KPK Perpanjang Masa Penahanan Edhy Prabowo Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo di Gedung KPK. Foto: ANTARA

MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperpanjang masa penahanan bekas Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo dan tiga tersangka kasus dugaan suap ekspor benih lobster atau benur.

Masa penahanan Edhy, dan tiga tersangka lainnya, yakni staf khususnya Safri; pengurus PT Aero Citra Kargo (ACK), Siswadi; serta Ainul Faqih yang merupakan staf istri Edhy, Iis Rosita Dewi diperpanjang selama 30 hari ke depan.

Baca Juga

KPK Sebut Edhy Prabowo Pakai Duit Suap untuk Beli Mobil dan Sewa Apartemen

Dengan demikian, keempat tersangka penerima suap dari eksportir benur tersebut bakal mendekam di sel tahanan masing-masing setidaknya hingga 22 Februari 2020 mendatang.

"Untuk melengkapi berkas perkara di tingkat penyidikan, tim penyidik KPK memperpanjang masa penahanan masing-masing selama 30 hari berdasarkan Penetapan pertama Ketua PN Jakarta Pusat, terhitung sejak 24 Januari sampai dengan 22 Februari 2021 di Rutan Merah Putih KPK," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri, Jumat (22/1).

Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo berada di dalam mobil tahanan usai menjalani pemeriksaan terkait kasus dugaan korupsi ekspor benih lobster di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (26/11/2020) dini hari. KPK menetapkan tujuh tersangka dalam kasus dugaan korupsi tersebut, salah satunya yakni Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/aww.
Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo berada di dalam mobil tahanan usai menjalani pemeriksaan terkait kasus dugaan korupsi ekspor benih lobster di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (26/11/2020) dini hari. KPK menetapkan tujuh tersangka dalam kasus dugaan korupsi tersebut, salah satunya yakni Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/aww.

Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan tujuh tersangka. Ketujuh tersangka itu yakni, Edhy Prabowo, tiga staf khusus Edhy, Andreau Pribadi Misanta, Safri serta Amril Mukminin; Siswadi selaku Pengurus PT Aero Citra Kargo; Ainul Faqih selaku Staf istri Menteri KP; dan Suharjito selaku Direktur PT Dua Putra Perkasa Pratama.

Edhy bersama Safri, Andreau Pribadi Misanta, Siswadi, Ainul Faqih, dan Amril Mukminin diduga menerima suap sebesar Rp 10,2 miliar dan USD 100 ribu dari Suharjito. Suap tersebut diberikan agar Edhy memberikan izin kepada PT Dua Putra Perkasa Pratama untuk menerima izin sebagai eksportir benur.

Baca Juga

Sakti Wahyu Trenggono Jadi Menteri KP, Begini Tanggapan Edhy Prabowo

Sebagian uang suap tersebut digunakan oleh Edhy dan istrinya Iis Rosyati Dewi untuk belanja barang mewah di Honolulu, Hawaii, Amerika Serikat pada 21-23 November 2020. Sekitar Rp750 juta digunakan untuk membeli jam tangan Rolex, tas Tumi dan Louis Vuitton serta baju Old Navy. (Pon)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Genjot Pemulihan Ekonomi, Gibran Gelar Festival Wayang Bocah
Indonesia
Genjot Pemulihan Ekonomi, Gibran Gelar Festival Wayang Bocah

Pemerintah Kota (Pemkot) Solo Jawa Tengah terus melakukan pengenjotan pemulihan ekonomi. Kali ini pemulihan ekonomi menyasar sektor wisata pertunjukkan seni budaya dengan menggelar Festival Wayang Bocah.

Dua Rumah di Sukabumi Ambruk Pascagempa, Kerugian Capai Rp300 Juta
Indonesia
Dua Rumah di Sukabumi Ambruk Pascagempa, Kerugian Capai Rp300 Juta

Dua rumah di Kampung Linggaresmi, Kabupaten Sukabumi, Jabar, ambruk pascagempa bumi bermagnitudo 5.0 yang terjadi sekitar pukul 16.23 WIB pada Selasa (27/4).

Lima Kementerian dengan Kinerja Terbaik dan Terburuk Versi LSIN
Indonesia
Lima Kementerian dengan Kinerja Terbaik dan Terburuk Versi LSIN

Lembaga Survei Independen Nasional (LSIN) merilis hasil survei terkait persepsi publik terhadap kepuasan publik atas kinerja para menteri Kabinet Indonesia Maju dan Kemenpora menjadi satu dari lima kementerian yang dinilai berkinerja terbaik.

Sapi Simental Seberat 1,3 Ton Asal Agam Calon Hewan Kurban Jokowi
Indonesia
Sapi Simental Seberat 1,3 Ton Asal Agam Calon Hewan Kurban Jokowi

Sapi simental seberat 1,3 ton terpilih sebagai calon hewan kurban Presiden Joko Widodo pada Idul Adha 1442 Hijriah.

[HOAKS atau FAKTA]: Totok Telapak Kaki Obati Asam Lambung
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Totok Telapak Kaki Obati Asam Lambung

Ada berbagai macam cara untuk mengobati asam lambung, seperti penanganan oleh diri sendiri dan menggunakan obat khusus penyakit asam lambung.

Yasonna: Keinginan Kita Membuka Pintu Wisata Biar Ekonomi Bergulir
Indonesia
Yasonna: Keinginan Kita Membuka Pintu Wisata Biar Ekonomi Bergulir

Pemerintah juga menyiapkan langkah-langkah untuk mengantisipasi jika terjadi lonjakan kasus COVID-19 varian Omicron pada Februari atau Maret 2022.

Masuk Yogyakarta Wajib Bawa Surat Negatif COVID-19 dan Kartu Vaksin
Indonesia
Masuk Yogyakarta Wajib Bawa Surat Negatif COVID-19 dan Kartu Vaksin

Polda DIY melakukan penyekatan di sejumlah titik pintu masuk menuju Daerah Istimewa Yogyakarta.

Kominfo Tambah Bandwith dan Siapkan 5G Experience di MotoGP Mandalika 2022
Indonesia
Kominfo Tambah Bandwith dan Siapkan 5G Experience di MotoGP Mandalika 2022

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) akan menyiapkan 4G sebagai tulang punggung dan 5G experience selama penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2022.

Dituding Ingin Kudeta Partai Demokrat, Moeldoko: Kenapa Mas AHY Takut
Indonesia
Dituding Ingin Kudeta Partai Demokrat, Moeldoko: Kenapa Mas AHY Takut

"Mas AHY, apalagi kemarin dipilih secara aklamasi. Kenapa mesti takut dia," katanya

Polri Hargai Proses Hukum Anggotanya di KPK yang Tersandung Kasus Suap
Indonesia
Polri Hargai Proses Hukum Anggotanya di KPK yang Tersandung Kasus Suap

Sejauh mana dan akan dilakukan terus akan berproses, kita tunggu saja nanti