KPK Tahan Eks Wapres PT Wasco Terkait Kasus Korupsi Jalan di Bengkalis Logo KPK. (Antara/Benardy Ferdiansyah)

MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan eks Wakil Presiden PT Widya Sapta Colas (Wasco) Victor Sitorus di Rutan KPK Kavling C1 atau gedung KPK, Senin (5/12).

Victor merupakan tersangka kasus dugaan korupsi pada proyek "multiyears" untuk pembangunan Jalan Lingkar Barat Duri Kabupaten Bengkalis, Riau, Tahun Anggaran 2013-2015.

Baca Juga

KPK Tahan Tiga Tersangka Dugaan Korupsi Jalan di Kabupaten Bengkalis

"Dalam rangka kebutuhan proses penyidikan, tim penyidik menahan tersangka VS untuk 20 hari pertama terhitung mulai 5 Desember 2022-24 Desember 2022," ucap Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Karyoto saat jumpa pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (5/12).

Sebelumnya pada Januari 2020, VS bersama sembilan orang lainnya telah ditetapkan sebagai tersangka dalam pengembangan kasus dugaan korupsi proyek jalan di Kabupaten Bangkalis tersebut.

Pertama, pada proyek peningkatan proyek peningkatan Jalan Lingkar Bukit Batu-Siak kecil (multiyears) di Kabupaten Bengkalis Tahun Anggaran 2013-2015 dengan nilai kerugian sekitar Rp156 miliar, KPK menetapkan tiga tersangka, yakni pejabat pembuat komitmen (PPK) atau mantan Sekretaris Daerah Kota Dumai dan Kepala Dinas PU Kabupaten Bengkalis 2013-2015 M. Nasir (MNS) serta dua orang kontraktor Handoko Setiono (HS) dan Melia Boentaran (MB).

Baca Juga

Bupati Bengkalis Amril Mukminin Dituntut 6 Tahun Penjara

Kemudian kedua, terkait proyek peningkatan jalan lingkar Pulau Bengkalis (multiyears) Tahun Anggaran 2013-2015 dengan nilai kerugian sekitar Rp126 miliar. Adapun yang menjadi tersangka M. Nasir (MNS), Tirtha Adhi Kazmi (TAK) selaku PPTK serta empat kontraktor masing-masing I Ketut Surbawa (IKS) Petrus Edy Susanto (PES), Didiet Hadianto (DH), dan Firjan Taufa (FT).

Selanjutnya ketiga, proyek pembangunan Jalan Lingkar Barat Duri (multiyears) Tahun Anggaran 2013-2015 dengan nilai kerugian sekitar Rp 152 miliar. KPK menetapkan M. Nasir (MNS) dan Victor Sitorus (VS).

Terakhir, proyek pembangunan Jalan Lingkar Timur Duri (multiyears) Tahun Anggaran 2013-2015 dengan nilai kerugian sekitar Rp41 miliar. M. Nasir (MNS) dan Suryadi Halim alias Tando (SH) selaku kontraktor ditetapkan sebagai tersangka dalam proyek tersebut.

Terhadap 10 orang tersebut disangkakan melanggar Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. (*)

Baca Juga

KPK Tahan Bos Arta Niaga Nusantara Terkait Kasus Korupsi Jalan di Bengkalis

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Polisi Harus Bongkar Jual Beli Senjata di Balik Penembakan Aparat Dishub di Makassar
Indonesia
Polisi Harus Bongkar Jual Beli Senjata di Balik Penembakan Aparat Dishub di Makassar

Fakta baru terungkap dalam kasus penembakan pegawai Dishub Kota Makassar Najanuddin Sewang.

Menkes Klaim Kasus Gangguan Ginjal Akut Turun Drastis
Indonesia
Menkes Klaim Kasus Gangguan Ginjal Akut Turun Drastis

Kasus gagal ginjal akut sudah menurun drastis sejak pemerintah menghentikan sementara penggunaan obat sirop untuk pengobatan anak.

Surya Paloh Sebut Jokowi Tak Akan Lagi Rombak Kabinet
Indonesia
Surya Paloh Sebut Jokowi Tak Akan Lagi Rombak Kabinet

Presiden Joko Widodo tak bakal melakukan reshuffle kabinet lagi dalam waktu dekat.

Pantau Pos Pelayanan Mudik di Solo, Kapolda Jateng Prediksi Arus Balik Terjadi pada 6 Mei
Indonesia
Pantau Pos Pelayanan Mudik di Solo, Kapolda Jateng Prediksi Arus Balik Terjadi pada 6 Mei

Puncak arus balik mudik di Solo diprediksi akan terjadi pada 6 Mei. Hal tersebut diungkapkan Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi, yang tengah melakukan peninjauan pos pelayanan terpadu di Benteng Vastenburg Solo, Minggu (1/5) malam.

Jokowi Tinjau Harga Bahan Pokok di Pasar Badung Bali
Indonesia
Jokowi Tinjau Harga Bahan Pokok di Pasar Badung Bali

Presiden Joko Widodo blusukan meninjau dan membagikan bantuan kepada masyarakat dan para pedagang di Pasar Badung, kota Denpasar, Bali, Kamis pagi.

Partai Buruh Desak Pembahasan Ulang Metode Verifikasi Faktual
Indonesia
Partai Buruh Desak Pembahasan Ulang Metode Verifikasi Faktual

Pihaknya berharap setiap partai politik diperlakukan sama dalam proses pendaftaran, verifikasi dan penetapan parpol calon peserta Pemilu 2024.

Langkah Terbaru Komnas HAM Bongkar Perkara Penembakan Brigadir J
Indonesia
Langkah Terbaru Komnas HAM Bongkar Perkara Penembakan Brigadir J

Terkini, Komnas HAM akan melakukan uji balistik guna mengetahui secara pasti penyebab kematian Brigadir J.

Kinerja Pemerintah di Sektor Pertanian Diapresiasi FAO
Indonesia
Kinerja Pemerintah di Sektor Pertanian Diapresiasi FAO

Kerja pemerintah Indonesia di bidang pertanian dinilai sukses mempertahankan produktivitas sehingga Indonesia mampu bertahan dari terpaan krisis global yang melanda seluruh dunia.

Anggota Polisi Korban Ledakan Bahan Petasan di Aspol Koma
Indonesia
Anggota Polisi Korban Ledakan Bahan Petasan di Aspol Koma

Bahan pembuat petasan meledak dan melukai satu anggota Intelkam Polresta Surakarta Bripka Dirgantara Dipta (35), Minggu (25/9) lalu.

Ingat! Ganjil Genap di Jakarta Mulai 6 Juni Berlaku di 26 Ruas Jalan
Indonesia
Ingat! Ganjil Genap di Jakarta Mulai 6 Juni Berlaku di 26 Ruas Jalan

selama sepekan uji coba di 13 titik yang baru tidak ada penilangan kepada pelanggar. Sedangkan untuk lokasi ganjil genap yang lama tetap diberlakukan penindakan secara langsung