KPK Tahan Dodi Reza Alex Noerdin KPK tetapkan Bupati Banyuasin, Sumsel, Dodi Alex Noerdin sebagai tersangka kasus suap, Sabtu (16/10). Foto: MP/Ponco

MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) langsung menahan Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin, Sabtu (16/10).

Anak dari mantan Gubernur Sumatera Selatan, Alex Noerdin tersebut ditahan usai ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap pengadaan barang dan jasa infrastruktur di Musi Banyuasin.

Baca Juga

OTT Dodi Reza Alex Noerdin, KPK Amankan Uang Rp 1,77 Miliar

"Tim penyidik melakukan upaya paksa penahanan kepada para tersangka untuk 20 hari pertama, terhitung mulai tanggal 16 Oktober 2021 sampai dengan 4 November 2021," kata Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata dalam jumpa pers di Gedung KPK, Jakarta, Sabtu.

KPK juga menahan tiga tersangka lain dalam kasus ini. Ketiganya yakni Kadis PUPR Musi Banyuasin Herman Mayori, pejabat pembuat komitmen (PPK) Dinas PUPR Musi Banyuasin Eddi Umari, dan Direktur PT Selaras Simpati Nusantara Suhandy.

KPK memperlihatkan barang bukti suap Bupati Banyuasin, Sumsel, Dodi Alex Noerdin saat jumpa pers di Gedung KPK, Sabtu (16/10). Foto: MP/Ponco

Alex mengatakan mereka juga ditahan selama 20 hari pertama dihitung dari hari yang sama. Dodi ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) KPK cabang Kavling C1. Sementara, Herman Mayori ditahan di Rutan KPK cabang Pomdam Jaya Guntur.

"Eddi dan Suhandy ditahan di Rutan KPK cabang Gedung Merah Putih," ujar Alex.

Sebelum ditahan, mereka akan menjalani isolasi mandiri selama 14 hari. Isolasi mandiri dilakukan di rutan masing-masing.

"Untuk tetap menjaga dan terhindar dari penyebaran COVID-19 di lingkungan Rutan KPK," kata Alex. (Pon)

Baca Juga

KPK Tetapkan Dodi Reza Alex Noerdin sebagai Tersangka Kasus Suap

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
[Hoaks atau Fakta]: Israel Bersekutu Dengan ISIS
Lainnya
[Hoaks atau Fakta]: Israel Bersekutu Dengan ISIS

Wartawan yang mengkhususkan diri dalam urusan Israel di Petra Agency, Yahya Matalqa, telah menyatakan bahwa terjemahan yang dilampirkan pada video itu tidak benar.

Pencarian Korban Tanah Longsor Nganjuk Kembali Dilanjutkan
Indonesia
Pencarian Korban Tanah Longsor Nganjuk Kembali Dilanjutkan

Petugas gabungan dari BPBD Kabupaten Nganjuk, TNI/polri, serta relawan melanjutkan pencarian korban tanah longsor di Desa Ngetos yang belum ditemukan.

Polisi Bakal Hentikan Pengendara yang Merokok
Indonesia
Polisi Bakal Hentikan Pengendara yang Merokok

Pengemudi dilarang merokok dan melakukan aktivitas lain yang mengganggu konsentrasi

KBRI Tokyo Pantau Kondisi WNI Pasca Gempa Berpotensi Tsunami di Miyagi
Indonesia
KBRI Tokyo Pantau Kondisi WNI Pasca Gempa Berpotensi Tsunami di Miyagi

WNI yang bermukim di Jepang khususnya di Prefektur Miyagi agar segera melapor kepada KBRI Tokyo

Kabupaten Cirebon Terima 1,5 Juta Vaksin COVID-19
Indonesia
Kabupaten Cirebon Terima 1,5 Juta Vaksin COVID-19

Untuk pelaksanaan vaksinasi, diperkirakan akan dimulai pada Februari nanti. Saat ini, ujar Imron, vaksin tersebut belum tiba di Kota Udang.

Klon Sel Mamalia Vaksin Merah Putih Ditargetkan Diserahkan ke Industri Awal Tahun Depan
Indonesia
Klon Sel Mamalia Vaksin Merah Putih Ditargetkan Diserahkan ke Industri Awal Tahun Depan

Bio Farma mungkin juga akan menunggu hasil uji preklinis terlebih dahulu

[HOAKS atau FAKTA]: Beli Pulsa, Kuota dan Sembako Kena Pajak
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Beli Pulsa, Kuota dan Sembako Kena Pajak

Akun Facebook Wily Sinaga mengunggah foto (31/01/21) berisi narasi “Beli pulsa kena pajak, Beli kuota kena pajak, Beli sembako kena pajak, Apes… apes.”.

Ketua DPD Minta Penanganan Limbah Medis Tak Dianggap Sepele
Indonesia
Ketua DPD Minta Penanganan Limbah Medis Tak Dianggap Sepele

Limbah itu antara lain berupa pakaian medis, sarung tangan, face shield, Hazmat

Alex Noerdin Batal Ditahan di Rutan KPK, Ada Apa?
Indonesia
Alex Noerdin Batal Ditahan di Rutan KPK, Ada Apa?

Tersangka dugaan tindak pidana korupsi pembelian gas bumi oleh BUMD Perusahaan Daerah Pertambangan dan Energi (PDPDE) Sumsel periode 2010-2019, Alex Nurdin batal ditahan di Rutan Kelas I Cipinang Cabang Rutan KPK.

Politisi NasDem Desak Polisi Ungkap Serangan Siber ke Aktivis
Indonesia
Politisi NasDem Desak Polisi Ungkap Serangan Siber ke Aktivis

Kepolisian harus bisa memberi perlindungan hukum yang memadai kepada para aktivis serta polisi bisa menekan upaya intimidasi ataupun teror.