KPK Sita Kartu ATM Terkait Dugaan Korupsi Menteri Edhy Prabowo Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo (ke-2 dari kanan) dalam kunjungan kerja ke AS untuk kerjasama antara KKP dengan Oceanic Institute of Hawaii Pacific University. (IG: edhy.prabowo)

MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) turut menyita kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM) saat penangkapan Menteri Kelautan dan Perikanan Gatot Edhy Prabowo, Selasa (24/11). Operasi penangkapan dilakukan mulai pukul 23.18 WIB hingga Rabu (25/11) 01.30 WIB.

"Turut diamankan sejumlah barang di antaranya kartu Debit ATM yang diduga terkait dengan tindak pidana korupsi," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Rabu (25/11).

Baca Juga

Wakil Ketua KPK: Menteri Edhy Prabowo Ditangkap Bersama Keluarga

Ali menjelaskan dalam operasi ini KPK mengamankan total 17 orang. Di antaranya Menteri Edhy beserta istri, beberapa pejabat di KKP dan pihak swasta. Menurut dia, mereka yang ditangkap telah dibawa ke kantor KPK Gedung Merah Putih Kuningan Jakarta.

"Saat ini KPK masih melakukan pemeriksaan secara intensif terhadap 17 orang tersebut selama 1x24 jam," tutur pejabat KPK itu.

Terkait sejumlah barang bukti termasuk kartu ATM yang diamankan terkait dugaan korupsi Menteri Edhy saat ini juga masih diproses KPK. "Saat ini masih diinventarisir oleh tim," tegas Ali.

Edhy prabowo
Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo (Foto: Instagram/Edhy_Prabowo)

Kasus penangkapan Menteri Edhy ini diduga terkait dengan proses penetapan calon eksportir benih lobster. Fakta ini sebelumnya juga ditegaskan Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron, dalam pesan singkat kepada MerahPutih.com, Rabu (25/11).

"Benar KPK tangkap Menteri KKP berkait ekspor benur tadi pagi jam 01.23 WIB di Soetta," kata dia, menjawab MerahPutih.com, Rabu (25/11).

Menurut Ghufron, ada sejumlah orang yang ikut diamankan dalam proses penangkapan petinggi Partai Gerindra itu. Sesuai KUHAP, KPK mempunyai waktu 1X24 jam untuk menentukan status pihak-pihak yang ditangkap tersebut.

“Yang bersangkutan (Edhy Prabowo) ditangkap bersama beberapa orang dari Kementerian Kelautan dan keluarganya,” tutup wakil ketua KPK termuda itu. (Pon)

Baca Juga

KPK Benarkan Novel Baswedan Ikut Tangkap Edhy Prabowo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pasar Cepogo Boyolali Ludes Terbakar
Indonesia
Pasar Cepogo Boyolali Ludes Terbakar

Untuk sementara waktu ini pedagang Pasar Cepogo berjualan di pinggir jalan raya Boyolali-Selo. Barang dagangan juga banyak diselamatkan tercecer di pinggir jalan raya

 [HOAKS atau FAKTA]: Pemerintah Akhirnya Berikan Kuota 10 GB Gratis
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pemerintah Akhirnya Berikan Kuota 10 GB Gratis

“Kalau pun gratis 10 GB, itu untuk kampus yang bekerja sama dengan kami,” ungkapnya kepada wartawam melalui sambungan telepon.

Pesan Wagub DKI Kepada Peserta Didik di Jakarta yang Sekolah Online
Indonesia
Pesan Wagub DKI Kepada Peserta Didik di Jakarta yang Sekolah Online

COVID-19 membuat kegiatan belajar dan mengajar di DKI Jakarta dilakukan dengan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) sejak 16 Maret 2020

Hasil Rapid Test, 18 Warga DIY Positif COVID-19
Indonesia
Hasil Rapid Test, 18 Warga DIY Positif COVID-19

Pasien yang dinyatakan positif namun tidak mengalami gangguan kesehatan diwajibkan melakukan isolasi mandiri.

Ada Kepadatan Penumpang, KRL Tambah Jam Operasional Mulai Besok
Indonesia
Ada Kepadatan Penumpang, KRL Tambah Jam Operasional Mulai Besok

Selain itu, jumlah frekuensi perjalanan dan jarak waktu antarkereta sudah dimaksimalkan

Nyaris 7 Ribu Pasien COVID-19 Sembuh Setelah Dirawat di RSD Wisma Atlet
Indonesia
'ODOL' Dilarang Masuk 26 Tol Sepanjang Tanjung Priok-Bandung
Indonesia
'ODOL' Dilarang Masuk 26 Tol Sepanjang Tanjung Priok-Bandung

Pengawasan dan penegakan hukum dimaksud akan dilakukan 24 jam

Update COVID-19 Kamis (9/9): 203.342 Positif, 145.200 Sembuh
Indonesia
Update COVID-19 Kamis (9/9): 203.342 Positif, 145.200 Sembuh

Adapun, pasien yang berhasil sembuh bertambah 2.242

Kasus COVID-19 di Tanah Air Capai 581 Ribu
Indonesia
Kasus COVID-19 di Tanah Air Capai 581 Ribu

Penambahan harian kasus COVID-19 di Indonesia pada hari Senin (7/12) mencapai 5.754.

Dilaporkan ke MKD, Begini Respons Azis Syamsuddin
Indonesia
Dilaporkan ke MKD, Begini Respons Azis Syamsuddin

Azis diadukan ke MKD karena tidak mengizinkan Komisi III menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan Polri, Kejaksaan Agung, dan Kementerian Hukum dan HAM untuk membahas buron terpidana kasus pengalihan utang (cessie) Bank Bali Djoko Tjandra.