KPK Telusuri Sumber Suap dan Gratifikasi Gubernur Kepri Gubernur Kepri Nurdin Basirun ditetapkan sebagai tersangka kasus suap (Foto: Antaranews)

MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sedang menelusuri sumber uang yang diterima Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Nurdin Basirun. Uang itu diduga berkaitan dengan suap dan gratifikasi atas sejumlah proyek di Pemerintah Provinsi Kepri.

"Kami telusuri lebih lanjut karena kami juga menyita sejumlah uang dalam berbagai bentuk valuta asing," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Rabu (24/7).

Baca Juga: Saat Geledah Rumah Gubernur Kepri, KPK Temukan Uang Miliaran Berserakan

Lembaga antirasuah sebelumnya telah menyita sejumlah uang yang terdiri dari tujuh mata uang yang berbeda dengan rincian Rp3,5 miliar, US$33.200 dan Sin$134.711, Sin$6.000, Sin$43.942, US$ 5.303, EUR5, RM407, Riyal 500, dan Rp132.610.000.

"Diduga sumber-sumber uang itu adalah terkait dengan kewenangan gubernur salah satunya tentang perizinan di lingkungan tersebut," ujar Febri.

Gubernur Kepri Nurdin Basirun saat tiba di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (11/7) (Foto: antaranews)

Penyidik telah mengagendakan pemeriksaan delapan saksi dalam kasus ini, Rabu, 24 Juli 2019. Mereka yang diperiksa terdiri dari unsur pejabat Pemrpov Riau dan pihak swasta.

"Akan dilakukan pemeriksaan besok, direncanakan ada 8 saksi akan diperiksa di sana di Kepulauan Riau tentu saja informasi lebih lengkap baru bisa kami sampaikan besok," tandasnya.

Baca Juga: Bawa Sekardus Durian, Pejabat Pemprov Kepri Disergap KPK

KPK telah menetapkan empat orang sebagai tersangka kasus dugaan suap izin prinsip dan lokasi pemanfaatan laut, proyek reklamasi di wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil di Kepri. Keempatnya yakni, Gubernur Kepri, Nurdin Basirun; Kadis Kelautan dan Perikanan, Edy Sofyan; Kabid Perikanan Tangkap, Budi Hartono; serta pihak swasta, Abu Bakar.‎ Untuk Nurdin Basirun, KPK juga menjerat dengan pasal penerima gratifikasi. (Pon)

Kredit : ponco

Tags Artikel Ini

Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH