KPK Setop Penyelidikan Kasus Dugaan Korupsi Formula E Jika tak Temui Unsur Pidana Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih melakukan penyelidikan terkait kasus dugaan korupsi Formula E.

Namun, Plt juru bicara KPK, Ali Fikri mengatakan, pihaknya akan menyetop penyelidikan kasus ini jika tak temui unsur pidana.

Baca Juga

KPK Pastikan Bakal Panggil PT Jakpro Terkait Dugaan Korupsi Formula E

"Penyelidikan ini yang dicari adalah peristiwa pidananya dulu. Apakah ada atau tidak, kalau kemudian tidak ada (peristiwa pidananya) ya tidak dilanjutkan," ucap Ali di Jakarta, Kamis (11/11).

Ali menuturkan proses penyelidikan adalah mencari peristiwa pidana. Ali mengungkapkan, proses itu nantinya akan ditemukan saat pengumpulan data, informasi dan bahan keterangan.

"Nanti ketika mencari peristiwa pidana ini ada pengumpulan data, informasi, dan bahan keterangan," jelas Ali.

Baca Juga

KPK Sudah Periksa Sejumlah Pihak Terkait Dugaan Korupsi Formula E

Ali menegaskan siapapun yang mengetahui terkait keseluruhan penyelenggaraan Formula E ini akan dipanggil. Kemudian mereka dimintai keterangan oleh tim penyelidik.

"Hal itu untuk memastikan apakah benar di dalam penyelenggaraan ini ada peristiwa pidana," ungkapnya

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan PT Jakarta Propertindo (Jakpro) telah menyerahkan dokumen setebal 600 halaman tentang Formula E ke KPK pada Selasa (9/11) lalu.

Dokumen tersebut diserahkan oleh Kepala Inspektorat DKI Jakarta Syaefulloh Hidayat dan Direktur Utama PT Jakpro Widi Amanasto serta didampingi oleh Ketua TGUPP Bidang Penegakan Hukum Bambang Widjojanto dan Mantan Wakil Ketua KPK Adnan Pandu Praja. (*)

Baca Juga

Pemprov DKI Hormati KPK Selidiki Dugaan Korupsi Ajang Formula E

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Demokrat Klaim Kader dan Warga Jakarta Ngebet Anies-AHY Diduetkan dalam Pilpres 2024
Indonesia
Demokrat Klaim Kader dan Warga Jakarta Ngebet Anies-AHY Diduetkan dalam Pilpres 2024

Ketua DPD Demokrat DKI Jakarta Mujiyono mengklaim, masyarakat ibu kota juga ngebet memasang Anies dengan AHY.

80 Persen Bahan Baku Obat Sirop Diduga Penyebab Gagal Ginjal Anak Impor
Indonesia
80 Persen Bahan Baku Obat Sirop Diduga Penyebab Gagal Ginjal Anak Impor

“Nanti akan kita lihat mulai dari bagaimana alur dan jenis dari bahan baku yang masuk ke Indonesia, karena memang 80 persen kandungan bahan baku obat kita kan masih impor,” ujar Muhadjir

800 Calon Jemaah Haji Asal DIY Tertunda Berangkat ke Tanah Suci
Indonesia
800 Calon Jemaah Haji Asal DIY Tertunda Berangkat ke Tanah Suci

Kepala Kanwil Kemenag Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Masmin Afif mengungkapkan 800 calon jemaah haji asal Kota Gudeg itu tertunda keberangkatannya pada tahun 2022.

Warga Solo Probable Omicron, Kapasitas Rumah Sakit Ditambah
Indonesia
Warga Solo Probable Omicron, Kapasitas Rumah Sakit Ditambah

Saat ini kasus COVID-19 di Solo sedang naik. Bahkan, untuk saat ini tingkat nasional sudah masuk gelombang ketiga COVID-19.

Video Bupati PPU Naik Jet Pribadi Sebelum Kena OTT KPK Viral di Media Sosial
Indonesia
Video Bupati PPU Naik Jet Pribadi Sebelum Kena OTT KPK Viral di Media Sosial

Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Abdul Gafur Mas'ud kembali menjadi perbincangan publik.

Pengusulan Sejumlah Nama Pj Gubernur DKI Hindari Masalah di Kemudian Hari
Indonesia
Pengusulan Sejumlah Nama Pj Gubernur DKI Hindari Masalah di Kemudian Hari

Skema pengusulan sejumlah nama calon Penjabat (Pj) Gubernur pengganti Anies Baswedan mendapat respons yang cukup baik.

 Warga Jakarta Selatan Hati-Hati, Waspadai Hujan Petir Nanti Malam
Indonesia
Warga Jakarta Selatan Hati-Hati, Waspadai Hujan Petir Nanti Malam

Potensi hujan disertai kilat/petir dan angin kencang di wilayah Jakarta Timur (Jaktim) dan Jakarta Selatan (Jaksel) pada sore menjelang malam

KPK Terima Laporan Dugaan Kasus Kerugian Negara Rp 240 M yang Libatkan Kakak Bupati PPU
Indonesia
KPK Terima Laporan Dugaan Kasus Kerugian Negara Rp 240 M yang Libatkan Kakak Bupati PPU

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah terima laporan terkait dugaan kerugian Bank Kaltimtara sebesar Rp 240 miliar yang diduga melibatkan kakak Bupati nonaktif Penajam Paser Utara, Abdul Gafur Mas'ud, yakni Hasanuddin Mas'ud.

Prada Yotam Bugiangge Kabur Bawa Senjata, Panglima TNI Perintahkan Tindak Tegas
Indonesia
Prada Yotam Bugiangge Kabur Bawa Senjata, Panglima TNI Perintahkan Tindak Tegas

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Prantara Santosa menuturkan, Jenderal Andika memerintahkan aparat penegak hukum TNI untuk menindak tegas Prada Yotam.

Transjakarta Pasang CCTV Identifikasi Wajah untuk Cegah Pelecehan Seksual
Indonesia
Transjakarta Pasang CCTV Identifikasi Wajah untuk Cegah Pelecehan Seksual

TransJakarta, kini memasang kamera pemantau atau CCTV yang berfungsi untuk mengidentifikasi wajah seseorang di setiap layanannya.