KPK Tahan Direktur Adonara Propertindo Terkait Kasus Korupsi Lahan DKI Direktur PT Adonara Propertindo Tommy Adrian (rompi oranye). Foto: Humas KPK

MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan Direktur PT Adonara Propertindo Tommy Adrian. Tommy merupakan tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan tanah di Munjul, Kelurahan Pondok Ranggon, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur.

"Tim penyidik melakukan upaya paksa penahanan pada tersangka TA selama 20 hari pertama terhitung mulai tanggal 14 Juni 2021 sampai dengan 3 Juli 2021 di Rutan KPK Gedung Merah Putih," kata Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar dalam jumpa pers di Gedung KPK, Jakarta, Senin (14/6).

Baca Juga

KPK Cecar Pihak Adonara Propertindo Soal Dokumen Kasus Korupsi Lahan DKI

Saat keluar dari gedung KPK, Tommy yang sudah mengenakan rompi oranye khas tahanan lembaga antirasuah dan tangan diborgol enggan berkomentar. Tommy memilih bungkam.

Untuk diketahui, KPK telah menetapkan tiga orang sebagai tersangka kasus pengadaan tanah di Munjul, Kelurahan Pondok Ranggon, Kecamatan Cipayung, Kota Jakarta Timur, Provinsi DKI Jakarta Tahun 2019.

Mereka yang ditetapkan sebagai tersangka, yaitu eks Dirut Perusahaan Umum Daerah Pembangunan Sarana Jaya Yoory Corneles Pinontoan dan dua petinggi PT Adonara Propertindo.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan Direktur PT Adonara Propertindo Tommy Adrian tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan tanah di Munjul, Kelurahan Pondok Ranggon, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur. Foto: Humas KPK

Dua orang itu yakni, Direktur PT Adonara Propertindo Tommy Adrian dan Wakil Direktur PT Adonara Propertindo Anja Runtunewe. KPK juga menetapkan PT Adonara Propertindo sebagai tersangka korporasi dalam kasus ini.

Dalam kasus ini, perusahaan Adonara Propertindo menjadi penyedia lahan untuk proyek Rumah DP 0 Rupiah milik Pemerintah DKI Jakarta lewat Sarana Jaya.

Melalui Tommy dan wakil Anja, Yoory Corneles mengatur pertemuan hingga sepakat membayar tanah yang ditawarkan Adonara tanpa melakukan kajian terhadap lahan tersebut.

Bahkan KPK yakin antara Yoory dengan pihak Adonara, sudah ada pembahasan sebelum proses negosiasi dilakukan.

Selanjutnya masih di waktu yang sama, juga langsung dilakukan pembayaran sebesar 50 persen atau sekitar sejumlah Rp108,9 miliar ke rekening bank milik Anja Runtunewe pada Bank DKI.

Selang beberapa waktu kemudian, atas perintah Yoory dilakukan pembayaran lagi kepada Anja Runtunewe sekitar sejumlah Rp43,5 miliar.

Atas perbuatan para tersangka tersebut, diduga telah mengakibatkan kerugian keuangan negara setidak-tidaknya sebesar sejumlah Rp 152,5 miliar. (Pon)

Baca Juga

Kasus Korupsi Lahan DKI, KPK Buka Peluang Periksa Anies Baswedan

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Jokowi Dengarkan Paparan Lima Program Tangani Masalah Akibat COVID-19
Indonesia
Rumah Ketua KPU Muna Dilempari Bom Molotov
Indonesia
Rumah Ketua KPU Muna Dilempari Bom Molotov

Rumah Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara, Kubais dilempari bom molotov oleh orang tidak dikenal.

Kasus Penembakan Pendeta Yeremia di Papua Masih Gelap
Indonesia
Kasus Penembakan Pendeta Yeremia di Papua Masih Gelap

Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) masih belum menetapkan tersangka tewasnya Pendeta Yeremia Zanambani.

Akhir Pelarian Buron Kakap Djoko Tjandra
Indonesia
Akhir Pelarian Buron Kakap Djoko Tjandra

Keberadaan Djoko Tjandra ini, memuat kepolisian tercoreng,

Kapolri Idham Azis Naikkan Pangkat Ribuan Anak Buahnya
Indonesia
Kapolri Idham Azis Naikkan Pangkat Ribuan Anak Buahnya

"Yang dinaikan pangkatnya sebanyak 44.884 personel dari Satker Mabes Polri dan Polda jajaran," kata Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono

Setelah Dibuang, Masker Punya Potensi Menyebarkan Virus
Indonesia
Setelah Dibuang, Masker Punya Potensi Menyebarkan Virus

Untuk itu, harus ada fasilitas tempat sampah yang khusus untuk membuang masker bedah atau medis

Selandia Baru Beri Sanksi Bagi Petinggi Militer Myanmar
Dunia
Selandia Baru Beri Sanksi Bagi Petinggi Militer Myanmar

Selandia Baru akan memastikan program-program bantuannya tidak melibatkan dan menguntungkan pemerintah junta militer Myanmar.

Bareskrim Bongkar Sindikat Penipuan Obligasi Dragon Rugikan Ratusan Korban
Indonesia
Bareskrim Bongkar Sindikat Penipuan Obligasi Dragon Rugikan Ratusan Korban

Bareskrim Polri menangkap tersangka berinisial AM dan JM terkait kasus dugaan tindak pidana penipuan investasi, penggelapan mata uang, serta pencucian uang sebesar Rp 36 miliar.

Mantan Menteri Penerangan Era Soeharto Harmoko Meninggal Dunia
Indonesia
Mantan Menteri Penerangan Era Soeharto Harmoko Meninggal Dunia

Harmoko meninggal di RSPAD Gatot Soebroto

Sentra Vaksin COVID-19 di Taman Dewi Sartika dan Tegallega Bandung Segera Diaktifkan
Indonesia
Sentra Vaksin COVID-19 di Taman Dewi Sartika dan Tegallega Bandung Segera Diaktifkan

Di Kota Bandung, terdapat dua Sentra Vaksinasi yang akan segera diaktifkan, yaitu di Taman Dewi Sartika dan Lapangan Tegallega.