KPK Periksa Sekjen DPR Indra Iskandar Terkait Kasus Korupsi di PT DI Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPR Indra Iskandar. Foto: ANTARA

MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Sekjen DPR RI, Indra Iskandar dalam kasus dugaan korupsi terkait kegiatan penjualan dan pemasaran pada PT Dirgantara Indonesia (PT DI) tahun 2007-2017.

Indra Iskandar akan diperiksa dalam kapasitasnya sebagai mantan Kepala Biro Umum Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg). Indra telah hadir memenuhi panggilan pemeriksaan pada siang tadi. Saat ini, ia masih diperiksa oleh penyidik.

Baca Juga

KPK Dalami Aliran Duit Korupsi PT DI ke Pejabat Kemensetneg

"Yang bersangkutan diperiksa terkait kasus PT DI," kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri saat dikonfirmasi, Jumat (29/1).

Pemeriksaan terhadap Indra Iskandar hari ini merupakan penjadwalan ulang pada Selasa, 26 Januari 2021. Sebab, pada Selasa, 26 Januari 2021, Indra Iskandar tidak hadir dan meminta dijadwalkan ulang pemeriksaannya pada hari ini.

Belum diketahui apa yang sedang didalami penyidik terhadap Indra Iskandar. Pun demikian kaitan Indra Iskandar dalam perkara ini. Diduga, Indra Iskandar bakal didalami ihwal dugaan aliran dana proyek pengadaan service pesawat di PT Dirgantara Indonesia.

Bawang Putih-Ilustrasi. (MP/Budi Lentera)
Sekjen DPR Indra Iskandar. (Antara/Benardy Ferdiansyah)

Sebelumnya, tim penyidik telah lebih dulu memeriksa mantan Sekretaris Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) Taufik Sukasah dan Kepala Biro Umum Kemensetneg Piping Supriatna pada Selasa, 26 Januari 2021.

Keduanya diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi untuk melengkapi berkas penyidikan mantan Direktur Utama PT PAL Budiman Saleh. Dari hasil pemeriksaan keduanya, penyidik menelisik soal dugaan adanya penerimaan uang oleh beberapa pihak di Kemensetneg.

"Taufik Sukasah dan Piping Supriatna, kedua saksi tersebut didalami pengetahuannya terkait adanya dugaan penerimaan sejumlah dana oleh pihak-pihak tertentu di Setneg terkait proyek pengadaan service pesawat PT Dirgantara Indonesia," ujar Ali.

Sekadar informasi, KPK telah menetapkan dua tersangka kasus dugaan korupsi terkait penjualan dan pemasaran di PT Dirgantara Indonesia (DI) tahun anggaran 2007-2017. Kedua tersangka itu yakni, mantan Direktur Utama (Dirut) PT DI, Budi Santoso (BS) dan bekas Direktur Niaganya, Irzal Rinaldi Zailani.

Keduanya diduga telah melakukan kontrak kerjasama fiktif dengan sejumlah perusahaan. Atas perbuatannya, kedua mantan petinggi PT DI tersebut diduga telah merugikan negara sebesar Rp205,3 miliar dan 8,65 juta dolar Amerika Serikat atau dengan nilai total keseluruhan Rp330 miliar. (Pon)

Baca Juga

KPK Dalami Korupsi PT DI Lewat 2 Eks KSAU

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Gedung Dolos Pangkalan Marinir Jakarta Jadi Tempat Isolasi COVID-19
Indonesia
Gedung Dolos Pangkalan Marinir Jakarta Jadi Tempat Isolasi COVID-19

Gedung Dolos dilengkapi dengan sarana lainnya seperti ruangan bertekanan negatif yang berjumlah 8 bilik, ruang bertekanan positif yang dilengkapi peralatan canggih, serta ruangan netral.

Wagub DKI Harap E-Order Bank DKI Bisa Pulihkan Ekonomi Jakarta
Indonesia
Wagub DKI Harap E-Order Bank DKI Bisa Pulihkan Ekonomi Jakarta

Platform E-order tersebut, merupakan sebuah marketplace yang akan menyambungkan para pelaku UKM dengan Pemprov DKI.

Per Kamis (24/12), Penambahan Kasus Baru COVID-19 DKI Capai 1.933 Jiwa
Indonesia
Per Kamis (24/12), Penambahan Kasus Baru COVID-19 DKI Capai 1.933 Jiwa

Dengan positivity rate 9,7 persen, penambahan kasus positif hari ini sebanyak 1.933 jiwa.

[HOAKS atau FAKTA]: BI Bagi-bagi Hadiah Langsung Transfer ke Rekening Pribadi
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: BI Bagi-bagi Hadiah Langsung Transfer ke Rekening Pribadi

Beredar pesan berantai mengatasnamakan Bank Indonesia (BI) mengenai bagi-bagi hadiah langsung transfer ke rekening pribadi.

Wejangan Megawati Kepada Calon Kepala Daerah, Termasuk Anak Jokowi
Indonesia
Wejangan Megawati Kepada Calon Kepala Daerah, Termasuk Anak Jokowi

Pemimpin yang mumpuni itu adalah pemimpin yang kokoh dalam menjalankan Pancasila

Desa Digital di Tulungagung, Kentongan Diganti Panic Botton
Indonesia
Desa Digital di Tulungagung, Kentongan Diganti Panic Botton

Desa Kendalbulur, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, kini menjadi salah satu desa digital di Indonesia

Pakai Masker di Bawah Dagu Berbahaya, Ini Alasannya
Indonesia
Pakai Masker di Bawah Dagu Berbahaya, Ini Alasannya

jika terpaksa harus melepas masker, maka lebih baik melepaskannya secara menyeluruh. Bukan dengan cara menurunkannya ke bawah dagu

Menaker Siapkan Pedoman Keberlangsungan Usaha Saat Pandemi
Indonesia
Menaker Siapkan Pedoman Keberlangsungan Usaha Saat Pandemi

Terdapat juga penyusunan panduan kembali bekerja, perlindungan pekerja dalam program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) pada kasus COVID-19 .

Penumpang Melonjak, KAI Daop 8 Operasionalkan 6 Kereta Api Jarak Jauh
Indonesia
Penumpang Melonjak, KAI Daop 8 Operasionalkan 6 Kereta Api Jarak Jauh

pengopersional kereta api ini khusus akhir pekan dan tanggal tertentu di Agustus 2020 setelah dihentikan kini beroperasi kembali.

Sebelum Fit and Proper Test, Listyo Sigit Diundang Bikin Makalah di Hadapan Anggota DPR
Indonesia
Sebelum Fit and Proper Test, Listyo Sigit Diundang Bikin Makalah di Hadapan Anggota DPR

Untuk uji kelayakan calon Kapolri akan dilakukan dengan mekanisme 2x2,5 jam