KPK Sita Dokumen Perizinan Pemanfaatan Ruang Laut dari Kantor Dishub Kepri Gubernur Kepri Nurdin Basirun saat tiba di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (11/7) (Foto: antaranews)

MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di sejumlah lokasi di Kepulauan Riau (Kepri) terkait penyidikan kasus dugaan suap perizinan reklamasi di Kepri dan gratifikasi yang berhubungan dengan jabatan Gubernur Kepri Nurdin Basirun.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan salah satu lokasi yang digeledah adalah kantor Dinas Perhubungan Pemerintahan Provinsi Kepri. Tim penyidik, kata Febri, menyita sejumlah dokumen terkait perizinan pemanfaatan ruang laut di Kepri.

Baca Juga: Bawa Sekardus Durian, Pejabat Pemprov Kepri Disergap KPK

"Tim mengamankan sejumlah dokumen-dokumen terkait perizinan pemanfaatan ruang laut di Kepri. Untuk lokasi lain, akan kami sampaikan lagi perkembangannya nanti," kata Febri saat dikonfirmasi, Selasa (23/7).

Penggeledahan dilakukan sejak pukul 08.00 WIB. Dalam operasi penggeledahan itu turut pula sejumlah anggota Polres Tanjungpinang berseragam lengkap dengan senjata tengah berjaga-jaga di depan pintu masuk kantor tersebut.

"Kami hanya diminta mengawal, mas. Tidak tahu apa yang dilakukan KPK di dalam," kata salah seorang anggota polisi yang bertugas.

Barang bukti uang suap Nurdin Basirun
Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan didampingi dua petugas KPK menunjukkan uang suap yang diterima Gubernur Kepri Nurdin Basirun (MP/Ponco Sulaksono)

Sebelumnya KPK menemukan 13 tas ransel, kardus, plastik, dan kantong kertas berisi mata uang rupiah, dolar Singapura dan dolar Amerika saat menggeledah rumah dinas Gubernur Kepri Nurdin Basirun di kawasan Tanjungpinang.

Dalam penggeledahan itu, tim penyidik menemukan uang dengan total Rp3,5 miliar, US$33.200 dan Sin$134.711 berserakan di beberapa tempat di kamar mantan Bupati Karimun tersebut.

Saat operasi tangkap tangan (OTT), terhadap Nurdin dan anak buahnya pada Rabu (10/7) lalu, KPK juga telah menyita sejumlah uang yang terdiri dari lima mata uang yang berbeda dengan rincian Sin$6.000, Sin$43.942, US$ 5.303, EUR5, RM407, Riyal 500, dan Rp132.610.000.

Baca Juga: Saat Geledah Rumah Gubernur Kepri, KPK Temukan Uang Miliaran Berserakan

Dalam perkara ini, KPK telah menetapkan empat orang sebagai tersangka. Keempatnya yakni, Gubernur Kepri, Nurdin Basirun; Kadis Kelautan dan Perikanan, Edy Sofyan; Kabid Perikanan Tangkap, Budi Hartono; serta pihak swasta, Abu Bakar.‎ Untuk Nurdin Basirun, KPK juga menjerat dengan pasal penerima gratifikasi. (Pon)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Anak Buah Prabowo Sebut Pemprov DKI Lemah Awasi Prokes di Pasar Tradisional
Indonesia
Anak Buah Prabowo Sebut Pemprov DKI Lemah Awasi Prokes di Pasar Tradisional

"Iya saya melihat masih kurang (pengawasan protokol kesehatan), pasar-pasar tradisional, itu harus ketat betul," ucap Taufik

Pemprov DKI Uji Coba Underpass Senen Extension Tahap Dua
Indonesia
Pemprov DKI Uji Coba Underpass Senen Extension Tahap Dua

Dinas Bina Marga DKI Jakarta sudah mulai melakukan uji coba tahap dua Underpass Senen Ex tension dari Rabu (2/12) kemarin hingga berakhir Rabu (9/12) pekan depan.

Dasar dan Alasan PPATK Blokir Aktivitas Rekening Bank FPI
Indonesia
Dasar dan Alasan PPATK Blokir Aktivitas Rekening Bank FPI

Tindakan yang dilakukan oleh PPATK dimaksud merupakan tindakan yang diberikan oleh Undang-Undang untuk mencegah adanya upaya pemindahan atau penggunaan dana dari rekening.

DKI Jakarta Rajai Penambahan Kasus Per 18 Juli
Indonesia
DKI Jakarta Rajai Penambahan Kasus Per 18 Juli

Total kasus corona per 18 Juli secara nasional sebanyak 84.882 pasien.

Kedubes Prancis Dijaga Ketat Aparat Kepolisian
Indonesia
Kedubes Prancis Dijaga Ketat Aparat Kepolisian

Polisi memastikan pengamanan di Kedubes Prancis diperketat pasca-kontroversi ucapan Presiden Emanuel Macron.

Pandemi Corona dan Resesi Ekonomi, Donasi PMI DKI Turun
Indonesia
Pandemi Corona dan Resesi Ekonomi, Donasi PMI DKI Turun

Sehingga target penerimaan pun turun menjadi 21 miliar rupiah, berkurang dari tahun lalu yang mencapai 26,9 miliar rupiah.

Isu Reshuffle Kembali Mencuat, Moeldoko: Gue Nggak Ngerti
Indonesia
Isu Reshuffle Kembali Mencuat, Moeldoko: Gue Nggak Ngerti

"Udah, jangan tanya itu. Gue enggak ngerti," ujarnya.

Hari Pertama Kerja, Kapolri Jenderal Listyo Datangi PBNU
Indonesia
Hari Pertama Kerja, Kapolri Jenderal Listyo Datangi PBNU

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersilaturahmi dengan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

Belajar Daring di Tengah Pandemi, 1.500 Siswa Miskin Solo Diberi Smartphone Gratis
Indonesia
Belajar Daring di Tengah Pandemi, 1.500 Siswa Miskin Solo Diberi Smartphone Gratis

Siswa kurang mampu tidak bisa maksimal belajar daring karena keterbatasan fasilitas.

Penyekatan Buruh dari Luar Jakarta Berujung Batalnya Demo di DPR
Indonesia
Penyekatan Buruh dari Luar Jakarta Berujung Batalnya Demo di DPR

Massa buruh yang akan melakukan demonstrasi besar-besaran di sekitar gedung DPR/MPR tidak mendapatkan izin dari polisi.