KPK Persilakan Warga Gunakan Masjid di Atas Lahan Tersangka Nurdin Abdullah Plang penyitaan KPK terpasang berdekatan dengan Masjid di Dusun Arra, Desa Tompo Bulu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. FOTO/HO/dokumen pengurus masjid.

MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) buka suara mengenai penyitaan sebuah lahan milik Gubernur nonaktif Sulawesi Selatan (Sulsel) Nurdin Abdullah di Dusun Arra, Desa Tompobulu, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros, Sulsel.

Di atas lahan tersebut berdiri sebuah masjid yang pembangunannya diinsiasi oleh Nurdin. Aset tanah tersebut merupakan salah satu dari enam lahan yang disita oleh tim penyidik KPK berkaitan dengan kasus dugaan korupsi Nurdin.

Baca Juga

KPK Sita Enam Aset Tanah Gubernur Nonaktif Sulsel Nurdin Abdullah

"KPK memastikan melakukan penyitaan terhadap suatu barang atau aset tentu karena terkait dengan pembuktian dugaan perbuatan tersangka," kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri dalam keterangannya, Rabu (23/6).

Menurut Ali, pihaknya telah menjelaskan kepada pejabat setempat saat melakukan penyitaan tanah tersebut. Termasuk mengenai penggunaan masjid yang berada di atas tanah itu.

Ali menyatakan, pihaknya mempersilakan warga setempat untuk tetap menggunakan masjid itu untuk keperluan ibadah.

"Oleh karena itu kami berharap masyarakat bisa tetap menggunakan tempat dimaksud seperti biasanya," ujarnya.

Tersangka Gubernur nonaktif Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah (kanan) bersiap menjalani pemeriksaan di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Jumat (5/3/2021). ANTARA FOTO/ Reno Esnir /aww
Tersangka Gubernur nonaktif Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah (kanan) bersiap menjalani pemeriksaan di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Jumat (5/3/2021). ANTARA FOTO/ Reno Esnir /aww

Adapun mengenai status tanah dan masjid tersebut, kata Ali, akan dipertimbangkan berdasarkan fakta-fakta hukum dalam persidangan perkara Nurdin.

"Dan akan kami sampaikan setelah pemeriksaan perkara tersebut telah selesai," imbuhnya.

Sebelumnya, jamaah menyesalkan KPK ikut menyita bangunan masjid di lahan yang berkaitan dengan perkara dugaan korupsi Gubenur nonaktif Sulsel Nurdin Abdullah, di Dusun Arra, Desa Tompobulu, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.

Pembangunan masjid disebut diinisiasi Nurdin Abdullah. Namun sejak berurusan dengan KPK, pembangunan masjid dihentikan. Terlebih, masjid tersebut telah menjadi lokasi ibadah warga setempat.

Dalam kasus ini, KPK menetapkan tiga tersangka dalam kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait pengadaan barang dan jasa, perizinan, dan pembangunan infrastruktur di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan Tahun Anggaran 2020-2021.

Selain Nurdin Abdullah, KPK juga menetapkan Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum (Sekdis PU) Pemprov Sulsel, Edy Rahmat dan Direktur PT Agung Perdana Bulukumba, Agung Sucipto sebagai tersangka.

Nurdin diduga menerima suap sebesar Rp2 miliar dari Agung. Selain itu dirinya juga diduga menerima gratifikasi dengan total nilai Rp 3,4 miliar. Suap diberikan agar Agung bisa mendapatkan kembali proyek yang diinginkannya di 2021. (Pon)

Baca Juga

KPK Dalami Pembelian Tanah Nurdin Abdullah yang Diduga dari Hasil Suap

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
17 Rumah Hanyut akibat Banjir Bandang di Flores Timur
Indonesia
17 Rumah Hanyut akibat Banjir Bandang di Flores Timur

BNPB mencatat 256 jiwa warga mengungsi di Balai Desa Nelemawangi dan sejumlah warga lainnya ke Balai Desa Nelelamadike.

Kadis Peternakan Sultra Meninggal Dunia akibat COVID-19
Indonesia
Kadis Peternakan Sultra Meninggal Dunia akibat COVID-19

Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan Sulawesi Tenggara (Sultra) Budianti Kadidaa dikabarkan meninggal dunia.

Dua Petinggi Waterboom Lippo Cikarang Resmi Jadi Tersangka
Indonesia
Dua Petinggi Waterboom Lippo Cikarang Resmi Jadi Tersangka

Keduanya dikenakan Pasal 9 Jo Pasal 93 UU RI Nomor 06 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Jo Pasal 216 KUHP Jo Pasal 218 KUHP

Pemerintah Percepat Vaksinasi COVID-19 untuk Anak dan Ibu Hamil
Indonesia
Pemerintah Percepat Vaksinasi COVID-19 untuk Anak dan Ibu Hamil

Pemerintah resmi meluncurkan vaksinasi COVID-19 bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan anak usia 12-18 tahun.

Abu Janda Diperiksa Bareskrim soal Kasus Rasisme dan Cuitan 'Islam Arogan' Hari Ini
Indonesia
Abu Janda Diperiksa Bareskrim soal Kasus Rasisme dan Cuitan 'Islam Arogan' Hari Ini

Aktivis Permadi Arya alias Abu Janda bakal diperiksa Bareskrim Polri dalam kasus dugaan rasialisme di media sosial terkait mantan Komisioner Komnas HAM Natalius Pigai, Senin (1/2)

Angka Kemiskinan DKI Melonjak, Komisi E Minta Anies Buka Lapangan Kerja Baru
Indonesia
Angka Kemiskinan DKI Melonjak, Komisi E Minta Anies Buka Lapangan Kerja Baru

"Rekrutmen orang-orang, makanya pak Anies memutuskan PJLP-PJLP itu tidak ada direview, tetap diperpanjang," ucap Iman di gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Selasa (20/4).

Pergerakan Perjalanan ke Kantor Menurun Saat PPKM Darurat
Indonesia
Pergerakan Perjalanan ke Kantor Menurun Saat PPKM Darurat

Dalam pelaksanaan PPKM darurat, target utamanya adalah menekan laju penularan COVID-19

381 Titik Penyekatan Mudik Disebar dari Sumatera sampai Bali
Indonesia
381 Titik Penyekatan Mudik Disebar dari Sumatera sampai Bali

Titik penyekatan yang awalnya sebanyak 333 titik penyekatan, ditingkatkan lagi menjadi 381 titik mulai dari Sumatera Selatan sampai Bali.

Hari Ini Warga Jaksel Diminta Waspadai Hutan Disertai Petir dan Angin Kencang
Indonesia
Hari Ini Warga Jaksel Diminta Waspadai Hutan Disertai Petir dan Angin Kencang

Untuk suhu udara di Jakarta diperkirakan berada dalam kisaran 24 hingga 34 derajat celcius

Ditangkap Densus 88, Munarman Disebut Ikut Baiat ISIS di Makassar
Indonesia
Ditangkap Densus 88, Munarman Disebut Ikut Baiat ISIS di Makassar

Beberapa waktu lalu, Munarman sudah sempat membantah bahwa dirinya terkait dengan baiat tersebut.