KPK Tak Ajukan Banding Vonis Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah Sidang pembacaan vonis terhadap Gubernur Sulawesi Selatan nonaktif Nurdin Abdullah yang mengikuti sidang dari Gedung KPK, Jakarta di Pengadilan Negeri Makassar, Sulawesi Selatan pada Senin (29/11). A

MerahPutih.com - Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Makassar menjatuhkan hukuman 5 tahun pidana penjara dan denda Rp 500 juta subsider 4 bulan kurungan terhadap Gubernur nonaktif Sulawesi Selatan (Sulsel) Nurdin Abdullah.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memutuskan tak mengajukan banding atas vonis tersebut. Hal ini lantaran majelis hakim telah mengamini analisis hukum tim jaksa KPK.

Baca Juga

Tatapan Kosong Gubernur Sulsel Nonaktif Nurdin Abdullah setelah Divonis 5 Tahun Penjara

"Sehingga KPK memutuskan tidak mengajukan upaya hukum atas putusan Terdakwa Nurdin Abdullah dan Edy Rahmat," kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri dalam keterangannya, Selasa (7/12).

Diketahui, selain pidana penjara, majelis hakim juga menjatuhkan pidana tambahan terhadap Nurdin berupa kewajiban membayar uang pengganti sebesar Rp 2,18 miliar dan SGD 350.000 subsider 10 bulan pidana. Hakim juga mencabut hak politik selama 3 tahun setelah Nurdin menjalani pidana pokok.

Hakim menyatakan, Nurdin Abdullah telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah bersama-sama dengan Edy Rahmat menerima suap dan gratifiasi terkait sejumlah proyek di lingkungan Pemprov Sulsel secara berlanjut. Sementara Edy Rahmat divonis 4 tahun dan denda Rp 200 juta.

Baca Juga

KPK Siap Hadirkan 30 Saksi di Lanjutan Sidang Nurdin Abdullah

Dengan demikian, perkara Nurdin dan Edy telah berkekuatan hukum tetap. Hal ini lantaran Nurdin dan Edy telah menerima putusan tersebut dengan tidak mengajukan banding.

"Informasi yang kami terima, kedua terdakwa dimaksud telah menerima putusan tersebut. Dengan demikian, perkara atas nama terdakwa Nurdin Abdullah dan Edy Rahmat saat ini telah berkekuatan hukum tetap," ujarnya.

Ali menambahkan, jaksa eksekutor KPK akan melaksanakan putusan Pengadilan Tipikor Makassar tersebut. Salah satunya dengan menjebloskan Nurdin dan Edy ke lembaga pemasyarakatan untuk menjalani hukuman pidana.

"Perkembangan pelaksanaan putusan akan kami informasikan lebih lanjut," tutup dia. (Pon)

Baca Juga

Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah Dituntut 6 Tahun Bui

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Varian Baru COVID-19 Muncul, Masyarakat Diminta tidak Panik tapi Tetap Waspada
Indonesia
Varian Baru COVID-19 Muncul, Masyarakat Diminta tidak Panik tapi Tetap Waspada

anggota Komisi IX DPR RI, Rahmad Handoyo mengimbau agar masyarakat tak perlu panik atas munculnya varian baru tersebut.

Dua Jurnalis Tewas Diberondong Orang Tak Dikenal di  Meksiko
Dunia
Dua Jurnalis Tewas Diberondong Orang Tak Dikenal di Meksiko

Dua jurnalis Meksiko tewas di negara bagian timur Veracruz pada Senin (9/5).

Sekber Gerindra-PKB Bakal Diresmikan Akhir Tahun
Indonesia
Sekber Gerindra-PKB Bakal Diresmikan Akhir Tahun

Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KIR) segera meresmikan Kantor Sekretariat Bersama (Sekber).

Timnas Indonesia U-19 Libas Filipina 5-1 di Piala AFF 2022, Rabbani Tasnim Hat-trick
Indonesia
Timnas Indonesia U-19 Libas Filipina 5-1 di Piala AFF 2022, Rabbani Tasnim Hat-trick

Garuda Muda berhasil melibas Filipina dengan skor 5-1 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jumat (8/7) malam.

Obligor Sjamsul Nursalim Bayar Utang BLBI Rp 367,72 Miliar
Indonesia
Obligor Sjamsul Nursalim Bayar Utang BLBI Rp 367,72 Miliar

Satgas ini dibentuk dalam rangka penanganan dan pemulihan hak negara berupa hak tagih negara atas sisa piutang negara dari dana BLBI Rp 110 Triliun.

Menlu Serukan Krisis Rohingya Harus Terus Jadi Perhatian Publik Internasional
Indonesia
Menlu Serukan Krisis Rohingya Harus Terus Jadi Perhatian Publik Internasional

Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi mengatakan bahwa krisis Rohingya perlu terus menjadi perhatian publik internasional.

[HOAKS atau FAKTA]: Kalah di Piala Dunia, Bus Timnas Brasil Dilempari Batu
Lainnya
[HOAKS atau FAKTA]: Kalah di Piala Dunia, Bus Timnas Brasil Dilempari Batu

Bus yang diyakini membawa Presiden Brasil saat itu, Lula da Silva, di negara bagian ParanĂ¡, Brasil selatan, bukan pemain timnas Brasil.

Tahapan Verifikasi Ulang Partai Amien Rais Agar Bisa Tarung di Pemilu 2024
Indonesia
Tahapan Verifikasi Ulang Partai Amien Rais Agar Bisa Tarung di Pemilu 2024

Verifikasi ulang yang dilakukan oleh KPU RI terhadap Partai Ummat itu merupakan hasil kesepakatan dari pelaksanaan dua kali mediasi.

[HOAKS atau FAKTA]: Raffi Ahmad Adakan Giveaway Uang dan Motor
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Raffi Ahmad Adakan Giveaway Uang dan Motor

Beredar informasi berupa sebuah video di akun media sosial Facebook yang mengatasnamakan artis Raffi Ahmad mengadakan giveway.

Anggota TNI Dikabarkan Tertembak di Kantor Polisi Dekai Yahukimo
Indonesia
Anggota TNI Dikabarkan Tertembak di Kantor Polisi Dekai Yahukimo

Tim dari Propam Polda Papua sudah berangkat ke Dekai untuk menyelidiki kasus yang menyebabkan satu orang tentara TNI AD di sana luka tembak di bagian pahanya.