghoa dan masyarakat Betawi sudah berlangsung sejak masih nusantara.

Personel Pengejar Kelompok Ali Kolera Poso Segera Diganti
Indonesia
Personel Pengejar Kelompok Ali Kolera Poso Segera Diganti

Dari data pihak kepolisian, saat ini anggota kelompok MIT Poso masih tersisa sembilan orang.

PAN: Wajar Presiden Marah, Kinerja Menterinya Belum Ada yang Memuaskan
Indonesia
PAN: Wajar Presiden Marah, Kinerja Menterinya Belum Ada yang Memuaskan

Kinerja para menteri belum ada yang memuaskan, bahkan jauh di bawah harapan.

 Pekan Suci Paskah, 105 Personel Gabungan TNI/Polri Diturunkan Jaga Katedral Jakarta
Indonesia
Pekan Suci Paskah, 105 Personel Gabungan TNI/Polri Diturunkan Jaga Katedral Jakarta

Anggota yang diturunkan terdiri dari Brimob, Gegana, Polres Metro Jakarta Pusat hingga K9

India dan Korea Selatan Siapkan Pasukan Bantu Pencarian KRI Nanggala 402
Indonesia
India dan Korea Selatan Siapkan Pasukan Bantu Pencarian KRI Nanggala 402

Menhan Prabowo Subianto memastikan proses pencarian kapal selam KRI Nanggala 402 yang hilang kontak di perairan bagian utara Bali terus dilakukan secara intensif.