KPK Perpanjang Masa Penahanan Eks Bos Sarana Jaya KPK menetapkan bekas Direktur Utama Sarana Jaya, Yoory C Pinontoan sebagai tersangka. (Foto: MP/Ponco Sulaksono)

MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperpanjang masa penahanan mantan Direktur Utama Perumda Pembangunan Sarana Jaya Yorry Corneles Pinantoan.

Yoory merupakan tersangka kasus dugaan korupsi terkait pengadaan tanah di Munjul, Kelurahan Pondok Rangon, Kecamatan Cipayung, Kota Jakarta Timur, Provinsi DKI Jakarta.

Baca Juga

KPK Periksa Eks Bos Sarana Jaya Terkait Kasus Korupsi Lahan DKI

"Tersangka YRC (Yorry) dilakukan perpanjangan penahanan oleh Tim Penyidik berdasarkan penetapan penahanan dari Ketua PN Jakarta Pusat untuk selama 30 hari," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Sabtu (24/7).

Terhitung 26 Juli, Yoory akan diperpanjang penahanannya sampai 24 Agustus 2021 di Rutan KPK Cabang Pomdam Jaya Guntur.

Ali mengatakan, perpanjangan penahanan untuk Yoory dilakukan karena penyidik masih membutuhkan sejumlah keterangan lain menyangkut sengkarut korupsi tanah di Jakarta.

"Pemberkasan perkara Tersangka YRC masih terus dilengkapi Tim Penyidik, diantaranya dengan pemanggilan saksi-saksi," kata Ali.

Dalam perkara ini KPK telah menetapkan lima orang tersangka, yaitu eks Direktur Utama Perusahaan Umum Daerah Pembangunan Sarana Jaya Yoory Corneles (YRC), Wakil Direktur PT Adonara Propertindo Anja Runtuwene (AR), Direktur PT Adonara Propertindo Tommy Adrian (TA), PT Aldira Berkah Abadi Makmur (ABAM) bernama Rudy Hartono Iskandar (RHI), serta satu tersangka korporasi PT Adonara Propertindo (AP).

Eks Direktur Utama (Dirut) Perumda Pembangunan Sarana Jaya, Yoory Corneles Pinontoan (MP/Ponco Sulaksono)
Eks Direktur Utama (Dirut) Perumda Pembangunan Sarana Jaya, Yoory Corneles Pinontoan (MP/Ponco Sulaksono)

Perusahaan Adonara Propertindo menjadi penyedia lahan untuk proyek Rumah DP 0 Rupiah milik Pemerintah DKI Jakarta lewat Sarana Jaya. Melalui Tommy dan wakilnya Anja, Yoory Corneles mengatur pertemuan hingga sepakat membayar tanah yang ditawarkan Adonara tanpa melakukan kajian terhadap lahan tersebut.

Bahkan KPK yakin antara Yoory dengan pihak Adonara, sudah ada pembahasan sebelum proses negosiasi dilakukan. Selanjutnya masih di waktu yang sama, juga langsung dilakukan pembayaran sebesar 50 persen atau sekitar sejumlah Rp 108,9 miliar ke rekening bank milik Anja Runtunewe pada Bank DKI.

Selang beberapa waktu kemudian, atas perintah Yoory dilakukan pembayaran lagi kepada Anja Runtunewe sekitar sejumlah Rp43,5 miliar.

Atas perbuatan para tersangka tersebut, diduga telah mengakibatkan kerugian keuangan negara setidak-tidaknya sebesar sejumlah Rp 152,5 miliar. (Pon)

Baca Juga

PSI Ungkap Fakta Baru Kasus Dugaan Korupsi Lahan di Munjul

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Minta Netizen Tak Perkeruh Kasusnya, Jerinx: Menang Jadi Arang Kalah Jadi Abu
Indonesia
Minta Netizen Tak Perkeruh Kasusnya, Jerinx: Menang Jadi Arang Kalah Jadi Abu

Adam Deni juga angkat bicara ihwal proses mediasi tersebut

KPK Cecar Enam Saksi Soal Dana Banprov Kabupaten Indramayu
Indonesia
KPK Cecar Enam Saksi Soal Dana Banprov Kabupaten Indramayu

KPK juga menginformasikan ada satu saksi yang tidak memenuhi panggilan

Imigrasi Benarkan Warga Tiongkok Masuk ke Indonesia Lewat Bandara Soetta
Indonesia
Imigrasi Benarkan Warga Tiongkok Masuk ke Indonesia Lewat Bandara Soetta

Mereka datang dengan menggunakan pesawat China Southern Airlines (Charter Flight). Kendati demikian, Arya tak menjelaskan ihwal tujuan kedatangan puluhan warga negara Tiongkok itu.

Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang Berpotensi Terjadi di Jakarta
Indonesia
Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang Berpotensi Terjadi di Jakarta

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan wilayah DKI Jakarta berpotensi hujan disertai petir dan angin kencang, Sabtu (30/1)

[Hoaks atau Fakta]: Aceh Kembali Minta Merdeka
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: Aceh Kembali Minta Merdeka

massa mengikuti acara milad ke-44 hanya ingin menyampaikan aspirasinya. Massa juga berikrar jika bendera bulan bintang bukanlah bendera separtis.

Pemkot Surabaya Pantau Tamu Nginap Lebih Dari 3 Hari di Hotel
Indonesia
Pemkot Surabaya Pantau Tamu Nginap Lebih Dari 3 Hari di Hotel

Satgas COVID-19 yang ada di setiap kecamatan agar rutin melakukan Sidak di setiap hotel dan kecamatan yang ada di wilayahnya.

Jokowi Desak PBB Hentikan Agresi Israel ke Palestina
Indonesia
Jokowi Desak PBB Hentikan Agresi Israel ke Palestina

Agresi militer Israel ke jalur Gaza, Palestina yang menyebabkan jatuhnya korban jiwa mendapatkan kecaman dari berbagai pihak. Tak terkecuali Presiden Joko Widodo.

PPKM Tangerang Raya Diperpanjang, Berikut Aturannya
Indonesia
PPKM Tangerang Raya Diperpanjang, Berikut Aturannya

Pemprov Banten memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Tangerang Raya yang berlaku tanggal 26 Januari hingga 8 Februari 2021.

Bakal Datangi Tempat Raffi Ahmad Kumpul, Polisi: Lagi Koordinasi Sama Pak Camat
Indonesia
Bakal Datangi Tempat Raffi Ahmad Kumpul, Polisi: Lagi Koordinasi Sama Pak Camat

Sebelum ikut dalam pesta tersebut, Raffi Ahmad juga baru saja menerima vaksin di Istana Merdeka bersama Presiden Joko Widodo

5 Pemudik Sekeluarga Asal Tangerang Lolos Penyekatan di Solo, 2 Positif COVID-19
Indonesia
5 Pemudik Sekeluarga Asal Tangerang Lolos Penyekatan di Solo, 2 Positif COVID-19

Sebanyak lima orang pemudik dari Tangerang, Banten dengan tujuan Kecamatan Serengan, Solo, Jawa Tengah lolos dari penyekatan petugas.