KPK Telisik Penunjukan Tigapilar Agro Utama sebagai Vendor Bansos COVID-19 Mantan Menteri Sosial Juliari P Batubara (baju hitam) saat menyerahkan bansos sembako kepada warga terdampak COVID-19. (ANTARA/HO.Humas Kemensos)

MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) rampung memeriksa staf PT Tigapilar Agro Utama, Imanuel Tarigan dalam kasus dugaan suap pengadaan bantuan sosial COVID-19 wilayah Jabodetabek pada Senin (4/1) kemarin.

Imanuel diperiksa sebagai saksi untuk melengkapi berkas penyidikan dengan tersangka mantan Menteri Sosial Juliari Peter Batubara.

Dalam pemeriksaan itu, penyidik menelisik proses penunjukkan para vendor atau rekanan Kementerian Sosial dalam pengadaan dan distribusi bantuan sosial COVID-19 untuk wilayah Jabodetabek.

Baca Juga:

Jokowi Perintahkan Gubernur Awasi Penyaluran Bansos Tunai

"Penyidik mendalami keterangan saksi terkait proses awal PT TAU (Tigapilar Agro Utama) terpilih sebagai salah satu penyedia (distributor) bansos di Kemensos untuk wilayah Jabodetabek tahun 2020," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Selasa (5/1).

Pada Senin (28/12) lalu, penyidik telah memeriksa Nuzulia Hamzah Nasution, broker PT Tiga Pilar.

Nuzulia diperiksa sebagai saksi untuk melengkapi berkas penyidikan Juliari.

Dalam pemeriksaan itu, penyidik mencecar Nuzulia seputar proses dan pelaksanaan pengadaan paket bansos pada Kemensos tahun 2020, khususnya untuk wilayah Jabodetabek.

Mensos Juliari P. Batubara pakai baju tahanan KPK. (Foto: Antara).
Mensos Juliari P. Batubara pakai baju tahanan KPK. (Foto: Antara).

Kemudian pada Selasa (29/12), penyidik juga memeriksa Direktur PT Bumi Pangan Digdaya Achmad Gamaludin Moeksin alias Agam.

PT Bumi Pangan Digdaya menjadi salah satu rekanan Kemensos yang mendapat kuota besar dalam pengadaan bansos COVID-19 untuk wilayah Jabodetabek. PT Bumi Pangan Digdaya tercatat mendapat kuota sebanyak 811.355 paket bansos.

Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan Juliari P Batubara serta dua Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Matheus Joko Santoso dan Adi Wahyono sebagai tersangka. Ketiganya diduga sebagai pihak penerima suap.

Baca Juga:

Kasus Bansos, KPK Garap Staf PT. Tiga Pilar Agro Utama

KPK juga menetapkan dua pihak swasta sebagai tersangka yakni Ardian IM dan Harry Sidabuke yang diduga sebagai pemberi suap.

Juliari bersama Adi dan Matheus diduga menerima suap senilai sekitar Rp17 miliar dari Ardian dan Harry selaku rekanan Kemensos dalam pengadaan paket bansos untuk wilayah Jabodetabek tahun 2020. (Pon)

Baca Juga:

Ketua DPD Minta Senator Ikut Awasi Penyaluran Bansos Tunai di 2021

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kasatgas Penyelidik KPK Sebut Hanya Firli Bahuri yang Getol Dorong TWK
Indonesia
Kasatgas Penyelidik KPK Sebut Hanya Firli Bahuri yang Getol Dorong TWK

Menurut dia, hanya Ketua KPK Firli Bahuri yang yang getol mendorong Tes Wawasan Kebangsaan (TWK).

Mensos Risma Serahkan Bantuan Senilai Rp200 Juta untuk Korban Banjir Bekasi
Indonesia
Mensos Risma Serahkan Bantuan Senilai Rp200 Juta untuk Korban Banjir Bekasi

Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini menyerahkan bantuan senilai lebih dari Rp200 juta untuk korban banjir di Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, Senin (22/2).

Cuaca Sepanjang Hari Ini Diperkirakan Cerah Berawan
Indonesia
Cuaca Sepanjang Hari Ini Diperkirakan Cerah Berawan

Kemudian di Jakarta Barat kisaran 23-30 derajat Celsius dan Kepulauan Seribu kisaran 27-28 derajat Celsius

[HOAKS atau FAKTA]: Vaksinasi Corona Bikin Badan Dipasangi Barcode
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Vaksinasi Corona Bikin Badan Dipasangi Barcode

Barcode bukan dipasang pada badan manusia tetapi pada botol vaksin COVID-19 yang berfungsi untuk pendataan masyarakat

KPK Tetapkan Dodi Reza Alex Noerdin sebagai Tersangka Kasus Suap
Indonesia
KPK Tetapkan Dodi Reza Alex Noerdin sebagai Tersangka Kasus Suap

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Musi Banyuasin, Sumatra Selatan (Sumsel), Dodi Reza Alex Noerdin sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait pengadaan infrastruktur di Musi Banyuasin.

Polisi Selidiki Dugaan Pidana di Balik Kemunculan Kekaisaran Sunda Nusantara
Indonesia
Polisi Selidiki Dugaan Pidana di Balik Kemunculan Kekaisaran Sunda Nusantara

Polda Metro Jaya tengah menyelidiki adanya unsur pidana di balik kemunculan kelompok Kekaisaran Sunda Nusantara.

Update COVID-19 DKI: Total Kasus Sembuh Sebanyak 389.445 Orang
Indonesia
Update COVID-19 DKI: Total Kasus Sembuh Sebanyak 389.445 Orang

Dengan positivity rate 9,4 persen, penambahan kasus positif hari ini mencapai 884 jiwa.

Museum Anti-COVID-19 Wuhan Dikunjungi 3.000 Orang Per Hari
Dunia
Museum Anti-COVID-19 Wuhan Dikunjungi 3.000 Orang Per Hari

Kota Wuhan, Tiongkok, memiliki museum anti-COVID-19 yang dikunjungi sekitar 3.000 orang per hari.

Pemerintah Diminta Jamin Keamanan Data Sebelum Pedulilindungi Jadi Alat Pembayaran Digital
Indonesia
Pemerintah Diminta Jamin Keamanan Data Sebelum Pedulilindungi Jadi Alat Pembayaran Digital

Mestinya negara memfasilitasi warga yang ‘tidak bisa’ menggunakan smartphone