KPK Periksa Pengetahuan PPK Kemensos Soal Bansos COVID-19 Menteri Sosial (Mensos) Juliari Batubara saat tiba di Gedung KPK, Jakarta, Senin (4/11). Foto: MP/Ponco

MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengonfirmasi Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) di Kementerian Sosial (Kemensos) Matheus Joko Santoso (MJS) soal program bantuan sosial (bansos) sembako COVID-19 untuk wilayah Jabodetabek.

Matheus yang juga tersangka, diperiksa sebagai saksi dalam penyidikan kasus suap berupa penerimaan sesuatu oleh penyelenggara negara atau yang mewakilinya di Kemensos terkait bantuan sosial untuk wilayah Jabodetabek 2020 dengan tersangka Mensos Juliari P Batubara (JPB) dan kawan-kawan.

Baca Juga:

KPK Gandeng PPATK Lacak Aliran Suap Bansos COVID-19

"MJS diperiksa sebagai saksi di mana penyidik mengonfirmasi yang bersangkutan terkait pengetahuan dari saksi selaku PPK tentang program bansos di Kemensos Tahun 2020 khususnya untuk wilayah Jabodetabek," kata Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK Ali Fikri melalui keterangannya, di Jakarta, Jumat (18/12).

Ali mengatakan, Rabu (16/12), penyidik telah memeriksa Harry Sidabuke (HS) dari unsur swasta. Seperti halnya Matheus, Harry salah satu tersangka kasus tersebut, namun KPK memeriksanya juga sebagai saksi.

"Penyidik menggali pengetahuan yang bersangkutan terkait dengan pelaksanaan paket pekerjaan proyek bansos di Kemensos Tahun 2020 yang antara lain juga dikerjakan oleh yang bersangkutan," kata Ali.

KPK telah menetapkan Juliari bersama empat orang lainnya sebagai tersangka, yaitu dua PPK di Kemensos Matheus Joko Santoso dan Adi Wahyono (AW) serta dari pihak swasta Ardian IM (AIM) dan Harry Sidabuke.

KPK menduga Mensos menerima suap senilai Rp17 miliar dari "fee" pengadaan bantuan sosial sembako untuk masyarakat terdampak COVID-19 di Jabodetabek.

Mensos Juliari P. Batubara pakai baju tahanan KPK. (Foto: Antara).
Mensos Juliari P. Batubara pakai baju tahanan KPK. (Foto: Antara).

Pada pelaksanaan paket bansos sembako periode pertama diduga diterima "fee" Rp12 miliar yang pembagiannya diberikan secara tunai oleh Matheus Joko Santoso kepada Juliari melalui Adi Wahyono dengan nilai sekitar Rp8,2 miliar.

Pemberian uang tersebut selanjutnya dikelola oleh Eko dan Shelvy N selaku orang kepercayaan Juliari untuk digunakan membayar berbagai keperluan pribadi Juliari.

Untuk periode kedua pelaksanaan paket bansos sembako, terkumpul uang "fee" dari Oktober 2020 sampai dengan Desember 2020 sejumlah sekitar Rp8,8 miliar yang juga diduga akan dipergunakan untuk keperluan Juliari.

Untuk "fee" tiap paket bansos disepakati oleh Matheus Joko Santoso dan Adi Wahyono sebesar Rp10 ribu per paket sembako dari nilai Rp300 ribu per paket bansos. (Pon).

Baca Juga:

Mensos Keciduk KPK, Bansos COVID-19 Diganti Uang Tunai Rp300 Ribu

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Narapidana Jadi Pemasok Narkoba Bagi Kepala Rutan Depok
Indonesia
Narapidana Jadi Pemasok Narkoba Bagi Kepala Rutan Depok

Ditjen PAS juga sudah membenarkan kalau Karutan di Depok ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus narkoba. Ditjen PAS berjanji akan menindak siapapun petugas yang melanggar aturan.

Diminta Tes Swab, Rizieq Shihab Tolak Bertemu Polisi
Indonesia
Diminta Tes Swab, Rizieq Shihab Tolak Bertemu Polisi

"Petugas dari tiga pilar menyampaikan pesan melalui Ustaz Yono supaya pak HRS melakukan tes swab," jelas Singgih.

Menkeu: Peningkatan Pajak Berjalan Secara Alamiah
Indonesia
Menkeu: Peningkatan Pajak Berjalan Secara Alamiah

Bea keluar tumbuh 844,6 persen didorong oleh peningkatan ekspor komoditi tembaga dan tingginya harga produk kelapa sawit.

Tahun Baru, KAI Commuter Tidak Tambahan Perjalanan
Indonesia
Tahun Baru, KAI Commuter Tidak Tambahan Perjalanan

Di masa Angkutan Natal dan Tahun Baru ini mayoritas pengguna KRL adalah pengguna musiman yang tidak setiap hari menggunakan KRL.

[HOAKS atau FAKTA] Jenazah Korban Gempa Bumi di Mamuju Dibungkus Pakai Daun Pisang
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] Jenazah Korban Gempa Bumi di Mamuju Dibungkus Pakai Daun Pisang

Beredar foto di media sosial berupa prosesi shalat jenazah korban gempa bumi di Mamuju dengan narasi jenazah korban gempa hanya dibungkus daun pisang.

Anak di Bawah 12 Tahun Belum Boleh Masuk, Solo Zoo Sepi Pengunjung
Indonesia
Anak di Bawah 12 Tahun Belum Boleh Masuk, Solo Zoo Sepi Pengunjung

"Hanya ada puluhan pengunjung per harinya yang datang ke Solo Zoo. Pelonggaran aturan belum mampu mendongkrak wisatawan," kata Bimo, Minggu (3/10).

Gempa Pacitan, Warga Solo Raya Panik Keluar Rumah
Indonesia
Gempa Pacitan, Warga Solo Raya Panik Keluar Rumah

Gempa mengguncang Pacitan terasa hingga daerah Soloraya meliputi Kabupaten Wonogiri, Klaten, Sukoharjo, dan Solo, Rabu (13/10), sekitar pukul 12.00 WIB.

Asah Skill Kejahatan Siber, Kasi Intel Kejari Halsel Ambil Sertifikasi CHFI
Indonesia
Asah Skill Kejahatan Siber, Kasi Intel Kejari Halsel Ambil Sertifikasi CHFI

"Modus operandi pelaku tindak pidana setiap harinya semakin beragam dengan teknologi canggih. Untuk itu, saya perlu mengambil sertifikasi CHFI sebagai bekal menghadapi tantangan global," kata Fardana

Solidaritas Sosial Warga Bandung Diharapkan Redam Konflik selama Pandemi
Indonesia
Solidaritas Sosial Warga Bandung Diharapkan Redam Konflik selama Pandemi

Demonstrasi di Bandung dilakukan massa cukup besar dilakukan para pemuda dan ojek online yang menentang PPKM Darurat. Sejumlah orang diamankan kepolisian dalam unjuk rasa berakhir ricuh itu.

Pariwisata Merosot, Arena Permainan Anak di Bandung Segera Dibuka
Indonesia
Pariwisata Merosot, Arena Permainan Anak di Bandung Segera Dibuka

Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang diterima Pemkot Bandung mengalami penurunan penerimaan menjadi sekitar Rp391 miliar.