KPK Tahan Mantan Kepala Pajak Bantaeng Wawan Ridwan Terkait Kasus Suap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan mantan Kepala Pajak Bantaeng Wawan Ridwan, Kamis (11/11). Foto: MP/Ponco

MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan mantan Kepala Pajak Bantaeng Wawan Ridwan, Kamis (11/11).

Wawan merupakan tersangka baru kasus dugaan suap pemeriksaan pajak di Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan (DJP Kemenkeu).

Baca Juga

KPK Tetapkan Dua Tersangka Baru Terkait Kasus Suap Pajak

"Tim penyidik melakukan upaya paksa penahanan pertama untuk 20 hari ke depan terhitung mulai 11 November 2021 sampai dengan 30 November 2021," kata Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron dalam jumpa pers di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (11/11)

Wawan yang kini menjabat Kepala Bidang Pendaftaran, Ekstensifikasi dan Penilaian Kanwil DJP Sulawesi Selatan, Barat, dan Tenggara (Sulselbrata) sebelumnya ditangkap tim KPK di Sulsel

Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron di Gedung KPK Jakarta, Kamis (5/8/2021). ANTARA/HO-Humas KPK
Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron di Gedung KPK Jakarta, Kamis (5/8/2021). ANTARA/HO-Humas KPK

Ghufron menerangkan, langkah penangkapan dan penahanan ini dilakukan lantaran Wawan tidak kooperatif.

Wawan ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) cabang Pomdam Jaya Guntur. Sebelum ditahan, dia akan menjalani isolasi mandiri selama 14 hari terlebih dahulu.

"Agar tetap mengantisipasi penyebaran COVID-19 di lingkungan rutan KPK," ujar Ghufron.

Selain Wawan, KPK juga menetapkan Fungsional Pemeriksa Pajak pada Kanwil DJP Jawa Barat II Alfred Simanjuntak dalam kasus ini. Namun, Alfred tidak ditangkap maupun ditahan KPK. (Pon)

Baca Juga

Kasus Pidana Perbankan Dirut Bosowa Corporindo di Bareskrim Berujung Damai

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
[HOAKS atau FAKTA]: Koruptor di Korea Utara Dibuang ke Kandang Buaya
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Koruptor di Korea Utara Dibuang ke Kandang Buaya

terdapat narasi “Hukuman mati bagi koruptor uang negara di Korea Utara. di bawah ada kandang buaya” dan “Presiden Korea Utara menggandeng pejabatnya yang terlibat korupsi.”

Jadi Presidensi G20, Jokowi Sedih Masih Ada WNI Minder Ketemu Bule
Indonesia
Jadi Presidensi G20, Jokowi Sedih Masih Ada WNI Minder Ketemu Bule

Indonesia harus membangun rasa percaya diri dan optimistis

Oknum Notaris Terlibat Mafia Tanah Rugikan Keluarga Nirina Zubir Serahkan Diri
Indonesia
Oknum Notaris Terlibat Mafia Tanah Rugikan Keluarga Nirina Zubir Serahkan Diri

Tersangka berinisial ER yang merupakan oknum Notaris dan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) akhirnya datang ke Polda Metro Jaya untuk menyerahkan diri.

DPR Terus Suarakan Penolakan Penggunaan Tes PCR untuk Syarat Penerbangan
Indonesia
DPR Terus Suarakan Penolakan Penggunaan Tes PCR untuk Syarat Penerbangan

Pemerintah diminta membatalkan Surat Edaran Nomor 88 Tahun 2021 yang mewajibkan hasil tes PCR sebagai syarat penerbangan domestik.

KA Lokal Pangrango Bogor- Sukabumi Kembali Beroperasi Besok, Ini Jadwalnya
Indonesia
KA Lokal Pangrango Bogor- Sukabumi Kembali Beroperasi Besok, Ini Jadwalnya

Kereta Api (KA) Lokal Pangrango Bogor-Sukabumi kembali beroperasi melayani masyarakat yang akan berpergian, mulai Minggu 10 April 2022 besok. KA Lokal ini sempat rehat sejenak untuk dilakukan pembangunan jalur ganda, revitalisasi stasiun dan persinyalan.

Indonesia Butuh  17,5 Juta Ahli Digital Sampai Tahun 2035
Indonesia
Indonesia Butuh 17,5 Juta Ahli Digital Sampai Tahun 2035

Menteri BUMN terus mendorong generasi muda memiliki perusahaan-perusahaan besar yang menjadi unicorn-unicorn baru.

Pola Konsumsi BBM di Jateng dan Yogyakarta Berubah Selama Libur Nataru 2022
Indonesia
Pola Konsumsi BBM di Jateng dan Yogyakarta Berubah Selama Libur Nataru 2022

PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah, mencatat terjadi perubahan pola konsumsi BBM di Yogyakarta dan Jawa tengah selama masa satuan tugas (Satgas) libur Natal dan Tahun baru 2022 lalu.

Petugas PT KAI Amankan Belasan Remaja Yang Melempari Kereta di Sukoharjo
Indonesia
Petugas PT KAI Amankan Belasan Remaja Yang Melempari Kereta di Sukoharjo

Petugas PT KAI Daop 6 Yogyakarta mengamankan sebanyak 14 remaja yang melakukan pelemparan pada kereta api saat melintas di wilayah antar Stasiun Purwosari Solo- Stasiun Gawok Sukoharjo.

196 Keluarga Terdampak Angin Puting Beliung di Depok
Indonesia
196 Keluarga Terdampak Angin Puting Beliung di Depok

Sebanyak 196 kepala keluarga dari enam kecamatan di Kota Depok terdampak musibah angin puting beliung akibat hujan deras pada Selasa kemarin.

Indonesia Bisa Upayakan Mediasi Damai Rusia-Ukraina di G20
Indonesia
Indonesia Bisa Upayakan Mediasi Damai Rusia-Ukraina di G20

presidensi Indonesia di Forum G20 memiliki peran penting untuk memediasi perdamaian antara Rusia dan Ukraina.