KPK Tahan 2 Tersangka Korupsi Proyek Bakamla Deputi Penindakan KPK Karyoto. (Humas KPK)

MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memutuskan menahan dua tersangka kasus dugaan korupsi proyek Backbone Coastal Surveillance System di Badan Keamanan Laut (Bakamla) tahun 2016.

Kedua tersangka itu yakni, Ketua Unit Layanan Pengadaan (ULP) Bakamla, Leni Marlena dan Anggota ULP Bakamla, Juli Amar Ma'ruf.

Baca Juga

Kasus Bakamla, Bos PT CMIT Divonis 5 Tahun Penjara

Lenin dan Juli telah ditetapkan sebagai tersangka yang diumumkan pada bulan Juli 2019. Keduanya ditahan usai diperiksa sebagai tersangka.

"KPK akan menahan Leni Marlena dan Juli Amar Ma’ruf)," kata Deputi Penindakan KPK, Karyoto dalam jumpa pers di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (1/12).

Komisi
Gedung KPK. Foto: ANTARA

Karyoto mengatakan, kedua tersangka ditahan di rumah tahanan berbeda untuk 20 hari pertama hingga 20 Desember 2020.

Leni ditahan di Rutan Gedung Merah Putih KPK, sementara Juli ditahan di Rutan Pomdam Jaya Guntur.

"Sebagai protokol kesehatan untuk pencegahan COVID-19, maka tahanan akan terlebih dulu dilakukan isolasi mandiri selama 14 hari di Rutan cabang KPK pada Gedung ACLC KPK di Kavling C1," ujar Karyoto. (Pon)

Baca Juga

Kasus Bakamla, Dirut PT CMIT Dituntut 7 Tahun Penjara

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kasus Corona Turun, RS Rujukan di Solo Bongkar Kamar Isolasi Jadi Ruang Pasien Umum
Indonesia
Kasus Corona Turun, RS Rujukan di Solo Bongkar Kamar Isolasi Jadi Ruang Pasien Umum

Sejumlah rumah sakit rujukan pasien COVID-19 di Solo, Jawa Tengah mulai membongkar ruang isolasi menjadi kamar perawatan bagi pasien umum.

Bajo Penantang Gibran di Pilkada Solo Digoyang Isu Tanda Tangan Palsu
Indonesia
Bajo Penantang Gibran di Pilkada Solo Digoyang Isu Tanda Tangan Palsu

Kalau laporan ke Bawaslu benar, pasangan Bajo terancam didiskualifikasi dan pidana.

Djoko Tjandra Berikan 20 Ribu Dollar AS Demi Muluskan Surat Jalan dan Hapus Red Notice
Indonesia
Djoko Tjandra Berikan 20 Ribu Dollar AS Demi Muluskan Surat Jalan dan Hapus Red Notice

Uang itu diduga berhubungan dengan mantan Kadiv Hubinter Polri Irjen Napoleon Bonaparte yang kini jadi tersangka. Hal itu diketahui dari gelar perkara hari ini.

Penyidik Kejagung 'Gamang' soal Rencana Periksa Pihak MA dalam Perkara Jaksa Pinangki
Indonesia
Penyidik Kejagung 'Gamang' soal Rencana Periksa Pihak MA dalam Perkara Jaksa Pinangki

Pemanggilan bakal dilakukan jika keterangan saksi dan bukti mengarah pada keterlibatan pihak MA.

Jokowi Singgung Listrik KPK Padam di Peringatan Hari Antikorupsi
Indonesia
Jokowi Singgung Listrik KPK Padam di Peringatan Hari Antikorupsi

Saat kejadian itu Ketua KPK Firli Bahuri tengah menyampaikan pidato pembuka.

Aktivitas Merapi Mulai Menurun, Ratusan Pengungsi Asal Klaten Dipulangkan
Indonesia
Aktivitas Merapi Mulai Menurun, Ratusan Pengungsi Asal Klaten Dipulangkan

"Warga memilih pulang dengan alasan karena terlalu lama tinggal di tempat pengungsian. Kami bisa memahami itu supaya warga tidak jenuh," ujar Anwar.

Benyamin-Pilar Unggul Sementara, Ini Perintah Airin kepada Relawan
Indonesia
Benyamin-Pilar Unggul Sementara, Ini Perintah Airin kepada Relawan

"Terus mengawal, dan menjaga surat suara dari TPS hingga tingkat kecamatan dan kota," kata Airin

Pengerjaan Underpass Senen Sudah 88 Persen, Tahun Depan Warga Bisa Pakai
Indonesia
Pengerjaan Underpass Senen Sudah 88 Persen, Tahun Depan Warga Bisa Pakai

Pengerjaan proyek Underpass Senen Extension Kecamatan Senen, Jakarta Pusat kini sudah 88 persen.

Bio Farma Siapkan 3 Juta Dosis Vaksin COVID-19 untuk Tenaga Medis
Indonesia
Bio Farma Siapkan 3 Juta Dosis Vaksin COVID-19 untuk Tenaga Medis

Induk holding BUMN farmasi yang berpusat di Bandung, Bio Farma akan persiapkan 3 juta dosis COVID-19 dari Sinovac, Tiongkok.

Munarman Dipolisikan Barisan Kiai Terkait Dugaan Penghasutan
Indonesia
Munarman Dipolisikan Barisan Kiai Terkait Dugaan Penghasutan

Sekretaris Umum Front Pembela Islam (FPI) Munarman dilaporkan ke Polda Metro Jaya terkait dugaan penghasutan.