KPK Sidik Dugaan Korupsi Pembangunan Gereja di Papua Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri. (KPK)

MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membenarkan tengah melakukan penyidikan kasus dugaan korupsi terkait proyek pembangunan Gereja Kingmi Mile 32 tahap I tahun anggaran 2015 di Mimika, Papua.

"Bahwa benar saat ini KPK sedang melakukan penyidikan atas dugaan tindak pidana korupsi terkait proyek pembangunan Gereja Kingmi Mile 32 Tahap 1 TA 2015 di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri, Rabu (4/11).

Ali mengatakan, tim penyidik saat ini tengah melakukan pengumpulan bukti-bukti terkait dugaan tindak pidana korupsi tersebut.

Baca Juga:

KPK: Korupsi PT Dirgantara Indonesia Rugikan Negara Rp315 Miliar

Ia menambahkan, pihaknya juga akan melakukan pemanggilan terhadap saksi-saksi guna dilakukan pemeriksaan.

Meski demikian, Ali menyampaikan pihaknya belum bisa mengungkapkan lebih detail mengenai pihak-pihak yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara ini.

Logo KPK. (Antara/Benardy Ferdiansyah)
Logo KPK. (Antara/Benardy Ferdiansyah)

Sebab, kata dia, hal itu dikarenakan kebijakan baru yang diterapkan KPK di bawah kepemimpinan Firli Bahuri cs. Adapun kebijakan yang dimaksud yakni pengumuman tersangka saat dilakukan penangkapan ataupun penahanan.

"Kami saat ini belum dapat menyampaikan detail pihak-pihak yang telah ditetapkan sebagai tersangka karena sebagaimana telah kami sampaikan bahwa kebijakan Pimpinan KPK terkait ini adalah pengumuman tersangka akan dilakukan saat upaya paksa penangkapan atau penahanan telah dilakukan," kata Ali.

Baca Juga:

KPK Tahan 3 Tersangka Baru kasus Korupsi PT DI

Meski begitu, Ali menekankan pihaknya akan menyampaikan setiap perkembangan perkara tersebut kepada publik.

"Setiap perkembangan perkara ini pasti akan kami sampaikan kepada publik secara transparan dan akuntabel sebagimana amanat UU KPK," kata Ali. (Pon)

Baca Juga:

KPK Ingatkan Pemprov NTB Tak Gunakan Bansos Untuk Kepentingan Pilkada

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
 Pandemi Corona, Ekonom Senior Sarankan Lockdown untuk Selamatkan Ekonomi Negara
Indonesia
Pandemi Corona, Ekonom Senior Sarankan Lockdown untuk Selamatkan Ekonomi Negara

"Justru penyelamatan ekonomi paling bagus dan terbaik adalah mencegah wabahnya, salah satunya lockdown," ungkap Dradjad

Jokowi: Ekonomi Mulai Bangkit
Indonesia
Jokowi: Ekonomi Mulai Bangkit

Presiden mengatakan, 2021 adalah tahun yang penuh harapan. Pemerintah berupaya keras untuk menuntaskan masalah kesehatan karena pandemi COVID-19.

Pam Swakarsa Bentukan Listyo Jadi 'Binaan' Polisi
Indonesia
Pam Swakarsa Bentukan Listyo Jadi 'Binaan' Polisi

Senantiasa berdampingan dengan kegiatan-kegiatan aparat kepolisian di lapangan

Pandemi COVID-19 Makin Masif, MUI Setuju Diadakan Zikir Nasional
Indonesia
Pandemi COVID-19 Makin Masif, MUI Setuju Diadakan Zikir Nasional

Usulan menyelengarakan istighotsah dan Dzikir Nasional muncul pada saat Raker Kerja Komisi 8 DPR RI dengan Kementerian Agama

Anies Perpanjang PSBB, PKS DKI: Kasus COVID-19 Mengkhawatirkan
Indonesia
Anies Perpanjang PSBB, PKS DKI: Kasus COVID-19 Mengkhawatirkan

Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta, Mohammad Arifin mengatakan, penerapan lagi PSBB ketat di ibu kota sangatlah tepat mengingat tren kasus COVID-19 di Jakarta terus mengalami lonjakan.

Dipanggil KPK, Politikus PPP Tambah Bukti Dugaan Gratifikasi Menteri Suharso
Indonesia
Dipanggil KPK, Politikus PPP Tambah Bukti Dugaan Gratifikasi Menteri Suharso

Nizar mengaku memberikan bukti tambahan soal laporannya ke KPK terkait dugaan gratifikasi yang dilakukan oleh Suharso

Masyarakat Euforia Seolah Tak Ada COVID-19, BPJT: Pandemi Masih Berlangsung
Indonesia
Masyarakat Euforia Seolah Tak Ada COVID-19, BPJT: Pandemi Masih Berlangsung

Hal ini tidak lain karena kapasitas angkutan harus dikurangi agar dapat menegakkan physical distancing

Kasus Pertama Dunia Bayi Baru Lahir Sudah Positif Corona
Dunia
Kasus Pertama Dunia Bayi Baru Lahir Sudah Positif Corona

Setelah proses kelahiran, baik ibu dan bayinya yang baru lahir ternyata telah terinfeksi positif virus corona.

Sembunyi di Rumah Terduga Teroris, 'Otak' Pembubaran Midodareni Ditangkap Densus 88
Indonesia
Sembunyi di Rumah Terduga Teroris, 'Otak' Pembubaran Midodareni Ditangkap Densus 88

Peran tersangka R melalukan provokasi dengan mengajak rekannya ke lokasi upacara adat untuk membubarkan kegiatan.

Catat! Jadwal Baru MRT dan LRT di PSBB Masa Transisi
Indonesia
Catat! Jadwal Baru MRT dan LRT di PSBB Masa Transisi

"Sejalan dengan koordinasi kami bersama Dinas Perhubungan Pemprov DKI, jam operasional diperpanjang," ujar Kamaluddin